Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
FASE menyusui merupakan momen penting bagi setiap ibu. ASI (air susu ibu) merupakan makanan terbaik untuk bayi, namun dalam proses pemberiannya memang kerap terdapat tantangan terlebih bagi ibu bekerja.
Tak hanya itu, dalam memberikan ASI, terkadang ibu bisa merasakan lecet pada puting payudara saat menyusui pertama kali, payudara membengkak hingga mastitis (infeksi payudara) jika ASI tidak keluar dengan lancar akibat saluran tersumbat atau infeksi bakteri.
Bagi ibu bekerja yang tidak bisa memberikan ASI secara langsung kepada bayinya setiap saat, Dokter Spesialis Anak yang berbasis di Surabaya, dr. Zenia Angelina, Sp.A, M.Biomed, membagikan kiat agar tetap bisa menjalani ASI eksklusif.
Baca juga : Ini Cara Menyimpan ASI di Suhu Ruangan, Cara Mencairkan, dan Durasi Idealnya
"Ibu yang bekerja tentu merasa sedih karena tidak dapat memberi ASI secara langsung kepada bayinya. Tetapi tak perlu berkecil hati karena sekalipun tidak dapat menyusui langsung, Ibu dapat tetap memberikan melalui metode ASI perah," ungkapnya dalam Instagram pribadinya @zen_peds.
Metode Memerah ASI
Dokter Zenia menjelaskan beberapa cara memerah ASI dengan baik yang bisa dilakukan para ibu.
Baca juga : Winona Willy Ungkap Perjuangan Menyusui Sang Buah Hati
Tahapan Memerah ASI Menggunakan Tangan
Memerah ASI bisa dilakukan dengan pompa manual dan elektrik. Selain itu, dr. Zenia juga membagikan cara menyimpan ASI yang tepat.
Masa simpan ASI pada suhu ruangan (26°C atau kurang) dapat bertahan selama 6-8 jam. Sedangkan di lemari pendingin (4°C atau kurang), ASI dapat disimpan di bagian yang paling dingin selama 3-5 hari.
Untuk di freezer satu pintu, ASI dapat bertahan selama 2 minggu. Di freezer dua pintu, ASI dapat bertahan selama 3 bulan. Sedangkan di dalam deep freezer (-18°C atau kurang), ASI dapat bertahan disimpan selama 6-12 bulan.(M-3)
Stok ASI yang dibawa dalam perjalanan harus dalam keadaan beku dan disimpan kembali dalam cooler box yang ditambahkan dengan ice gel atau dry ice agar bisa bertahan 12 jam.
ASI mengandung nutrisi yang sangat penting bagi perkembangan bayi. Agar kandungan nutrisinya tidak berkurang, ini hal-hal yang harus diperhatikan ibu menyusui dalam memperlakukan ASI.
Jika seorang ibu menyusui merasa mampu dan kondisi kesehatan diri serta bayinya tetap terjaga, ia tetap diperbolehkan berpuasa.
Waktu yang sering terasa optimal untuk memompa ASI adalah setelah sahur, siang hari, menjelang berbuka, dan malam hari sebelum tidur
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Untuk mencegah penurunan volume ASI akibat dehidrasi, ibu menyusui diingatkan untuk memenuhi target konsumsi cairan sebesar 2,5 hingga 3 liter.
Simak strategi memompa ASI saat puasa agar produksi tetap lancar. Jadwal optimal, teknik stimulasi oksitosin, hingga tanda ibu menyusui harus batal puasa.
Pendekatan menu berbasis pangan lokal juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberdayakan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved