Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Petugas (Dalgas) Hasan Basri Sagala mengingatkan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk melaksanakan tugas dengan maksimal. Hal ini untuk memastikan penyelenggaraan haji tahun ini lebih baik dari tahun lalu.
"Intinya kami ingin memastikan bahwa pelayanan haji ini harus berjalan dengan maksimal. Karena sesuai dengan arahan Pak Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas) pelayanan haji tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya," ujar Hasan Basri saat bersama dengan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) meninjau pelaksanaan pelayanan haji oleh PPIH di Huda Taibah Hotel, Jumat (31/5).
Dia mengatakan agar pelayanan haji maksimal sangat tergantung kepada petugas. Dia mencontohkah layanan konsumsi bisa berjalan baik kalau petugasnya juga berjalan dengan baik. Demikian dengan layanan lain seperti transportasi dan kesehatan. Semua bisa berjalan dengan maksimal kalau petugasnya juga melaksanakan tugas dengan maksimal.
Baca juga : 70 Ton Bumbu Sudah Didatangkan untuk Penuhi Kebutuhan Jamaah Indonesia
"Jadi fungsi petugas melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sangat memiliki peran yang sangat vital," ujarnya.
Hasan Basri mengatakan kehadirannya di hotel di Madinah itu untuk memastikan seluruh petugas berjalan dengan baik hingga ke level paling bawah. "Jadi fungsi kami adalah memastikan pelayanan ini berjalan dengan baik," ujarnya.
Lebih lanjut Hasan Basri mengatakan selama melakukan peninjauan di Madinah dia dan tim Monev belum menemukan petugas yang tidak melaksanakan fungsinya dengan baik. "Kami lihat sendiri petugasnya bekerja dengan maksimal," katanya.
Baca juga : Presiden Jokowi Dorong Pelaksanaan Haji 2024 Menjadi Legasi Terbaik
Dia menegaskan bahwa kehadiran Tim Dalgas Monev ke Mekah dan Madinah bukan sekadar menemukan masalah atau mencari masalah tanpa mencarikan solusinya. Tim Monev dan Tim Dalgas, kata dia, menginginkan jika ada masalah, apalagi masalah disiplin, bisa langsung segera ditertibkan dan dieksekusi di tempat.
Selain itu, kata Hasan Basri, tim dalgas bukan berorientasi untuk menghukum atau mendisiplinkan tetapi yang lebih penting ialah memastikan semua petugas PPIH bekerja dengan maksimal sehingga tidak ada petugas yang meninggalkan tugas atau tidak disiplin.
"Kalau pun ada tentu kita proses. Karena SOP Dalgas ialah salah satu tugasnya diberikan kewenangan untuk melakukan patroli," ujarnya.
Baca juga : Musim Haji Tahun Ini harus Menjadi Haji Ceria
Dia memastikan untuk mendisiplinkan petugas, Dalgas tidak akan segan-segan memberikan hukuman maksimal jika ada petugas yang tidak melaksanakan tugas. Hukuman yang diberikan bisa berupa hukuman sedang dan berat. "Nanti kita rekomendasikan kepada tim Monev dan mungkin juga ke tim Inspektorat Jenderal untuk melakukan pemrosesan lebih lanjut. Namun mudah-mudahan itu semua tidak kita harapkan dan semua di sini berjalan dengan maksimal," ujarnya.
Dijelaskannya bahwa kehadiran Dalgas pada pelaksanaan haji tahun ini merupakan arahan dari Menag. Tugasnya mengendalikan, mengevaluasi, memonitoring, mendisiplinkan petugas agar secara sungguh-sungguh melaksanakan tugas dalam melayani jemaah haji.
Dalam kunjungan tersebut, Kadalgas berdialog dengan seorang jemaah haji, Zulkarnain Nasution yang berasal dari Kloter 10 Medan. Dalam dialog tersebut, Zulkarnain mengakui pelayanan akomodasi, konsumsi, dan layanan lain berjalan dengan baik. Dia juga mengatakan petugas cukup responsif.
"Jaga kondisi kesehatan. Perjalanan haji masih Panjang. Jangan diforsir tenaganya," pesan Hasan Basri. (Z-2)
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan tambahan kuota haji 2024.
KPK didesak mengusut tuntas aliran dana dugaan korupsi kuota haji Kemenag 2023–2024 yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp1 triliun.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan terus menggali kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.
Yaqut Cholil Qoumas selaku Menteri Agama saat itu berperan dalam kebijakan pembagian kuota tambahan haji tahun 2024.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wahid, mengapresiasi langkah KPK terkait penetapan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji.
Masalah dalam kasus korupsi ini adalah karena adanya pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. I
Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 mencatat capaian tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dipanggil sebagai saksi kasus dugaan korupsi dalam penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada Kementerian Agama tahun 2023-2024.
Pleno Syuriyah ini menghasilkan keputusan penting, yaitu penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pejabat (Pj) Ketua Umum PBNU.
Menag juga menyoroti kebijakan strategis bagi guru, termasuk kenaikan capaian PPG hingga 700% dan perluasan dukungan bagi guru nonformal seperti guru ngaji.
Prabowo pun menyampaikan bahwa dirinya terkesan dengan doa yang dipimpin Nusron.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved