Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya menjaga kesehatan anak-anak, perhatian terhadap pola makan mereka memegang peranan yang sangat penting. Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A(K), Subsp. G.H., memberikan sorotan mendalam tentang betapa pentingnya pemilihan makanan yang tepat dalam mendukung kesehatan sistem pencernaan anak-anak.
Menurut Frieda, asupan protein merupakan faktor kunci yang perlu diperhatikan dalam pola makan anak-anak. Selain berperan sebagai bahan bangunan bagi tubuh, protein juga memiliki peran penting dalam mengurangi risiko peradangan pada tubuh. Oleh karena itu, makanan yang kaya protein, seperti makanan yang dipersiapkan dengan baik, seharusnya menjadi bagian penting dari diet anak-anak.
Namun,dirinya juga menekankan pentingnya menghindari makanan yang terlalu digoreng atau mengandung lemak trans yang tidak sehat.
Baca juga : Pola Asuh Bisa Cegah Anak Alami Sindrom Metabolik
Konsumsi lemak berlebihan dapat meningkatkan risiko peradangan pada tubuh anak-anak, sehingga pemilihan makanan dengan cermat menjadi hal yang sangat penting. Selain itu, mengurangi konsumsi minyak berlebihan, terutama minyak yang mengandung lemak trans, seperti minyak zaitun atau minyak alpukat, juga merupakan langkah yang bijak.
"Dalam konteks gangguan pencernaan pada anak-anak, penting bagi orangtua untuk memperhatikan tanda-tanda seperti penolakan terhadap makanan, kesulitan buang air besar secara teratur, kesulitan naik berat badan, atau seringnya muncul sakit tiba-tiba," jelasnya.
"Mengamati pola makan anak-anak merupakan tantangan bagi orangtua, namun sangat penting untuk dilakukan secara teratur. Jika ada kekhawatiran atau tanda-tanda yang mengkhawatirkan, konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat," tambahnya.
Baca juga : Sarapan tidak Boleh Hanya Asal Kenyang
Tanda Gangguan Pencernaan pada Anak-anak
1. Penolakan terhadap makanan.
2. Kesulitan buang air besar secara teratur.
3. Kesulitan naik berat badan.
4. Seringnya muncul sakit tiba-tiba.
Selain pola makan yang sehat, olahraga juga memegang peran penting dalam menjaga kesehatan anak-anak. Berikut adalah rekomendasi olahraga yang tepat untuk anak-anak beserta usianya:
1. Berlari dan Bermain Aktif (Usia 3-5 tahun)
Bermain lari-larian, bermain bola, atau bermain di taman bermain dapat membantu meningkatkan daya tahan fisik dan koordinasi motorik anak-anak usia ini.
Baca juga : Memperkenalkan Variasi Makanan Sehat Sejak Anak Kecil Bermanfaat Seumur Hidup
2. Bersepeda (Usia 6-12 tahun)
Bersepeda adalah olahraga yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak usia sekolah. Selain membakar kalori, bersepeda juga melatih keseimbangan dan kekuatan otot.
3. Renang (Usia 6 tahun ke atas)
Renang adalah olahraga yang sangat baik untuk pengembangan fisik anak-anak. Selain itu, renang juga membantu meningkatkan keterampilan bernafas dan keseimbangan tubuh.
Dengan memahami pentingnya pola makan yang sehat, memperhatikan tanda-tanda gangguan pencernaan, dan mendorong anak-anak untuk aktif berolahraga sesuai dengan usia mereka, kita dapat memastikan bahwa generasi masa depan kita tumbuh dengan kesehatan yang optimal dan berpotensi untuk menjadi individu yang tangguh dan produktif. (P-5)
PP TUNAS adalah jawaban atas kekhawatiran kalangan medis terhadap dampak negatif media sosial bagi tumbuh kembang anak.
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Kunci pembeda utama antara stunting dan stunted terletak pada penyebab dan asupan nutrisi sang anak.
Rasa lapar saat puasa berkaitan erat dengan komposisi menu sahur.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Kuncinya terletak pada penerapan kebiasaan yang tepat saat sahur, berbuka, hingga pengaturan waktu istirahat agar puasa tidak hanya bernilai ibadah.
PRESIDEN Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada 70 tokoh penggerak gizi dan ketahanan pangan nasional. Itu termasuk jajaran Polri serta tokoh masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved