Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNAHKAH Anda mengalami kaki bengkak setelah makan? Bengkak pada kaki bisa disebabkan oleh berbagai faktor, terutama pola makan.
Bengkak pada kaki adalah suatu kondisi medis yang disebut edema yang terjadi akibat penumpukan cairan di jaringan.
Apa Itu Edema dan Apa Penyebabnya?
Baca juga : Tulang Telapak Kaki, Fungsi dan Penyakitnya
Edema adalah cairan atau pembengkakan yang terjadi pada jaringan tubuh, rongga, atau organ. Penyakit ini paling sering terjadi pada kaki, namun bisa juga terjadi pada bagian tubuh lainnya.
Kondisi ini menyebabkan pembengkakan yang tidak nyaman, kulit kencang dan berkilau, serta perubahan warna dan lekukan saat diberi tekanan.
Beberapa faktor lain yang menjadi penyebab kaki bengkak, meliputi obat-obatan tertentu seperti obat tekanan darah, pil kontrasepsi, terapi hormonal, antidepresan, dan steroid, serta kondisi medis seperti penyakit ginjal, masalah jantung, pembekuan darah, dan insufisiensi vena kronis yang dapat menyebabkan pembengkakan, dan terjadinya cedera atau infeksi.
Baca juga : Ini Tips Diet Sehat Bagi Penderita Obesitas
Daftar Makanan yang Bisa Bikin Kaki Bengkak
Ada beberapa makanan yang bisa menjadi faktor pembengkakan kaki, di antaranya:
1. Roti dan pasta
Baca juga : Ramalan Zodiak Gemini Pekan Ini: Hubunganmu dengan Pasangan Makin Romantis
Makanan berbahan dasar tepung terigu (seperti roti dan pasta) bisa menyebabkan pembengkakan pada sebagian orang. Hal ini terutama berlaku bagi orang-orang yang memiliki intoleransi gluten.
Jika penderita intoleransi gluten mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, dapat terjadi peradangan di dalam tubuh sehingga menyebabkan pembengkakan. Oleh karena itu, mungkin ada gunanya mencoba menghilangkan roti dan pasta dari makanan Anda selama beberapa minggu untuk melihat apakah gejala Anda membaik.
2. Daging deli
Baca juga : Pola Makan Vegetarian Dapat Menurunkan Risiko 3 Penyakit Ini Secara Signifikan!
Selain itu, makanan yang banyak mengandung natrium juga dapat menyebabkan pembengkakan, salah satunya daging deli.
Daging deli mengandung banyak natrium. Rata-rata 100 gram daging deli kemasan mengandung 1.293 mg natrium. Pedoman diet merekomendasikan menjaga kadar natrium di bawah 2.300 miligram per hari.
Daripada menggunakan daging deli, ahli gizi menyarankan untuk menggantinya dengan pilihan lebih sehat yang kaya protein, seperti telur, tahu, dan tempe.
3. Makanan yang digoreng
Jika Anda sering mengalami kaki bengkak, coba hilangkan makanan yang digoreng dari menu makanan Anda.
Natrium dan lemak jenuh yang terdapat pada gorengan dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan. Oleh karena itu, ahli gizi menganjurkan memasak dengan cara lain. Dimulai dengan dipanggang, dikukus, atau direbus.
4. Jus
Jus bisa menjadi minuman sehat jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Namun, ada beberapa jus yang mengandung gula tambahan.
Menambahkan gula pada jus dapat menyebabkan peradangan hingga terjadi pembengkakan. Oleh karena itu, usahakan konsumsi jus secukupnya dan hindari tambahan gula.
5. Soda
Terakhir, makanan yang dapat menyebabkan kaki bengkak antara lain makanan dan minuman tinggi gula, seperti soda.
Pasalnya, asupan gula yang berlebihan menyebabkan peradangan pada tubuh. Pedoman diet merekomendasikan untuk membatasi gula hingga kurang dari 10 persen dari total asupan kalori harian Anda.
Artinya, jika Anda mengonsumsi rata-rata 2.000 kalori per hari, kurang dari 200 kalori tersebut adalah berasal dari gula. (P-5)
Sumber: parade.com
Telapak kaki adalah bagian tubuh yang penting untuk menopang berat badan dan mendukung aktivitas sehari-hari seperti berjalan, berdiri, dan berlari.
Jika fungsi tulang telapak kaki terganggu oleh beberapa penyakit, tidak menutup kemungkinan mobilitas dan kesehatan tubuh juga ikut terancam.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Beberapa buah yang dianggap "sehat" dan "baik untuk jantung" bisa memicu peradangan, memperburuk aliran darah, serta memperlemah kekuatan kaki dengan cara yang tidak terlihat.
Tsabita dan tim mahasiswa KKN Unimus Semarang menggelar demonstrasi terapi rendam kaki air hangat di Desa Pranggong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.
5 Jenis Heels yang Cocok untuk Pemilik Kaki Lebar
Setelah seharian beraktivitas, ada satu langkah penting yang kerap dilupakan: mencuci kaki sebelum tidur.
Diabetic foot dapat menyebabkan infeksi berat, gangren, hingga amputasi jika tidak ditangani dengan tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved