Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menilai anggaran Rp40 ribu per hektare per tahun tidak akan cukup untuk mengelola area konservasi. Menurutnya, angka itu terlalu kecil untuk bisa menutupi biaya pengelolaan keanekaragaman hayati yang begitu besar.
"Tentu anggaran tersebut sangat minim sekali, tidak cukup dalam melakukan pengawasan apalagi mengelola konservasi yang sangat luas," kata Daniel saat dihubungi, Jumat (17/5).
Keanekaragaman hayati yang sangat besar tentu harus mendapatkan dukungan anggaran yang cukup. Jika tidak ada peningkatan anggaran pada pengelolaan area konservasi, itu bisa membawa keanekaragaman hayati pada kepunahan.
"Kami di DPR khususnya Komisi IV menilai bahwa pengelolaan konservasi harus mendapat perhatian serius, makanya anggaran konservasi harus ditingkatkan guna untuk melakukan pengawasan dan pengelolaan konservasi yang berkelanjutan," ujar dia.
Ia menyebut melalui komisi IV akan membahas masalah anggaran konservasi ini dalam rapat-rapat dengan KLHK terkait dengan rincian anggaran ideal yang dibutuhkan dalam pembiayaan konservasi sehingga areal konservasi benar-benar dikelola dengan baik dan tentu harus memberikan manfaat bagi masyarakat. (Z-11)
Penelitian terbaru di jurnal Nature mengungkap fakta mengejutkan. Serangga di wilayah tropis, termasuk Amazon, terancam punah karena tidak mampu beradaptasi dengan kenaikan suhu ekstrem.
Ilmuwan temukan empat spesies baru "springtail" di Cagar Alam Yintiaoling, Tiongkok. Meski sekecil butiran beras, makhluk ini punya peran besar bagi kesehatan tanah.
Analisis global terhadap 31.000 spesies pohon mengungkap tren mengkhawatirkan: spesies pohon yang tumbuh lambat mulai punah, digantikan pohon cepat tumbuh yang rapuh.
Indonesia menegaskan komitmen dalam melindungi keanekaragaman hayati dunia melalui penguatan hutan adat, perlindungan satwa liar, dan pemberantasan kejahatan satwa.
Tak hanya penting untuk aktivitas warga kota, Tebet Eco Park juga menjadi habitat bagi para satwa. Di antaranya adalah burung, reptil, hingga amfibi.
Senyawa alami memiliki keragaman struktur kimia dan mekanisme aksi yang menjadikannya sumber utama dalam pengembangan agen preventif penyakit kronis.
PEMERINTAH perlu merespon dengan cepat terkait situasi yang kian memanas di Timur Tengah.
Azis mengusulkan pemerintah provinsi memetakan prioritas layanan dasar agar kabupaten/kota memiliki rujukan yang sama dalam memperbaiki titik kerusakan paling mendesak.
Belanja negara tumbuh signifikan sebesar 25 persen, sementara pendapatan negara tercatat Rp172,7 triliun dengan pertumbuhan di kisaran satu digit.
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Kunci utama dalam menyiasati keterbatasan biaya adalah dengan mengoptimalkan bahan makanan lokal dan musiman yang lebih terjangkau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved