Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PENINGKATAN imunisasi juga diperlukan untuk masyarakat lanjut usia (lansia). Upaya tersebut bisa didorong oleh keluarga terdekatnya dengan mengingatkan dan mengajak anggota keluarga lansia ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk dilakukan imunisasi.
"Ibu di rumah sangat penting perannya, bukan saja imunisasi pada anak tapi juga pada orang tua dan mertuanya untuk imunisasi seperti influenza, hepatitis A dan B, HPV, pneumokokus, Measles and Rubella (MR), cacar api, dan lainnya. Karena komplikasinya bisa membuat orang tua berbahaya," kata Penasehat Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI, dr Samsuridjal Djauzi dalam Pekan Imunisasi Dunia 2024 di Jakarta Selatan, Rabu (15/5).
Menurutnya umur berapa pun harus peduli terhadap imunisasi. Seperti vaksin HPV juga bisa diberikan kepada anak muda dan umur berapapun. Hal itu juga yang disebut life course immunization dengan demikian akan lengkap dan disesuaikan dengan kemampuan.
Baca juga : Program Imunisasi Nasional Rotavirus Dimulai. Ini Manfaatnya bagi Anak
"Influenza, herpes zoster, dan pneumonia jadi vaksin yang penting di berbagai negara. Angka pneumonia berbahaya juga pada orang tua. Kita perlu belajar dari program KB yang mendapat penghargaan karena dukungan dari berbagai pihak dari tokoh agama, media, dan sebagainya. Mungkin bisa ditiru agar kesadaran dibangun sehingga masyarakat bisa menuntut pemerintah untuk menyelenggarakan imunisasi, bukan didorong-dorong tapi ada kesadaran yang tinggi," ujar dia.
Upaya peningkatan imunisasi bisa ditingkatkan jika ada kemudahan mendapatkan vaksin, sehingga cakupan meningkat dengan baik. Penyediaan vaksin dan tempat melaksanakan imunisasi harus banyak, mudah, nyaman, dan terjangkau.
"Bahaya herpes zoster bagi orang tua cukup berbahaya karena meskipun sudah sembuh tapi nyeri tidak hilang bahkan bisa berbulan-bulan maka vaksin herpes zooster untuk orang usia lanjut dari usia 50 tahun, kekebalan tubuh menurun," ungkapnya.
(Z-9)
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Studi JAMA 2026 ungkap 32% kasus demensia terkait gangguan pendengaran. Simak tanda awal dan cara alat bantu dengar cegah penurunan kognitif hingga 50%.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi ikut berubah. Pada lansia, massa otot dan kepadatan tulang cenderung menurun, sementara daya tahan tubuh bisa melemah
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved