Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Permata Dalima Serpong, Surya Ulhaq mengingatkan para pemudik untuk mencukupi konsumsi cairan selama perjalanan agar kondisi tubuh tetap sehat dan prima sampai di lokasi tujuan.
"Jangan sampai kita kurang cairan selama perjalanan ya. Ingat, di jalan banyak polusi dan berbagai zat beracun. Kalau kurang cairan dan itu masuk ke dalam tubuh, nanti jadi susah bagi tubuh kita mengurai (kandungan dalam) polusi itu," kata Surya Ulhaq, dikutip Rabu (10/4).
Surya menuturkan, selama berada di perjalanan, tubuh manusia rentan terkena berbagai bentuk polusi seperti polusi udara yang disebabkan oleh asap kendaraan bermotor.
Baca juga : H-2 Lebaran, 950 Ribu Orang Mudik Pakai Angkutan Umum
Apabila kebutuhan cairan dalam tubuh kurang, dikhawatirkan berbagai zat berbahaya yang bertebaran di jalan masuk ke dalam tubuh dan menurunkan imunitas pemudik.
Maka dari itu, ia menyarankan supaya masyarakat yang pergi mudik untuk membawa air putih sebagai salah satu bekal yang dipersiapkan selama di perjalanan dan memperbanyak konsumsi makanan yang tinggi serat.
Disarankan untuk menghindari minuman-minuman yang rasanya manis atau mengandung soda. Dengan memperhatikan kebutuhan cairan tubuh, ia mengatakan tubuh juga tidak akan terkena dehidrasi.
Baca juga : Waspadai Penularan Penyakit HFMD dan DBD Selama Lebaran dan Arus Balik
"Kita bisa bekal buah-buahan yang kaya air juga, misalnya semangka atau pir, itu bagus," ujar Surya.
Sebelumnya, Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Abdi Waluyo Samycha Jusuf juga menyarankan pada para pemudik untuk menghindari minuman manis seperti teh dan kopi.
Samycha mengatakan menghindari minuman manis dapat membantu pemudik terhindar dari kondisi meningkatnya frekuensi berkemih atau ingin buang air kecil semakin meningkat di malam hari, terutama bagi pemudik yang menderita pembesaran prostat
"Jangankan waktu Lebaran, saat bulan puasa pun dengan menggunakan teh, itu pasti frekuensi berkemih malamnya saja sudah meningkat," ujar Samycha.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memproyeksikan ada sebanyak 193,6 juta orang atau 71,7% dari total penduduk melakukan perjalanan mudik selama periode Lebaran 2024. (Ant/Z-1)
Masakan bersantan masih layak dikonsumsi hingga hari ketiga Lebaran, asalkan teknik penyimpanan dan pemanasannya dilakukan dengan benar.
Promo ini menyasar layanan kelas eksekutif pada KA Sribilah Utama relasi Stasiun Medan menuju Stasiun Tebingtinggi, Kisaran, hingga Rantauprapat.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Program “Mudik ke Jakarta” disambut positif, ditandai lonjakan pengunjung wisata hingga ratusan ribu serta peningkatan signifikan pengguna MRT dan LRT saat Lebaran.
Jakarta Immersive Festival menyuguhkan gabungan instalasi cahaya, seni visual kontemporer, dan nuansa spiritual.
Efek dehidrasi ringan akan semakin terasa jika tubuh tidak terhidrasi selama sekitar tiga jam.
Tanpa asupan cairan yang cukup dan keadaan tubuh yang tidak fit seperti sedang flu atau sehabis begadang, kombinasi tersebut sering kali menjadi penyebab heat stroke yang ada di Indonesia.
Manusia umumnya disarankan minum sekitar 2 liter atau 8 gelas air per hari, tergantung aktivitas, suhu lingkungan, dan kondisi tubuh.
Penyakit ginjal yang berkaitan dengan kekurangan cairan tubuh antara lain infeksi yang menyebabkan peradangan dan batu ginjal.
Selama menjalani puasa, dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh merupakan hal yang bisa saja terjadi. Karenanya penting untuk mengatur asupan cairan.
Kebutuhan minum kucing dapat dihitung dengan mengalikan berat badan kucing (dalam kilogram) dengan 60 ml.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved