Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI cuaca ekstrem masih akan terjadi sepekan ke depan di beberapa wilayah. Namun, intensitasnya diperkirakan cenderung menurun.
"Kendati demikian, masyarakat masih perlu mewaspadai potensi hujan sedang dan lebat di beberapa wilayah Indonesia. Hal tersebut berdasarkan kondisi dinamika atmosfer terkini masih terpantau aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta fenomena Gelombang Rossby Equatorial terutama di wilayah Indonesia bagian timur," ujar Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andri Ramdhani saat dihubungi Media Indonesia pada Selasa (19/3).
Mengacu pada sebagian besar model analisis prediksi ENSO saat ini, indeks ENSO pada dasarian I Maret 2024 sebesar +1.59 yang termasuk dalam kategori El-Nino moderat. BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia juga memprediksi El-Nino secara gradual akan beralih menjadi netral mulai Mei-Juni-Juli 2024.
Baca juga : Peringatan! BMKG Tetapkan 12 Provinsi Siaga dan Waspada Cuaca Ekstrem
Selain itu, beberapa wilayah masih terdapat Ex-Siklon Tropis Megan, khususnya Teluk Carpentaria, dengan potensi melemah dalam 24 jam ke depan, serta terdapat bibit siklon tropis 91S di Samudra Hindia selatan Jawa. Sistem tersebut dikatakan dapat meningkatkan ketinggian gelombang dan potensi cuaca signifikan di sekitar Bibit siklon maupun eks siklon tropis tersebut.
"Masih terdapat intrusi udara kering/dry intrusion dari BBU melintasi Samudra Pasifik timur Filipina, Filipina, Laut Sulu, dan Laut China Selatan yang mampu mengangkat uap air basah di depan batas intrusi menjadi lebih hangat dan lembap yaitu di sebagian Kalimantan, sebagian Sulawesi, Laut Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Laut Flores," ujarnya.
Bibit Siklon Tropis 91S masih terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan tekanan udara 999 hPa serta bergerak ke arah barat. Hal itu membuat potensi sistem untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori rendah.
Baca juga : Sebagian Wilayah Jawa Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
"Sistem ini menginduksi daerah peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot (low level jet) di Samudra Hindia selatan Jawa-NTB. Ini mampu meningkatkan tinggi gelombang di sekitar bibit siklon tropis tersebut," jelas Andri.
Selain itu, Ex-Siklon Tropis Megan terpantau di Daratan Australia bagian Utara dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan tekanan udara 1001 hPa serta bergerak ke arah selatan-barat daya. Potensi sistem cenderung melemah dalam 24 jam ke depan.
"Ex-Siklon tropis Megan memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan berupa hujan dengan intensitas sedang-lebat di wilayah Papua, angin kencang lebih dari 25 knots di wilayah Maluku dan Papua, dan tinggi gelombang 1,25-2,5 meter di perairan selatan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar; perairan selatan Kepulauan Kai hingga Kepulauan Aru; perairan Yos Sudarso dan Laut Arafuru," ujarnya. (Z-2)
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca Jawa Tengah 3 Maret 2026. Gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi di perairan selatan dan 2,5 meter dan potensi cuaca ekstrem
Cek jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di NTB. BMKG ungkap alasan fenomena 'Blood Moon' malam ini sangat fotogenik meski ada kendala cuaca berawan.
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah perairan tenggara Sinabang, Aceh pada Selasa (3/3) pukul 11.56 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
Berikut adalah laporan prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada hari ini, Selasa, 3 Maret 2026, berdasarkan data terbaru dari BMKG.
Simak jadwal fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Aceh. Cek waktu puncak, fase yang terlihat, dan imbauan shalat khusuf dari BMKG & Kemenag.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca Jawa Tengah 3 Maret 2026. Gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi di perairan selatan dan 2,5 meter dan potensi cuaca ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
KEPALA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menyampaikan curah hujan pada Maret 2026 dan musim arus mudik Lebaran 2026 masih tergolong tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved