Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JERAWAT menjadi salah satu masalah kulit umum yang dialami oleh banyak orang di seluruh dunia.
Dokter Spesialis Kulit Akbar Wedyadhana mengatakan, dalan dunia kedokteran, jerawat dikenal dengan patogenesis yang dapat disebabkan beberapa faktor.
“Jujur kasus yang paling banyak kita tangani sehari-hari adalah kasus jerawat itu sangat banyak sekali,” kata dokter spesialis kulit lulusan Universitas Indonesia tersebut
Baca juga : Penuaan Dini dan Jerawat Jadi Musuh Utama Bagi Kaum Wanita
Beberapa faktor penyebab jerawat diantaranya:
Produksi minyak berlebih oleh kelenjar minyak pada kulit dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, yang kemudian menyebabkan timbulnya jerawat.
Jika sel-sel kulit mati menumpuk di permukaan kulit, mereka dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan terbentuknya komedo, yang kemudian dapat berkembang menjadi jerawat.
Baca juga : Ini Cara Mencuci Muka yang Tepat untuk Mengatasi Jerawat
Bakteri P. acnes, yang biasanya hadir pada kulit, dapat berkembang biak secara berlebihan di pori-pori yang tersumbat, menyebabkan peradangan dan pembentukan jerawat.
Faktor seperti peradangan dan inflamasi pada kulit juga dapat memicu terjadinya jerawat, yang sering kali berbentuk jerawat meradang, bernanah, atau bahkan nyeri.
Dhana menjelaskan jerawat juga dapat dipicu oleh eksternal lainnya, mulai dari faktor lingkungan hingga pola makan.
Baca juga : Didukung Dokter Handal, Klinik Estetika Doctera Beri Pengalaman Bagi Pelanggannya
“Ada juga faktor dari luar, seperti lingkungan, polusi, debu, sinar matahari pola diet kita. Nah itu juga bisa mencetuskan jerawat begitu,” ungkapnya.
Oleh karena itu, menurut Dhana beberapa cara harus dilakukan untuk mencegah ataupun menangani jerawat secara efektif, di antaranya:
Membersihkan wajah secara teratur dengan pembersih yang lembut dan tidak mengiritasi, serta menggunakan produk-produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan individu.
Baca juga : Inilah Rekomendasi Beberapa Klinik Kecantikan yang Bisa Jadi Pilihan
Menghindari penggunaan produk make-up atau skincare yang dapat menyumbat pori-pori dan memperburuk kondisi jerawat, seperti produk berbasis minyak atau produk yang mengandung bahan-bahan iritasi.
Memperhatikan pola makan yang sehat dengan menghindari makanan yang dapat memicu peradangan, serta mengelola stres dengan cara seperti olahraga, meditasi, atau teknik relaksasi lainnya.
Jika jerawat tetap menjadi masalah, berkonsultasilah dengan dokter spesialis dermatologi. Mereka dapat memberikan penanganan yang sesuai, termasuk penggunaan obat-obatan topikal atau oral yang diresepkan sesuai dengan kondisi kulit dan kebutuhan individu.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor penyebab jerawat, serta langkah-langkah untuk mengelola kondisi kulit, maka jerawat dapat dihindari ini dengan lebih efektif. (Ant/Z-5)
Pasar perawatan kulit pria menunjukkan pertumbuhan yang semakin konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Marshant hadir dengan fokus pada sains, inovasi, serta pengembangan produk secara in-house.
Menurut dr. Donna, perawatan kulit tidak hanya sebatas membuat kulit tampak cerah, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan alami kulit.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Selain jumlah, persoalan lain yang disoroti adalah distribusi dokter yang belum merata. Ia menyebut sebagian besar pendidikan kedokteran masih terpusat di Pulau Jawa.
Polda Metro Jaya menetapkan dr. Richard Lee sebagai tersangka kasus perlindungan konsumen atas laporan Dokter Detektif (Doktif).
Kemenkes melepas ratusan relawan dokter dan tenaga kesehatan bantu penanganan bencana di sejumlah wilayah di Aceh.
Tempat praktik yang digunakan bukan merupakan aset pribadi, melainkan unit yang disewa secara harian maupun mingguan.
Universitas itu nantinya tidak hanya berfokus pada pendidikan dokter, tetapi menaungi berbagai disiplin ilmu kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved