Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Kerja TBC Kementerian Kesehatan Nurul Badriyah mengatakan hampir 30-80% rumah tangga yang anggota keluarganya terdapat pasien Tuberkulosis (Tb) ekonominya terganggu. Sehingga butuh langkah mitigasi dan bantuan dari pemerintah.
"Salah satu isu terkait perlindungan sosial bahwa pemerintah pusat dan daerah wajib memberikan perlindungan sosial kepada pasien Tb khususnya adalah pasien-pasien Tb Resisten Obat (Tb RO)," kata Nurul dalam diskusi secara daring, Selasa (22/2).
"Pasien Tb RO di Indonesia sudah melebihi dari 20% kalau pada pasien Tb sensitif itu 30% mempengaruhi pendapatan rumah tangga dari pasien tersebut. Kalau resisten malah lebih tinggi, sampai 80%," tambahnya.
Baca juga : Cegah Kenaikan Kasus, Pemerintah Gencarkan Skrining Tb Anak
Sehingga perlu dilakukan mitigasi, walaupun sudah ada jaminan kesehatan melalui jaminan sosial, tapi ada juga mekanisme yang lain, seperti financial protection yang lain melalui tadi, melalui Kementerian Sosial.
"Memang secara umum 30% atau 80% untuk pasien Tb RO yang kehilangan pendapatannya itu kebanyakan sebagian besar adalah untuk atau berhubungan tidak langsung ya tidak langsung atau di luar kesehatan sebagian besar adalah memang kehilangan pendapatan, travel cost dan juga berhubungan support nutrisi untuk proses pemulihan," ungkapnya.
Pengobatan Tb RO sudah ada yang 6 bulan tetapi masih ada juga yang harus menerima pengobatan 9 bulan atau sampai 12 bulan sehingga pasien tidak dapat bekerja selama masa pengobatan tersebut. Lamanya terapi tersebut menyebabkan pasien berhenti di tengah jalan sehingga menyebabkan para pasien resisten terhadap obat.
Dokter Spesialis Paru dr Erlina Burhan melakukan penelitian terapi Tb yang bisa dilakukan hanya selama 4 bulan dengan menggunakan obat isoniazid, moxifloxacin, pyrazinamide, dan rifapentine. Rifapentine merupakan obat turunan dari rifampicin namun efektivitasnya 5 kali lipat. Sehingga memungkinkan penyembuhan menjadi 4 bulan.
"Semakin pendek terapi Tb maka meningkatkan kepatuhan pasien kemudian pasien patuh maka mengurangi resisten obat sehingga mempercepat upaya pemberantasan Tb," ucapnya. (Iam/Z-7)
Dengan asumsi satu alat dapat melayani 3.000 pasien, Benjamin memperkirakan 60.000 warga Makassar dapat diperiksa pada tahun 2026.
Peneliti Universitas Basel kembangkan tes sel tunggal untuk membedakan antibiotik yang hanya menghambat pertumbuhan dan yang benar-benar membunuh bakteri.
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Peneliti BRINĀ mengembangkan Tuberculosis Colorimetric Sensor, yaitu sensor deteksi cepat berbasis metode colorimetric.
Dari tahun 2023 hingga 2024, terdapat 737 mahasiswa dari 13 provinsi di Indonesia yang telah menjadi TB Rangers.
Kampanye itu mendeteksi pengidap Tb kemudian mengobati hingga tuntas sampai betul-betul sembuh.
Sebuah pengobatan yang lebih cepat dan efektif untuk tuberkulosis (TB) yang resisten terhadap obat sedang diperkenalkan di Asia-Pasifik.
AMR adalah suatu kondisi di mana mikroba penyebab infeksi pada tubuh pasien sulit untuk dilawan oleh obat antibiotik, antivirus atau antijamurĀ dan akhirnya menyebabkan pasien sulit sembuh.
RESISTENSI antimikroba atau yang disingkat AMR bisa dikatakan lebih berbahaya dibandingkan pandemi covid-19.
Nyamuk yang berada di beberapa wilayah Vietnam dan Kamboja resisten atau kebal terhadap insektisida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved