Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM periode 1 Januari - 15 Februari 2024, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hampir 300 bencana terjadi di Indonesia. Di mana didominasi bencana hidrometeorologi.
“Tercatat jumlah kejadian 291 bencana,” tulis data resmi BNPB, Jumat (16/2).
Berdasarkan data itu, banjir menjadi bencana yang paling banyak terjadi. Tercatat sebanyak 186 banjir yang terjadi.
Baca juga : BNPB: 2024 Baru 16 Hari, Indonesia sudah Dilanda 94 Bencana
Berikutnya cuaca ekstrem 77 peristiwa, tanah longsor 19 kejadian, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lima kejadian.
“Gempa bumi tiga kejadian dan erupsi gunung api satu kejadian,” tulis data BNPB.
Dari seluruh bencana itu, BNPB mencatat sebanyak 39 orang meninggal dunia. Sebanyak 1.513.983 orang menderita dan mengungsi serta 61 orang luka-luka.
Baca juga : BNPB: Indonesia Dilanda 15 Bencana Alam Setiap Hari di 2023
Bencana juga menyebabkan 11.477 rumah rusak. Terdiri dari 250 rumah rusak berat, 327 rumah rusak sedang, dan 10.900 rumah rusak ringan.
“Selanjutnya kerusakan terjadi di fasilitas pendidikan 216 unit, fasilitas peribadatan delapan unit, serta fasilitas kesehatan 16 unit," tulis data tersebut. (Z-3)
Baca juga : 3.028 Bencana Melanda Indonesia Sepanjang 2023
Sejumlah lahan pertanian rusak di Pasie Laweh, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Menurut data BPBD Kota Cilegon, banjir yang terjadi akibat hujan deras dan buruknya sistem drainase di sejumlah titik tersebut mencapai ketinggian 50 centimeter hingga 1,5 meter.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menyatakan enam kecamatan di wilayah itu diterjang banjir bandang, Rabu (4/3).
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved