Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERINGATAN tahun baru Imlek merupakan salah satu hari perayaan budaya Tionghoa yang paling meriah di Tanah Air. Kemeriahan tersebut tambah semarak dengan berbagai ragam acara pertunjukan barongsai, tarian naga, pawai, hingga karnaval yang identik dengan budaya Tionghoa.
Berbagai dekorasi lentera, hiasan merah, hingga kostum tradisional Tionghoa seperti cheongsam pun tidak absen hadir saat perayaan tahun baru Imlek. Selain itu, Imlek juga identik dengan budaya bagi angpao yang mayoritas paling disukai oleh anak-anak hingga remaja yang merayakan imlek.
Angpao adalah tradisi pemberian amplop merah berisi uang yang diberikan kepada anak-anak, anggota keluarga, atau teman-teman selama perayaan tahun baru Imlek. Tradisi ini merupakan warisan budaya yang telah dilakukan sejak zaman dinasti Qin di Tiongkok. 
Baca juga : Tabel Shio, Kelinci Air si Penguasa Tahun 2023, Penjelasan Sifat dan Hoki
Awalnya angpao berupa koin berubang yang diikat dengan benang merah yang berarti uang keberuntungan untuk mengusir roh jahat. Dulu koin tersebut diberikan oleh orang tua kepada anak-anak mereka agar terhindar dari kesialan.
Seiring berjalannya waktu, bentuk angpao kini berubah menjadi amplop merah yang berisi uang. Amplop merah biasanya dihiasi dengan gambar karakter shio atau simbol keberuntungan seperti naga, burung phoenix, hingga emas.
“Simbol-simbol ini dianggap membawa kemakmuran dan kesejahteraan oleh komunitas Cina dan keturunannya di seluruh dunia. Karena itu seolah-olah menjadi bahasa universal Asia Timur dalam komunikasi visual, contohnya pada logo-logo bisnis,” ujar pakar branding B2B Indonesia Lia Sidik lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (3/2).
Baca juga : PBB Terbitkan Prangko Khusus untuk Imlek 2024 di Tahun Shio Naga
Warna merah memiliki makna khusus dalam tradisi Tionghoa dan sering digunakan dalam berbagai konteks. Termasuk dalam tradisi berbagi angpao. Berdasarkan fengshui, penggunaan warna merah memiliki beberapa makna simbolis dan tradisional yang dianggap membawa keberuntungan dan kebahagiaan.
Selain menciptakan suasana ceria dan meriah untuk acara perayaan, warna merah juga dianggap sebagai simbol cinta dan kemesraan. Pengetahuan budaya dan fengshui ini juga cocok diterapkan pada bisnis, utamanya heritage band.
Berikut beberapa aturan dalam tradisi membagikan angpao agar makna pembawa rezeki bisa tercapai, yakin :
Baca juga : Inilah Ramalan Shio dan Bazi untuk Hidup Sukses dan Bahagia pada Tahun 2024
Merah dianggap sebagai warna keberuntungan dalam budaya Tionghoa dan memberikan makna positif pada pemberian uang.
Dalam budaya Tionghoa, angka 4 sering dihindari karena bunyinya yang mirip dengan kata ‘si’ yang berarti ‘mati’. Kematian adalah konsep yang dihindari dan dianggap sebagai pertanda kurang baik.
Jumlah uang yang diberikan dapat bervariasi tergantung pada hubungan dengan penerima. Namun uang di dalam angpao tidak boleh diisi dengan jumlah yang ganjil.
Baca juga : Tabel Shio 2024, Ini Shio yang Paling Hoki di Tahun Naga Kayu
Angpao harus diberikan langsung kepada penerima.
Kondisi uang kertas yang dimasukkan ke angpao harus baik untuk menunjukkan rasa syukur atas rejeki yang didapat sepanjang tahun.
Untuk diketahui tradisi angpao di Indonesia saat ini sudah meluas. Tidak hanya pada komunitas Tionghoa dan perayaan hari Imlek saja tetapi juga sudah menjadi kebiasaan umat Muslim saat Lebaran Idul Fitri.
Baca juga : Rayakan Malam Tahun Baru Imlek di Holiday Inn Bandung Pasteur
Meskipun keduanya berasal dari konteks budaya dan kepercayaan yang berbeda, terdapat beberapa persamaan yang mencolok yakni menempatkan pemberian uang sebagai sarana menyampaikan harapan baik dan kebahagiaan kepada penerima. (Z-8)
Cap Go Meh 2026 jatuh pada 3 Maret. Simak sejarah lengkap, asal-usul dari Dinasti Han, hingga keunikan tradisi akulturasinya di Indonesia di sini.
ALI bin Abi Thalib pernah berkata bahwa manusia, seberagam apa pun, hanya terbagi dalam dua: saudara seiman dan/atau saudara dalam kemanusiaan.
Grand Mercure Solo Baru merayakan Tahun Kuda Api 2026 lewat Yee Sang Ceremony, barongsai, wushu, dan sajian kuliner Chinese autentik dalam suasana penuh semangat.
Jumlah tersebut meningkat 52% dari lalu lintas normal. Volume tersebut didominasi oleh kendaraan menuju Cirebon.
PT KAI Divre I Sumut memeriahkan Imlek 2026 dengan atraksi barongsai di Stasiun Lubuk Pakam. Tercatat 44.350 penumpang gunakan kereta api selama libur panjang.
PITI memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Agama (Memang), Nasaruddin Umar, tentang Imlek.
Kesalahan umum yang sering terjadi saat membuat resolusi adalah menetapkan target yang terlalu ekstrem.
Kiribati menghapus tanggal 31 Desember 1994 di wilayah timurnya demi menyatukan zona waktu nasional. Kini Kiribati jadi negara pertama sambut tahun baru.
SEPANJANG masa angkutan Nataru periode 18 Desember 2025-1 Januari 2026 kemarin, total pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek tercatat sebanyak 15.025.081 orang.
Tragedi yang terjadi di Bar Le Constellation merenggut sekitar 40 nyawa.
Penyelidik masih menelusuri asal api, meski banyak saksi menggambarkan betapa cepatnya kobaran menyebar.
PERWIRA Pertamina memilih merayakan malam tahun baru di tengah masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved