Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
LAZNAS Dewan Dakwah meraih sertifikasi ISO 9001:2015 dari TUV NORD. Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan di kantor pusat Laznas Dewan Dakwah, Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (1/2).
ISO 9001:2015 adalah standard international yang digunakan untuk menetapkan kebijakan dan sasaran mutu (quality objective) serta pencapaiannya yang bisa diterapkan dalam setiap jenis organisasi atau perusahaan berdasarkan persyaratan 10 klausul ISO 9001:2015.
Sekretaris Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Avid Solihin menyampaikan sertifikasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah proses yang berkelanjutan. “Alhamdulillah, ini kemajuan yang luar biasa. Diraihnya sertifikasi ISO ini tentu tidak hanya menjadikan kita bangga, tetapi yang lebih penting adalah proses berkelanjutan (continoesly improvement process). Perbaikan sekecil apapun,” kata Avid Solihin dalam keterangan yang diterima, Jumat (2/2).
Baca juga : Superhomekontraktor.com Raih ISO 9001 Manajemen Mutu
"Dengan diraihnya sertifikasi ini, Laznas Dewan Dakwah akan terus menjaga dan berkomitmen untuk menjadi lembaga zakat nasional yang amanah dengan sistem pengelolaannya professional dan terstandar ISO." imbuhnya.
Donny Moehardono, Kepala SWertifikasi PT TUV Nord Indonesia, Avid Solihin sekretaris umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, dan Idris Yusuf selaku direktur program Laznas Dewan Dakwah. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Donny Moehardono kepada Avid Solihin.
Donny Moehardono, Kepala Sertifikasi PT TUV Nord Indonesia, mengatakan hasil audit yang dilakukan pada November 2023 menunjukkan Laznas Dewan Dakwah sangat bagus. Dikatakan, diraihnya sertifikasi ISO 9001:2015 ini adalah proses yang tidak mudah karena banyak klausul penilaian yang diaudit secara objektif oleh auditor independen PT TUV Nord Indonesia.
Baca juga : Tingkatkan Mutu Pelayanan Pasien, RS Pelni Raih Tiga Sertifikat ISO Internasional
"Sertifikasi berfokus pada kinerja. Sebagus apapun dokumentasi pekerjaan. Namun, bila kinerja jelek, bisnis tidak akan berjalan. Pada tahap awal sertifikasi meliputi pembagian, penerapan sistem, kemudian dilanjutkan melalui kontrol internal audit, pengukuran kinerja, pengukuran kepuasan pelanggan. Selain itu, terdapat juga klausul tentang risk dan opportunity," jelasnya. (RO/R-2)
Baca juga : Tingkatkan Keamanan Informasi, Ivosights Raih ISO 9001: 2015 dan ISO/IEC 27001: 2022
LEMBAGA Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) tingkat pusat secara resmi melakukan pentasarufan (penyaluran) dana kepada Majelis, Lembaga, dan Organisasi Otonom.
UNGGAHAN di media sosial menarasikan bahwa Menteri Agama RI Nasaruddin Umar akan memaksimalkan zakat dan wakaf untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), tidak benar atau hoaks
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Tholabi Kharlie meminta masyarakat bersikap tabayun dan proporsional menyikapi polemik pernyataan Menteri Agama terkait zakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
Nasaruddin Umar menegaskan zakat hanya boleh disalurkan kepada delapan asnaf sesuai syariat Islam dan UU Pengelolaan Zakat, serta membantah isu zakat digunakan untuk program MBG.
Sertifikasi ISO 27701:2019 merupakan sertifikasi berstandar internasional yang berfokus pada sistem manajemen privasi informasi.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
Pemberdayaan tim melalui DNA 5C dan budaya kerja fleksibel Work-From-Anywhere adalah kunci meraih berbagai capaian besar.
Sertifikasi berperan penting dalam transisi menuju peternakan bebas sangkar. Namun, menurutnya, sertifikasi saja tidak cukup.
Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) baru jadi katalis pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan berbasis mutu di Indonesia.
Indonesia terus memperkuat daya saing produk hasil hutan di pasar internasional melalui harmonisasi kebijakan dan penerapan sertifikasi berstandar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved