Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menekankan bahwa pondok pesantren bakal menjadi prioritas utama dalam upaya pengembangan sektor pendidikan. Selama ini, menurutnya, pesantren telah berkontribusi besar mencerdaskan anak-anak bangsa.
“Tentu sebagai duet santri yang akan jadi presiden dan wakil presiden, mas Anies dan saya insya Allah akan memprioritaskan pesantren dalam pendidikan nasional,” kata Cak Imin di Bangkalan, Madura, Rabu (31/1).
Sejak reformasi, semua pihak mengakui pesantren jadi kekuatan sejarah sekaligus melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul di Indonesia. Untuk itu, ia mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk membantu kemajuan pesantren.
Baca juga : Anies Janji Aktifkan Kembali Kegiatan Perkonomian di Pantura
“Kita terus mendorong semua pemerintah daerah membuat perda-perda yang menopang dan membantu pesantren tumbuh,” ungkapnya.
Cawapres dari Koalisi Perubahan itu memastikan pihaknya bakal menambah Dana Abadi Pesantren jika terpilih dalam Pilpres 2024. “Kita juga menyiapkan, kemarin sudah berhasil membuat Dana Abadi Pesantren baru Rp2 triliun, kecil sekali dibanding pesantren yang jumlahnya puluhan ribu di Tanah Air kita ini,” tuturnya.
“Insya Allah Amin menang. Kita akan besarkan Dana Abadi Pesantren yang menjadi peningkatan mutu dan kualitas pesantren kita. Untuk apa? tentu yang pertama peningkatan mutu dan kualitas pendidikan pesantren kita kurikulumnya standar pengajarannya ini teraturnya kualitas gurunya ini prioritas disusul infrastruktur sarana prasarananya,” tambahnya.
Baca juga : Pesantren Cintawana Tasikmalaya Siap Menangkan Anies-Muhaimin
Ia juga mengatakan akan memberikan beasiswa untuk santri sehingga mampu melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri. Tidak hanya itu, Cak Imin mengaku akan menyiapkan sekitar Rp150 triliun untuk mendukung kemajuan kaum muda, termasuk di dalamnya para santri.
“Kita punya berbagai kesempatan, kaum muda santri-santri itu kaum muda yang berpeluang mengisi potensi bonus demografi. Insya Allah, kita sudah sepakat 5% APBN kita gunakan untuk bonus demografi kaum muda, kira-kira Rp150 triliun. Insyaallah Pesantren akan maju dengan baik dan cepat di masa yang akan datang,” tandasnya. (Z-11)
Baca juga : Presiden Ajak Perguruan Tinggi Siapkan SDM Unggul, Hadapi Bonus Demografi
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap kasus anak yang mengakhiri hidupnya akibat persoalan yang dinilai sepele namun berujung tragis.
PKB mendukung langkah-langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Budi mengatakan KPK menduga Hery Sudarmanto yang merupakan tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan rencana penggunaan TKA (RPTKA), menerima uang hasil dugaan pemerasan sejak 2010.
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
Insiden viral pengeroyokan guru oleh wali murid di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi alarm keras darurat kekerasan di dunia pendidikan Indonesia.
PROFESI dokter sejak awal berdiri bukanlah profesi ekonomi. Ia bukan lahir dari logika pasar, tetapi dari etika pertolongan.
DUNIA pendidikan tengah sakit. Gejalanya bukan hanya kesenjangan dan kualitas yang timpang, melainkan juga kegagalan mendasar: ia tidak lagi relevan dengan denyut nadi kehidupan.
Guru kelas 1 UPTD SDN Sawah 01, Mulyani, mengungkapkan dirinya telah mengabdikan diri mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved