Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu menekankan pencegahan polio bukan hanya dari vaksin saja. Kebersihan lingkungan juga berperan untuk mencegah terjadinya polio.
Lingkungan yang kotor serta perilaku hidup yang tidak bersih dan sehat merupakan faktor risiko penularan polio karena tinja penderita polio dapat mencemari lingkungan sekitar dan menginfeksi orang lain. Virus yang masuk ke tubuh seseorang akan berkembang di dalam saluran pencernaan kemudian virus menyerang sistem saraf.
"Kelumpuhan akibat polio bersifat permanen, namun dapat dicegah dengan pemberian imunisasi polio lengkap. Virus polio dapat hidup selama beberapa waktu di air dan tanah. Perilaku buang air besar (BAB) sembarangan berperan dalam penyebaran polio," kata Maxi dalam konferensi pers secara daring, Jumat (12/1).
Baca juga: Kasus Polio Ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur
Virus polio bisa menyebabkan kelumpuhan secara permanen pada anak yang teruama terutama belum yang mendapatkan imunisasi polio lengkap. Imunisasi polio diberikan 4 kali yakni oral, OPV, dan suntikkan.
"Virus Polio terdiri dari tipe 1, 2 dan 3. Ketiga tipe tersebut dikategorikan menjadi 2 jenis yakni virus polio liar dan virus polio yang bermutasi (VDPV)," ujar dia.
Kemudian memperkuat pelaksanaan kegiatan surveilans lumpuh layu akut dan surveilans polio lingkungan dengan ditemukan cepat kasus polio maka mencegah penularan.
Sementara itu, Ketua Komite Nasional PP KIPI Prof Hindra Irawan Satari mengatakan masyarakat jangan ragu untuk memberikan imunisasi polio kepada anak agar tidak terjadi lumpuh layu permanen. Selain itu Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari imunisasi polio juga tidak berat.
Baca juga: Kota Malang Percepat Imunisasi Polio dalam Dua Putaran
"KIPI dibagi 2 yakni serius dan non serius. KIPI non serius merupakan kejadian medik yang terjadi setelah imunisasi dan tidak menimbulkan risiko potensial pada kesehatan pada penerima Imunisasi. Dilaporkan rutin setiap bulan," jelasnya.
Sementara KIPI serius adalah setiap kejadian medik setelah imunisasi yang menyebabkan rawat inap, kecacatan, dan kematian, serta yang menimbulkan keresahan di masyarakat. KIPI serius yang berakhir dengan kecacatan hingga kematian bisa melakukan investigasi.
Langkanya antara lain adanya pelaporan dari pasien kepada faskes kemudian diteruskan ke Dinkes Kabupaten/Kota. Dinkes Kab/Kota bersama dengan Dinkes Provinsi melakukan investigasi ke lapangan.
"Hasil investigasi kemudian dikaji oleh Pokja dan/atau Komda PP KIPI. Kemudian Komnas PP KIPI akan melakukan kajian kausalitas," pungkasnya. (Iam)
Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) harus dimulai dari lingkungan kerja
Pelajari cara mandi wajib setelah berhubungan intim dalam Islam, termasuk niat, tata cara, dan pentingnya untuk menyucikan diri sesuai syariat.
Petugas kebersihan berasal dari lima Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi serta Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA).
Semua pengelola dapur SPPG agar memastikan higienis setiap bahan baku terutama dalam proses pengolahan makanan.
Para orangtua disarankan menghindari penggunaan disinfektan dan antiseptik secara berlebihan di rumah dan fokus pada upaya kebersihan fungsional, bukan sterilisasi berlebihan.
Tak hanya untuk mengembangkan adonan, baking soda juga bermanfaat untuk kesehatan dan kebersihan. Simak cara pakainya dan efek sampingnya.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved