Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CAPAIAN kinerja Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) pada 2023 mencapai 179 ribu hektare. Adapun rehabilitasi mangrove mencapai 6.010 hektare, baik di dalam maupun luar kawasan hutan. Program itu dilakukan melalui berbagai skema dan dari berbagai sumber pembiayaan (APBN, APBD, swasta dan swadaya masyarakat).
Capaian itu patut disyukuri karena sepanjang 2023 Indonesia menghadapi fenomena el nino yang memicu musim kemarau panjang serta bergesernya musim penghujan.
Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dyah Murtiningsih menyampaikan, dalam konteks pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), pelaksanaan program rehabilitasi hutan dan lahan dilakukan melalui pendekatan lanskap hulu-hilir DAS. Hal itu berlandaskan pada tiga pilar utama yaitu ekologi, ekonomi, dan sosial.
Baca juga: Kementerian LHK Tanam Pohon Serentak di Seluruh Indonesia
Dukungan penyediaan bibit pada kegiatan RHL berasal dari 54 persemaian permanen, 6 pusat persemaian skala besar, serta kegiatan pembibitan lainnya di Indonesia. Jumlah penyediaan bibit dari persemaian mencapai 37,8 juta batang, ditambah 5,15 juta batang dari bibit produktif.
Dyah menyampaikan saat ini sedang dibangun tiga pusat persemaian skala besar di Liang Anggang (Kalsel), Kemampo (Sumsel) dan Mandalika (NTB), melalui kolaborasi pemerintah dan swasta.
Selain dukungan penyediaan bibit, hal penting dalam RHL adalah aspek perencanaan. Dirjen PDASRH menyampaikan kini sudah tersedia Rencana Umum (RU) RHL DAS yang didetailkan ke dalam Rencana Tahunan (RTn) RHL DAS di masing-masing pemangku dan pengelola kawasan.
“RU RHL DAS ini sudah mempertimbangkan parameter lahan kritis, daerah rawan bencana, kekritisan resapan air, dan DAS prioritas,” kata Dyah dalam paparannya pada acara Refleksi Akhir Tahun 2023 Kementerian LHK, di Jakarta, Kamis (28/12).
Baca juga: KLHK Tanam Pohon Serentak di 38 Provinsi Seluruh Indonesia
Khusus rehabilitasi mangrove, lanjut Dyah, menggunakan Peta Mangrove Nasional yang direview berkala dan mengacu pada Road Map Mangrove 2021-2030.
Pada pelaksanaan tingkat tapak, RHL dilakukan dengan skema swakelola yang menitikberatkan pelibatan dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, keberlanjutan pasca-RHL juga jadi perhatian dengan mengedepankan proses diversifikasi komoditas tanaman hasil hutan bukan kayu (HHBK), buah-buahan, dan jenis unggulan lokal untuk memberi nilai dan manfaat ekonomi saat pemanenan.
Jenis komoditas tanaman RHL yang menarik minat masyarakat dan dapat terserap pasar jadi salah satu strategi meningkatkan keberhasilan RHL.
Guna memastikan dan meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan RHL, sejak 2022 juga diterapkan geotagging dan drone mapping sebagai salah satu cara untuk memastikan setiap bibit yang ditanam akan tergeoreferensi secara spasial dan dapat dipantau perkembangannya.
Baca juga: Menteri LHK Siti Nurbaya Pimpin Penanaman Pohon Serentak se Indonesia
“Sehingga akan dikembangkan sistem informasi yang terintegrasi dan up to date untuk meramu itu semua, tidak hanya untuk RHL tapi juga semua intervensi pengelolaan DAS secara umum,” jelas Dirjen PDASRH.
Dyah pun menekankan bahwa semua kegiatan RHL tidak akan tuntas apabila hanya dilakukan pemerintah. Karena itu, kolaborasi semua pihak baik pemerintah pusat, daerah, sektor swasta, maupun masyarakat perlu terus ditingkatkan.
Di samping itu, dukungan internasional juga menjadi salah satu aspek yang perlu terus didorong dalam meningkatkan upaya RHL yang dilakukan selama ini. Inisiasi yang akan dikembangkan antara lain World Mangrove Center-Bali Grand Park (WMC-BGP). WMC-BGP akan menjadi sebuah hub atau penghubung bagi seluruh kerja sama luar negeri khususnya yang terkait dengan pengelolaan mangrove. (Ifa/S-2
Gerakan ”Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” berlangsung pada 14 Oktober hingga 31 Desember 2025, dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.
GERAKAN penghijauan berskala nasional akan resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa longsor, banjir, pohon tumbang dan pergerakan tanah.
Penanaman 5.831 bibit pohon di Desa Sagaranten, Sukabumi, pada Selasa, (23/12) menjadi bentuk aksi pelestarian yang terukur dan berkelanjutan.
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
PT Pertamina memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 dengan menggelar program penghijauan berskala besar.
Wamenhut juga menegaskan perlu adanya strategi yang dikembangkan guna memperkuat pencapaian program RHL.
Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah juga berdampak pada terganggunya program rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) serta pengamanan kawasan hutan di Kalimantan Selatan.
Dana RBP REDD+ GCF merupakan dana untuk pengurangan emisi gas rumah kaca melalui upaya perlindungan dan rehabilitasi hutan.
DUTA Besar Kerajaan Norwegia untuk Indonesia dan Timor Leste Rut Krüger Giverin melakukan penanaman bersama dan berdialog dengan lima Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kalimantan Selatan.
Bibit pohon yang ditanam, yakni mahoni, durian, jati putih, jabon merah, jambu mente, rambutan, durian musang king, alpukat okulasi, pala, manggis, sukun, bitti, dan jengkol.
MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, meresmikan persemaian skala besar di lima provinsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved