Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mengumumkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami kenaikan 52% pada periode 20 November hingga 17 Desember 2023, dibandingkan periode 28 hari sebelumnya.
“Lebih dari 850 ribu kasus baru dilaporkan dalam periode tersebut,” tulis WHO dilansir dari laman resmi, Rabu (27/12).
Kendati kasus baru mengalami kenaikan, jumlah kematian baru secara global ternyata hanya sekitar 3.000, atau turun 8% dibandingkan dengan periode 28 hari sebelumnya.
Baca juga: Bebaskan Diri dari covid-19 saat Pesta Tahun Baru, Ikuti Langkah-langkah Ini
Selama periode dari 13 November hingga 10 Desember 2023, tercatat ada lebih dari 118 ribu kasus rawat inap covid-19 baru dan lebih dari 1.600 penerimaan unit perawatan intensif (ICU) baru.
Pada 18 Desember 2023, varian JN.1 yang merupakan turunan dari varian BA.2.86 Omicron telah ditetapkan sebagai varian terpisah yang terlepas dari garis keturunan induknya BA.2.86 karena peningkatan prevalensi yang cepat dalam beberapa minggu terakhir.
Baca juga: Covid-19 JN.1 Masih Level Aman, Masyarakat Diimbau Prokes
“Secara global, EG.5 tetap menjadi yang paling banyak dilaporkan,” tandasnya. (Z-11)
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Argentina resmi keluar dari WHO menyusul langkah AS. Presiden Javier Milei tegaskan penarikan ini demi kedaulatan penuh dan kritik atas manajemen pandemi Covid-19.
Situasi Lebanon kian mencekam! WHO laporkan 14 petugas medis tewas dalam serangan udara terbaru. Total korban jiwa kini tembus 826 orang di tengah eskalasi konflik Israel-Hezbollah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan ancaman hujan asam dan hujan hitam di Iran akibat serangan pada fasilitas minyak. Warga diminta waspada.
Denmark resmi jadi negara Uni Eropa pertama yang mencapai status eliminasi transmisi HIV dan sifilis dari ibu ke anak.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
Epidemiolog sekaligus peneliti Global Health Security, Dicky Budiman, mengatakan bahwa sebetulnya hal tersebut tidak mengagetkan karena covid-19 kini sudah menjadi endemi.
Berikut adalah 8 langkah pencegahan Covid-19 yang perlu diterapkan masyarakat untuk memutus rantai penularan virus:
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran pada 28 Mei lalu mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) dalam Surat Edaran mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19 menyebut varian dominan yang beredar di Indonesia adalah MB.1.1.
PENGURUS IAKMI dr Iqbal Mochtar mengatakan peningkatan kasus covid-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia, saat ini belum sampai pada level mengkhawatirkan.
"Angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan dengan puncak wabah tahun ini,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved