Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEGIATAN yang kita lakukan tak jarang membuat kita terluka. Luka dapat timbul dan membuat kita terasa tidak nyaman.
Dalam aktivitas sehari-hari, kita sudah terbiasa untuk merawat luka kecil. Umumnya, hanya menggunakan cairan antiseptik atau plester kecil saja untuk merawatnya. Namun, bagaimana jika kita mendapatkan luka besar?
Menurut dr.Vivi Mamonto yang dikenal sebagai Tiktoker dan kreator konten, ada bahaya dalam luka yang besar. Karena itu, luka yang besar harus lebih diperhatikan dalam merawatnya.
Baca juga: Begini Cara Tangani Luka Terbuka dengan Tepat
"Kalau luka besar tidak dirawat dengan tepat dapat menyebabkan anak rentan terhadap infeksi dan yang kedua berisiko menghambat pertumbuhan anak," ujarnya melalui akun TikTok @dr.vivimamonto, dikutip Selasa (14/11).
"Karena proses penyembuhan luka yang besar sering melibatkan pembentukan jaringan parut, yang dapat menghambat pertumbuhan tulang dan sendi," ujarnya.
Butuh Plester Tepat untuk Melindunginya
"Jadi butuh plester yang tepat untuk melindunginya, luka terlindungi, anak tumbuh sehat, don’t worry," imbuhnya.
Luka besar sendiri, menurur dr.Vivi, jarang sekali dibicarakan. Sehingga, orang kurang menyadari betapa bahayanya jika tak ditangani dengan baik dan tepat.
Luka besar dapat terjadi pada berbagai bagian tubuh seperti di lengan, perut, betis, hingga paha.
Umumnya, luka besar terjadi karena aktivitas dengan intensitas tinggi seperti mendaki gunung, bersepeda, ataupun peristiwa lainnya seperti kecelakaan, ataupun operasi besar (caesar, jantung, dll). Jika tidak dirawat dengan baik, tidak menutup kemungkinan bahwa akan terjadi infeksi.
Baca juga: Meccaya Hadirkan Sarijel dan Lukajel untuk Perlindungan Terhadap Luka
Lantas, bagaimana cara menghadapi luka besar agar tertangani dengan tepat dan tidak menyebabkan risiko infeksi akan luka tersebut?
Luka besar yang terjadi akibat kecelakaan, perlu ditekan terlebih dahulu selama 10-20 menit. Hal tersebut dilakukan agar pendarahan bisa berhenti sepenuhnya dan dapat melanjutkan penanganan selanjutnya. Namun, sebagai catatan, bahwa luka pasca operasi tidak perlu ditekan.
Lalu, setelah pendarahan sudah berhenti, alangkah baiknya dilakukan pembersihan dengan menggunakan air mengalir ataupun kasa steril agar luka dan area sekitar luka dapat bersih.
"Kemudian, membersihkan luka merupakan langkah pertama penyembuhan yang optimal. Maka dari itu penting juga untuk menggunakan antiseptik, seperti Hansaplast antiseptik pembersih luka untuk mencegah infeksinya," terang dr.Vivi.
Baca juga: Luka Terbuka Ternyata tidak Perlu Ditutup Selama 24 Jam
Langkah terakhir, lindungi luka besar dengan plester yang bisa menutupi luka besarmu dengan baik dan rapat, lebih baik lagi jika plester yang dipakai memiliki fitur anti air dan juga bisa menyesuaikan dengan kondisi kulit.
"Salah satu plester yang bisa dipakai yaitu Hansaplast plester luka XL dengan 2 varian yaitu Hansaplast Sensitive XL dan Aqua Protect XL," jelas Vivi..
"Salah satu keunggulan dari Hansaplast Plester Luka XL adalah kemudahan dalam merawat luka, karena tidak perlu menutup dengan perban yang memakan waktu," jelasnya.
Lebih lanjut, melalui akun Instagram-nya, @Hansaplast_ID membagikan cerita dari orang-orang yang sudah #BukaCeritaTutupLuka bersama varian Hansaplast XL. Mulai dari perenang, ibu setelah operasi caesar, hingga orangtua yang baru saja selesai operasi besar. (RO/S-4)
Pengembangan teknologi medis berbasis robotik terus menjadi pilar penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan modern.
Thalassemia disebabkan oleh mutasi genetik yang mengganggu produksi rantai globin dalam hemoglobin.
Kepala Badan Medis dan Biologi Federal (FMBA) Rusia, Veronika Skvortsova, mengumumkan bahwa vaksin kanker Rusia, Enteromix, telah selesai diuji praklinis.
Tidak semua obat aman dikonsumsi tanpa aturan. Kesalahan dalam menentukan dosis, interaksi dengan obat lain, hingga efek samping yang kerap diabaikan bisa berakibat fatal bagi kesehatan.
6 tips pola makan untuk pasien kanker yang mendukung pemulihan tubuh, meningkatkan daya tahan, dan menjaga kesehatan setelah pengobatan kanker.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk keras orangtua atau pelaku yang telah melakukan kekerasan dan menelantarkan anak di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Selain jumlah, persoalan lain yang disoroti adalah distribusi dokter yang belum merata. Ia menyebut sebagian besar pendidikan kedokteran masih terpusat di Pulau Jawa.
Polda Metro Jaya menetapkan dr. Richard Lee sebagai tersangka kasus perlindungan konsumen atas laporan Dokter Detektif (Doktif).
Kemenkes melepas ratusan relawan dokter dan tenaga kesehatan bantu penanganan bencana di sejumlah wilayah di Aceh.
Tempat praktik yang digunakan bukan merupakan aset pribadi, melainkan unit yang disewa secara harian maupun mingguan.
Universitas itu nantinya tidak hanya berfokus pada pendidikan dokter, tetapi menaungi berbagai disiplin ilmu kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved