Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 568 mahasiswa Institut Pariwisata Trisakti yang terdiri dari program studi doktor pariwisata, magister pariwisata, sarjana pariwisata, sarjana terapan, pengelolaan perhotelan, dan usaha perhotelan telah berhasil lulus dan diwisuda, kemarin. Dari jumlah wisudawan tersebut sekitar 20%-nya diterima bekerja di berbagai perusahaan sebulan sebelum dinyatakan lulus secara resmi.
Menurut Rektor Institut Pariwisata Trisakti Fetty Asmaniati sebanyak 568 wisudawan tersebut tediri dari mahasiswa program studi doktoral 7 orang, program studi master 72 orang, S1 pariwisata 85 orang, pengelolaan perhotelan 336 orang dan usaha perjalanan wisata 68.
Dia menambahkan bahwa hal yang menggembirakan dari para wisudawan ini ialah beberapa di antaranya sudah langsung mendapatkan pekerjaan.
Baca juga: Institut Pariwisata Trisakti Didik Gen-Z Cakap Teknologi
"Dari 568 mahasiswa yang akan kami wisuda, sudah ada 101 orang yang dalam waktu kurang dari 1 bulan (dari kelulusan) sudah mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya dalam acara Wisuda Institut Pariwisata Trisakti 2023 di Jakarta Convention Center, kemarin.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang menghadiri acara wisuda tersebut menambahkan bahwa prosesi wisuda bukan hanya pemakaian toga semata, tapi pengakuan akademik bahwa seluruh wisudawan memiliki kompetensi dan siap untuk memasuki dunia kerja.
Baca juga: Edukasi Mahasiswa, IAPI Gelar CPA Days di Universitas Trisakti
“Anda semua harus siap buktikan diri menjadi kompeten dan profesional di dunia kerja. Saya yakin anda semua dapat mengamalkan almamater tercinta khususnya di sektor pariwisata,” ujar Ida.
Saat ini Indonesia memiliki tantangan dalam hal persaingan dunia kerja yang ketat termasuk di sektor pariwisata. Ida mengatakan terdapat 940 ribu pengangguran berpendidikan tinggi di Indonesia.
Hal ini menjadi tantangan yang perlu diatasi bersama. Di sektor pariwisata, pemerintah berupaya menciptakan lapangan kerja dengan pengembangan 5 destinasi pariwisata super prioritas.
”Pengembangan ini akan memperluas kesempatan kerja dan menyerap banyak tenaga kerja. Artinya peluang kalian menjadi pengangguran semakin kecil karena peluangnya terbuka. Kemnaker memperhitungkan ada 657 ribu lapangan pekerjaan terbuka di 5 DPSP ini untuk 10 tahun ke depan atau 65 ribu per tahun,” tegas Ida.
Ida meyakini lulusan Institut Pariwisata Trisakti yang dibekali hard skill dan soft skill akan mampu menjawab kebutuhan ini.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Trisakti Prof. Ainun Na’im percaya bahwa apa yang diperoleh oleh lulusan Institut Pariwisata Trisakti akan sangat bermanfaat.
“Pariwisata ini merupakan sektor yang sangat strategis dalam perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, program studi dan lulusan di bidang pariwisata sangat penting untuk mendukung perekonomian dan pembangunan Indonesia,” pungkas Ainun.(Des/H-1)
Dengan kehadiran Job Fair & Internship Expo, sama-sama memberi benefit untuk kampus dan industri.
INSTITUT Pariwisata Trisakti mengangkat sebanyak 37 pejabat struktural periode 2024–2029.
Perayaan Dies Natalis Institut Pariwisata Trisakti ke-55 menjalankan beberapa rangkaian kegiatan. Trisakti Hospitality Competition (Trishco) menjadi salah satu kegiatan.
Rektor Institut Pariwisata Trisakti Fetty Asmaniati mengatakan tema itu diambil dengan harapan selalu ada kesatuan antarunit perguruan tinggi di bawah Yayasan Trisakti.
Institut Pariwisata Trisakti kembali menorehkan citra baik dengan mendapatkan penghargaan prestasi Perguruan Tinggi Swasta bentuk Institut Tahun 2023
Kegiatan ini merupakan upaya Hildiktipari mengembangkan pariwisata Indonesia khususnya lembaga Pendidikan tinggi pariwisata
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Pelni Hadir pada Pameran Pariwisata Bangga Berwisata di Indonesia
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved