Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyebut kepatuhan peserta membayar iuran BPJS semakin bagus.
"Dulu, sebelum 2021, collection rate kurang dari 70%, tahun 2022 sebesar 99%, tahun ini per Agustus 2023 sudah 95%-an. Kita upayakan untuk bisa naik," katanya saat dihubungi, Kamis (28/9).
Tapi di sisi lain, menurut Ghufron, memang ada masalah dengan kemampuan dan kemauan membayar (ability and willningness to pay) untuk beberapa kelompok masyarakat. Terutama kelompok PBI (Penerima Bantuan Iuran), peserta pekerja bukan penerima upah, atau sektor informal.
Baca juga: Langkah Promotif Preventif Diperkuat, DJS Kesehatan Terpantau Sehat
"Kalau peserta di atas PBI (Penerima Bantuan Iuran) tidak membayar iuran lebih dari satu bulan maka menunggak, kalau menunggak jadi tidak aktif, jika pas perlu perawatan di RS, maka tunggakan harus dilunasi dahulu," terangnya.
Ghufron menjelaskan beberapa hal pendekatan sudah dilakukan BPJS Kesehatan agar mendorong masyarakat membayar rutin iuran BPJS.
Baca juga: BPJS Kesehatan Siap Optimalkan Layanan Skrining Kesehatan Bagi Petugas KPPS
"Mulai dari sosialisasi dengan berbagai caranya, cek untuk keaktifannya, peringatan pakai WA blast, dengan aplikasi REHAB, inovasi pendanaan masyarakat peduli JKN, ada kader JKN, auto debet, mempermudah pembayaran dan lain-lain," tandasnya. (Z-1)
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan nasional.
Mensos Saifullah Yusuf mengatakan peserta PBI BPJS Kesehatan dari 11 juta 896 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan, sudah aktif kembali
SOSIOLOG dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Tantan Hermansah menjelaskan perlunya edukasi agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bayar iuran untuk peserta BPJS Kesehatan
Mensos Gus Ipul umumkan 869 ribu peserta PBI JKN aktif kembali setelah sempat dinonaktifkan. Simak skema reaktivasi dan syarat kelayakan terbarunya di sini.
BESARAN iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai perlu dievaluasi guna menjaga keberlanjutan pembiayaan layanan kesehatan di tengah meningkatnya biaya medis.
Iuran JKN yang dikelola BPJS Kesehatan perlu naik setiap dua tahun guna mencegah defisit dan menjaga keberlanjutan layanan kesehatan.
Dirut BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengusulkan agar dalam RUU PPRT, diatur pekerja rumah tangga (PRT) mendapat perlindungan sosial
Ikang Fawzi membagikan pengalamannya mendaftar ulang BPJS Kesehatan lewat unggahan akun Instagramnya @ikangfawzi. Ikang bercerita dirinya antre sejak jam 9 pagi hingga jam 3 sore
pada tahun 2014 jumlah peserta JKN tercatat berada di angka 114 juta jiwa. Per 10 Mei 2024, jumlahnya melesat menjadi lebih dari 271,2 juta jiwa
INFOBANK Media Group menobatkan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti sebagai “The Most Reputable CEO in Digital Space 2024”.
Indonesia butuh tabel mortalitas yang sesuai dengan karakteristik masyarakat. Program JKN dengan cakupan luas menghasilkan data yang besar dalam pembentukan tabel mortalitas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved