Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Komunitas perempuan Srikandi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengajak para perempuan di Indonesia untuk semakin peduli dengan kesehatan, salah satunya dengan upaya antisipasi terhadap kanker serviks dengan melakukan deteksi dini.
"Ini sebagai langkah sosialisasi Srikandi BUMN mengajak masyarakat untuk lebih sadar pentingnya mendeteksi dini kanker serviks," kata Ketua Srikandi BUMN Tina T Kemala Intan dalam kegiatan Road to Zero HPV Stronger Together with Srikandi BUMN di Gedung Biofarma, Bandung, seperti tertera dalam keterangan resminya, Jumat (15/9).
Tina mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus untuk mendukung produk PT Bio Farma (Persero), induk usaha (holding) BUMN Farmasi terkait program deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan CerviScan melalui urine.
Dengan berbasis PCR, CerviScan dapat mendektesi human papillomavirus (HPV) yakni virus penyebab kanker serviks.
"Srikandi BUMN mendukung produk-produk Biofarma untuk mengurangi peningkatan kasus kanker serviks terhadap perempuan, sehingga produk ini kita ingin perkenalkan kepada perempuan di Indonesia," kata dia.
Dia menjelaskan, bahwa penggunaan CerviScan jauh lebih mudah dibanding cara pendeteksi kanker serviks sebelumnya. Dengan adanya produk tersebut, diharapkan bisa menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks. "Karena ini jauh lebih simple, jauh lebih bagus dibanding cara mendeteksi kanker serviks sebelumya," katanya.
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajeman Resiko Perum LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Srikandi BUMN terhadap perempuan di Indonesia untuk selalu bangga terhadap produk Biofarma yang diciptakan langsung oleh anak bangsa.
"Yang membuat kami bangga adalah solusi saat ini yang muncul dari BUMN itu produk vaksin maupun test pack dari Biofarma ini adalah karya anak bangsa dan tentu di dalamnya ada para pegawai perempuan yang membuat vaksin ini," kata Nina.
Dengan begitu, Nina mengatakan, ini menjadi tugas dari Srikandi BUMN untuk bisa menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya bahaya kanker serviks dengan deteksi dini.
"Sehingga ini tentunya harus dikomunikasikan satu pengetahuan tentang kanker serviks itu sendiri oleh para pegawai perempuan di BUMN ini, kepada keluarganya, saudaranya dan lingkungannya itu yang paling penting," kata dia.
Selain menyosialiasikan produk ServiScan dan vaksin HPV Biofarma, kegiatan road to zero HPV stronger together with Srikandi BUMN tersebut juga menghadirkan program edukasi kepada perempuan tentang bahaya kanker serviks dengan mengundang para ahli diantaranya, dr. Grace Hananta, dr.Sri Harsi Teteki dan dr. Boy Abidin sebagai pembicara.(Ant/M-3)
Negara maju mulai melihat penurunan kasus, sementara negara berkembang masih menghadapi angka kematian yang tinggi.
Salah satu pendekatan yang kini makin banyak digunakan di dunia medis adalah teknologi nuklir modern melalui metode pemindaian seperti PET scan.
Penelitian terbaru ungkap makanan ultra proses dapat meningkatkan risiko kematian penyintas kanker hingga 57%. Ini penjelasan dan solusinya.
Pola genetik kanker pada kucing memiliki kemiripan yang signifikan dengan kanker pada manusia, membuka peluang bagi pengembangan terapi masa depan yang lebih efektif.
Pemicu utama kanker pada anak bukanlah faktor eksternal, melainkan gangguan pada proses perkembangan sel.
Area leher, yang memiliki kulit cenderung tipis dan merupakan lokasi kelenjar tiroid, dinilai rentan terhadap paparan bahan kimia dalam parfum yang berpotensi mengganggu sistem hormon.
Negara maju mulai melihat penurunan kasus, sementara negara berkembang masih menghadapi angka kematian yang tinggi.
Deteksi dini merupakan kunci utama dalam menekan angka kematian akibat kanker serviks. Hal ini karena infeksi HPV risiko tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mulai memberikan vaksin Human Papillomavirus (HPV) kepada anak laki-laki usia 11 tahun pada 2027.
MULAI 2027 atau tahun depan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan vaksin human papillomavirus atau vaksin HPV untuk anak laki-laki usia 11 tahun.
Ilmuwan temukan cara baru deteksi kanker serviks lewat darah menstruasi. Metode non-invasif ini tawarkan akurasi tinggi dan kenyamanan skrining dari rumah.
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved