Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (PP ISKA) menggelar kegiatan Pendidikan Kader Kebangsaan Angkatan I di Universitas Katolik Indonesia Atmajaya Jakarta.
Kegiatan perdana yang berlangsung hari ini dihadiri 50 peserta dengan mengusung tema Merdeka dalam keberagaman.
Hadir sebagai pemateri yakni, Guru Besar STF Driyarkara Prof Dr Franz Magnis Suseno, Presidium Dialog Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan PP ISKA MM Restu Hapsari, Dosen STF Driyarkara Dr A Setyo Wibowo, dan Koordinator Jaringan Islam Anti Diskriminasi Moh Aan Anshori.
Baca juga: 1 Juni Hari Lahir Pancasila, Terus Menjaga Eksistensi Pancasila di Era Globalisasi
Ketua Presidium Pengurus Pusat ISKA Luky A Yusgiantoro menjelaskan kegiatan ini digelar untuk merawat dan menjaga nilai-nilai keberagaman agama dan kepercayaan, suku, ras, adat istiadat dan golongan.
"Kami berharap agar peserta mampu berjejaring lintas agama dan kepercayaan tanpa membedakan suku, ras, adat istiadat dan golongan dari komunitas terdekat masing-masing peserta seperti sekolah, universitas, RT, RW, dan sekitarnya," ujar Luky.
Prof Franz Magnis Suseno menegaskan hidup dan aktivitas di lingkungan yang majemuk dengan sejuta keberagaman bukan sesuatu hal baru dalam NKRI. Namun, belakangan ini Indonesia kerap mengalami krisis toleransi.
Menurut dia, tantangan hari ini dan masa depan bangsa terdapat pada radikalisme dan polarisasi masif dalam berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca juga: Membumikan Pancasila
Ia menambahkan pancasila sebagai nilai, cita-cita, dan etika harus jadi pedoman dalam berbagai aktivitas masyarakat Indonesia.
"Pancasila mengajarkan hormat pada kebebasan beragama dengan harapan kita harus menolak ideologi yang menyangkal nilai bangsa, harus kebal terhadap hasutan-hasutan populistik," ucap Franz.
Pemateri lainnya, Restu Hapsari mengatakan sebagai warga negara yang baik, kita harus mematuhi UUD 1945 sebagai hukum tertinggi dalam berbangsa dan bernegara.
"Konstitusi bukan hanya dilihat dari sisi yuridisnya, melainkan perlu dilihat dalam arti politis dan sosiologis agar bisa mencapai keadilan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat umum," kata Restu.
Baca juga: Generasi Muda Harus Jaga Nyala Api Pancasila
Selanjutnya, Moh Aan Anshori menyampaikan keberagaman adalah kekayaan dan keindahan bangsa Indonesia yang jadi kekuatan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional menuju Indonesia yang lebih baik lagi.
“Saya berharap banyak generasi muda Katolik meyakini dirinya telah ditakdirkan menjaga kebinekaan Indonesia. Slogan 100% Katolik 100% Indonesia senyata menegaskan tersebut."
"Itu berarti, mereka memiliki tugas ikut memastikan generasi muda agama lain memiliki visi dan misi serupa. Untuk memperkuat keberagaman kita harus saling menjaga dalam bingkai kebinekaan," pungkasnya.
Sementara itu, Dr A Setyo Wibowo berharap perlu adanya sifat toleran dan tenggang rasa terhadap perbedaan dalam kemajemukan di masyarakat.
"Perbedaan ini jadi keunikan kita yang perlu dipelihara dan dipertahankan keseimbangannya dalan negara dan berbangsa," pungkasnya. (RO/S-2)
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
Menag Nasaruddin Umar mengajak umat Katolik dan Kristen untuk menjadikan perayaan Natal sebagai momentum untuk mendalami pesan Natal, sekaligus memperkuat kerukunan antar-umat beragama.
Kemenag bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) tahun anggaran 2025 kepada 25.964 mahasiswa.
Pelajari Doa Bapa Kami Katolik dalam Bahasa Inggris, Indonesia, dan Latin. Teks lengkap, makna, dan cara menggunakannya dalam ibadah.
Doa malam Katolik untuk menutup hari dengan syukur. Temukan doa sederhana dan penuh makna untuk kedamaian hati sebelum tidur.
Temukan kumpulan doa malam sebelum tidur Katolik yang penuh puji syukur dan permohonan perlindungan. Doa sederhana untuk menenangkan jiwa sebelum istirahat malam.
Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika menekankan bahwa Tarkorna XV adalah wahana strategis untuk menyiapkan kader purna yang mampu menjaga persatuan bangsa.
BELUM genap setahun menjabat, tiga kepala daerah di Indonesia dari Provinsi Riau, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Kolaka Timur ditangkap OTT KPK
Menurut Hadar, partai politik seharusnya dapat membaca kebutuhan masyarakat ataupun wilayah tempat pilkada berlangsung.
Artinya anggota terpilih yang sudah dilantik, yang dikenakan PAW oleh parpol itu karena mereka memang maju Pilkada 2024.
Parpol diminta untuk mengoptimalkan proses rekrutmen dan kaderisasi demi terbentuknya kader-kader berkualitas
Calon-calon yang diusung disebutkan peka terhadap keluhan-keluhan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved