Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Dr KH Yudian Wahyudi MA PhD menggugah semangat kebangsaan generasi Z yakni siswa SMA se-Kota Bekasi dengan pemahaman sejarah dan kehebatan bangsa Indonesia.
Dalam acara sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) bagi pelajar di SMA Negeri 11 Kota Bekasi itu, Yudian memantik semangat para gen Z dengan menggambarkan pemikiran dan jiwa patriotik para pejuang pemuda terdahulu.
Baca juga: 1 Juni Hari Lahir Pancasila, Terus Menjaga Eksistensi Pancasila di Era Globalisasi
“Tidak pernah terjadi di muka bumi dalam sejarah umat manusia, kecuali di Indonesia yaitu anak-anak muda yang (tadinya) disiapkan jadi pegawai penjajah, tapi dalam 20 tahun saja mereka bersumpah untuk memerdekakan bangsa Indonesia melawan penjajah. Itulah Sumpah Pemuda”, ungkap dia, di Bekasi, Jabar, Kamis (20/7).
Yudian menjelaskan peristiwa Sumpah Pemuda ialah cikal bakal kemerdekaan bangsa Indonesia yang patut disyukuri dengan cara menorehkan prestasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia pada masa yang akan datang.
“Tujuh belas tahun kemudian, mereka mempersembahkan sumpah itu menjadi proklamasi. Padahal, sarjana kita saat itu baru 175 orang. Lebih hebat lagi, adik-adik, yang selevel dengan kalian hanya 400 orang yang tamat SMA."
"Namun, mereka mampu mempersembahkan proklamasi terbaik di muka bumi sepanjang sejarah," sambung Yudian.
Baca juga: Rekognisi Pancasila
Kepada para pelajar, Yudian berpesan agar pemuda selalu menjunjung tinggi persatuan dengan keimanan di bawah Pancasila.
“Kita inilah bangsa paling dikasihi Tuhan. Mengapa? Karena kita beriman dan bersatu di bawah Pancasila. Bung Karno sudah memberikan contoh nyata dengan Pancasila, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang disegani. Jangan tergoda ideologi lain," tutup Yudian.
Sementara itu, Deputi Bidang Hubungan Antarlembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP Ir Prakoso MM menuturkan kini diperlukan penguatan karakter terhadap pelajar sebagai generasi pemimpin pada 2045 mendatang.
“Penguatan karakter sangat perlu dilakukan terhadap para pelajar kita. Tentunya karakter pelajar Pancasila sebagai pondasi kepemimpian bangsa Indonesia masa depan."
"Karena itu, sekarang mata pelajaran Pendidikan Pancasila kembali diberikan kepada siswa, mulai dari PAUD sampai perguruan tinggi”, ungkapnya.
Baca juga: Kepala BPIP: "Salam Pancasila" Sebagai Salam Pemersatu Bangsa
Sosialisasi PIP yang bertajuk Gen Z, Pancasila dan Masa Depan Indonesia ini diisi pula dengan talkshow.
Hadir sebagai pembicara antara lain, Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP Prof Dr H Agus Moh Najib SAg MAg, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Bekasi I Made Supriyatna MPd, Wakil Kepala SMA Negeri 11 Bekasi Endang Kustantiningsih, dan perwakilan pelajar.
Acara ini dihadiri pula oleh Wakil Kepala BPIP Dr Drs Karjono SH MHum, Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bekasi, Kepala SMA Negeri 11 Kota Bekasi, dan guru pendamping se-Kota Bekasi. (RO/S-2)
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan mayoritas masyarakat menolak wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dipilih oleh DPRD.
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
Merespons bullying, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar 'Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives' di Jakarta (18/12)
Di tengah perekonomian yang makin kompleks dan layanan keuangan digital yang berkembang pesat, literasi keuangan menjadi keterampilan penting bagi generasi muda Indonesia.
Tahun depan, perusahaan akan semakin berkonsentrasi pada pembangunan kualitas sumber daya manusia.
GENERASI Z (Gen Z), tercatat mendominasi pemanfaatan Akal Imitasi atau Artificial Intelligence (AI) dalam keseharian, bahkan untuk mengerjakan tugas sekolah atau kuliah.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Penutup tahun di Braga pun menjadi simbol transisi: menoleh ke belakang untuk menghargai proses, lalu melangkah ke depan dengan optimisme menyambut 2026 dan meraih mimpi.
Kemenpora bersama FAO mendorong keterlibatan generasi muda Indonesia dalam sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Generasi muda Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan dalam cara mempersiapkan masa depan finansial mereka.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved