Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan bahwa pihaknya akan memfasilitasi penelitian Nikuba atau Niku Banyu hasil temuan warga Cirebon, Jawa Barat.
"Itu (Nikuba) salah satu yang sedang kita ajak supaya dia bisa dibuktikan secara saintifik. Itu dulu nomor satu, sehingga kalau ada perlu penyempurnaan kita sempurnakan bersama-sama," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko di Cibinong, Jawa Barat, Rabu (5/7).
Seperti diketahui, warga Cirebon, Aryanto Misel tengah banyak diperbincangkan karena ia mengeklaim berhasil menciptakan air menjadi bahan bakar yang bernama Nikuba.
Baca juga: Sri Mulyani Pastikan Anggaran Pengembangan Riset Memadai
Berkat temuannya itu, Aryanto diundang langsung oleh pabrikan otomotif Italia untuk mempresentasikan hasil temuannya itu.
Handoko mengaku, ia sudah mengirimkan tim untuk mengecek temuan Aryanto itu. Lalu berdasarkan hasil asesmen, dinyatakan bahwa temuan itu masih perlu dilakukan riset lebih lanjut.
Baca juga: BRIN Prioritaskan Riset Bonus Demografi dan Pangan
"Nikuba kan basic-nya nitrogen dan dijadikan sebagai bahan bakar. Banyak bagian temuan dan sebagainya yang kita lakukan bersama-sama. Kalau di sains kita akan berhati-hati, dan kita lihat bersama dan dikembangkan sampai sama-sama diterima oleh komunitas ilmiahnya," beber dia.
Dengan adanya lembaga BRIN, Handoko meyakini bahwa periset dari komunitas masyarakat, pemerintah hingga perguruan tinggi bisa melakukan berbagai inovasi dan mengembangkannya bersama di BRIN untuk tujuan hilirisasi.
"Secara prinsip setelah adanya bRIN kan beda dengan dahulu. Sekarang di BRIN kita ada semua fasilitas, kita sediakan, baik itu di kampus, komunitas personal dan individu yang mengembangkan Nikuba ini," pungkas Handoko. (Ata/Z-7)
BRIN menyatakan pihaknya siap memfasilitasi riset anak bangsa. Hal itu diwujudkan dalam program bernama Fasilitasi Usaha Mikro Berbasis IPTEK.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan bahwa pihaknya masih terbuka untuk melakukan fasilitasi penelitian Nikuba karya Aryanto Misel.
"Bisa (air jadi BBM), kalau fosilnya sudah habis. Mau tidak mau salah satu alternatif adalah air," ungkap Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN Haznan Abimanyu
PENEMUAN Nikuba, bahan bakar kendaraan bermotor yang ditemukan oleh masyarakat Cirebon, Provinsi Jawa Barat, masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
Sikap Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terhadap karya ilmiah Aryanto Misel dikritik. BRIN dianggap meremehkan temuan bahan bakar alternatif bernama Nikuba.
Cara kerja Nikuba yakni dengan mengubah atau konverter dari air ke hidrogen yang kemudian langsung disalurkan ke ruang pembakaran
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Kehadiran Bobibos jika pada akhirnya memang sudah sah untuk didistribusikan ke masyarakat tentu akan menjadi tamparan paling keras untuk Pertamina.
Uji coba dan proses perizinan bahan bakar Bobibos diteruskan kepada Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE).
Dalam sesi Hybrid Experience, selain test drive Innova Zenix HEV, IC juga digelar kompetisi efisiensi bahan bakar.
Sifat etanol yang higroskopis, yakni mudah mengikat air dari udara, dapat menimbulkan masalah serius pada sistem bahan bakar kendaraan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved