Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ADD Stone memperkenalkan konsep replika batu alam dan granite dalam pameran IndoBuildTech 2023. Konsep ini dihadirkan dalam produk cat tekstur.
IndoBuildTech merupakan pameran material bangunan, arsitektur, dan interior terbesar di Indonesia, yang secara spesifik mempertemukan supplier material, pemilik jasa (arsitek dan desainer), dengan end user.
CEO dan Founder Add Stone Yudi Gumanti menyampaikan, banyak stigma beredar terkait cat tekstur yang dianggap mudah mengelupas. Sehingga Add Stone mencoba mengambil langkah berani dan berkomitmen untuk membuka pintu pembaruan bagi dunia arsitektur Indonesia.
Baca juga: Ini Inspirasi Memilih Warna Cat Tembok Sesuai Dengan Rekomendasi Interior Tema Rumah
”Kami menawarkan produk cat tekstur replika granit dan batu alam sebagai alternatif dan solusi dari batu alam. Pemasangan batu alam seringkali rumit, hingga biaya dan beban bangunan yang besar. Dengan semua anggapan yang ada, kami mengedukasi dan meyakinkan market, salah satunya melalui keunggulan kualitas produk dan pelayanan yang terus dipertahankan,” jelasnya di ICE BSD Tangerang, Rabu (5/7).

Yudi menjelaskan, produk Add Stone diaplikasikan dalam empat lapisan cat yang memiliki dua varian seri AN dan AKO, untuk interior, eksterior, dan lanskap. Penggunaannya dapat diaplikasikan pada berbagai bidang dasar (media) dan bentuk, namun dengan durabilitas yang tinggi.
Baca juga: Hadapi Potensi Gelombang Panas, Aquaproof Luncurkan Inovasi Cat Penolak Panas
Menurut Yudi, produknya mulai dikenal dan digunakan di berbagai proyek seperti residensial, retail, dan komersial, seiring dengan kebutuhan tinggi setelah pandemi covid-19. Add Stone membidik pasar arsitek dan desainer. Permintaan pengaplikasian pada eksterior dan interior kini mulai meluas hingga pada furnitur dan artwork.
“Hal ini sejalan dengan tujuan kami untuk menghadirkan inovasi, kini potensi penggunaan dan pasar pun semakin meluas. Awalnya saat kami masuk pada 2018, cat tekstur, khususnya cat tekstur granit dan batu alam masih belum familiar di masyarakat Indonesia,” ungkap Yudi
Keikutsertaan Add Stone pada pameran IndoBuildTech 2023 sudah keempat kalinya.
”Di pameran ini, kami berharap agar pengunjung dapat merasakan pengalaman menggunakan produk kami secara langsung melalui narasi yang kami ciptakan untuk menyampaikan sebuah nilai,” ujar Yudi.
Yudi menambahkan, pameran ini tidak hanya sekadar difungsikan untuk mengenalkan produk. Namun juga mengajak pengunjung untuk ikut merasakan pengalaman ruang dan kebebasan bereksplorasi yang ditawarkan melalui fleksibilitas Add Stone.
Sementara itu, Principal Platform Architects (salah satu mitra Add Stone) Hendra Irwanto menyatakan, dalam pameran kali ini instalasi Add Stone merefleksikan kembali nilai berkelanjutan untuk masa kini dan masa depan. Konsep yang diusung adalah The Flow: Path to Sustainability yang merupakan hasil kolaborasi dengan beberapa mitra.
Di antaranya Platform Architects sebagai architect, Pelant Nursery sebagai landscape designer, Studio Yord sebagai branding consultant, LUME sebagai lighting designer, dan POC Technology sebagai audio visual designer.
“Konsep The Flow sendiri merupakan respon terhadap keberlanjutan yang dilatarbelakangi oleh kepedulian untuk mengurangi waste (limbah) yang dihasilkan setelah pameran, sejalan dengan value yang dipegang oleh Platform Architects dan Pelant Nursery dalam karya-karyanya,” ujar Hendra.
Kolaborasi ini bukanlah yang pertama. Bersama Platform Architects, beberapa proyek telah diselesaikan, seperti pada Titik (.) Temu Coffee Sarinah dan Titik (.) Temu Roastery.
Di samping itu, didukung oleh keistimewaan produk yang versatile, sehingga konsep The Flow mampu diwujudkan dengan menggunakan bahan reusable (dapat digunakan kembali) sebanyak mungkin, kini memiliki nilai jualnya kembali dengan tampilan layaknya batu alam asli.
Pada pameran ini, imbuh Hendra, dua warna cat Add Stone digunakan pada desain booth. Terutama area lanskap, yaitu AN-624 yang memiliki tampilan menyerupai Georgia Gray Granite, dan AN-600 yang memiliki tampilan menyerupai Nero Assoluto Granite.
“Kami mencoba berpikir bagaimana isu sustainability bisa diangkat lebih jauh dalam desain booth yang hanya berlangsung selama 5 hari. Harapannya, elemen-elemen dalam booth, setelah dipergunakan dalam pameran dapat dipergunakan kembali dan mempunyai cerita kedua setelah pameran selesai,” tandas Hendra. (Z-10)
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Percepatan serah terima ini sebagai wujud komitmen pengembang dalam menjaga kepercayaan konsumen, khususnya terkait ketepatan waktu penyelesaian hunian.
Warna langit bukan “cat” yang menempel di udara, melainkan efek fisika dari interaksi cahaya Matahari dengan atmosfer Bumi.
INDUSTRI cat dapat berperan dalam mengurangi risiko dari peningkatan suhu ekstrem. Caranya dengan mendorong masyarakat untuk memilih produk cat yang tepat guna.
Kepedulian Slank pada alam tersebut membuatnya digandeng oleh perusahaan cat di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1943, Pacific Paint untuk berkolaborasi.
Sejak 2021, Nippon Paint telah mendonasikan total 85.008 liter cat untuk pengecatan kapal nelayan.
BADAN Usaha Milik Ansor (BUMA) melakukan penandatanganan kerja sama strategis dengan perusahaan cat PT. Sigma Utama dan meluncurkan BUMA paint
PERMINTAAN terhadap cat diperkirakan turun pada 2025. Ini karena ada perlambatan ekonomi sehingga pemakaian cat turut melemah. Turunnya permintaan cat terjadi sejak tahun lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved