Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN terhadap sineas lokal terus dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui program Festival Film Bulanan.
Usai menggelar kompetisi di Pulau Jawa dan sebagian wilayah Sumatra, kini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekrfa) Sandiaga Uno, membuka kesempatan bagi sineas yang ada di Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Sumatra Selatan.
“Pendaftaran Festival Film Bulanan Lokus 6 sudah dibuka mulai tanggal 2 hingga 12 Juli mendatang. Ini saatnya kalian mengambil peluang dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekosistem perfilman Indonesia. Ayo, daftarkan karya terbaik kalian di www.festivalfilmbulanan.com,” ujar Sandiaga Uno, dalam keterangan, Rabu (5/7).
Baca juga: Dorong Film Lokal Go International, Sandiaga Kunjungi Netflix Singapura
Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan selama mengikuti program Festival Film Bulanan.
"Karya-karya sineas lokal bisa difasilitasi, disediakan akses, dan diantarkan menuju industri perfilman nasional bahkan internasional," jelasnya.
Selain itu, bisa berjejaring dengan komunitas film dan pegiat festival film lainnya, dipromosikan melalui berbagai media, baik media sosial, media nasional, media Over The Top (OTT), dan berbagai kegiatan offline.
Bagi film-film terpilih nantinya mendapat kesempatan untuk ditayangkan di bioskop sebelum Malam Penganugerahan Festival Film Bulanan 2023.
Baca juga: Gelar Sinema Keliling di Lombok, Sandiaga: Menonton Film Harus Terus Dikembangkan!
Terbuka juga peluang bagi komunitas terpilih untuk mendapatkan pendanaan produksi film dari FlipFlop TV melalui kegiatan ‘Workshop Menuju Industri Perfilman’.
“Dalam acara SIARAN ‘Sineas Tukar Pikiran’ (Minggu/2 Juli), Festival Film Bulanan mengumumkan 3 Proposal Film Terpilih dari 20 peserta yang sudah mengikuti kegiatan ‘Workshop Menuju Industri Perfilman’ Lokus 3 di Surabaya pada bulan Mei lalu," jelas Menparekraf.
Tiga Film Dapat Pendanaan
"Kami ucapkan selamat kepada proposal film berjudul ‘Ekspedisi Ekosistem Teluk Jakarta’ dari komunitas Burung Laut Indonesia, kemudian ‘Happy Holiday’ dari Paringart Cinema, dan ‘Kapan Rabi’ dari Eclipse Studios yang akan mendapatkan pendanaan, pendampingan produksi, hingga penayangan secara eksklusif di FlipFlop TV,” ucap Sandiaga.
Baca juga: Festival Film Bulanan, Sandiaga Yakin Sineas Lokal Buat Karya Bertaraf Internasional
Informasi selengkapnya mengenai kegiatan terkini Festival Film Bulanan bisa didapatkan melalui akun Instagram @festivalfilmbulanan.
“Buat sobat sineas yang ada di Lokus 6, ayo #tumbuhbersama Festival Film Bulanan! Saatnya film pendek lokal masuk industri nasional. Karena mahakarya akan selalu menemukan jalannya,” tutup Sandiaga Uno. (RO/S-4)
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
FORUM bisnis Indonesia-Tiongkok bertajuk The Indonesia-China Business Bridge: Your Gateway to Investing in Indonesia digelar di Jakarta, Rabu (21/1).
Film pertama yang lolos seleksi awal yaitu The Boy with White Skin yang disutradarai Simon Panay (Perancis) untuk film pendek live-action terbaik.
Jakarta Film Week 2025 resmi dibuka dengan film The Fox King. Festival ini menampilkan 134 film dari 25 negara.
Jakarta Film Week 2025 menggelar konferensi pers di CGV FX Sudirman, Jakarta, yang menandai pencapaian lima tahun perjalanan festival ini.
"Melalui LSSFF 2025, kami ingin melihat bagaimana generasi muda maupun para kreator film ini menceritakan Kota Semarang, baik dari Lawang Sewu maupun gang-gang kecil di Kota Lama,"
FILM horor MVP Pictures yang disutradarai Randolph Zaini, Dia Bukan Ibu (A Woman Called Mother) resmi terpilih sebagai official selection Fantastic Fest 2025.
Festival Film Wartawan tahun ini menjadi tribut mendalam bagi almarhum Wina Armada Sukardi, Presiden FFW, yang baru saja berpulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved