Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP 14 Juni selalu diperingati sebagai hari Purbakala Nasional. Pada tahun ini diperingati hari Purbakala yang ke-110.
Dalam memperingati Hari Purbakala ke-110 ini, Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Komisariat Daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Komda Jabodetabek) menggelar kannya dengan mengusung tema ‘Perjalanan Warisan Cagar Budaya Indonesia’.
Meskipun terdapat berbagai dinamika dan perubahan seiring perkembangan zaman, bidang kepurbakalaan Indonesia tetaplah sama, yaitu mengurus berbagai materi budaya peninggalan masa lampau yang membangun jati diri bangsa Indonesia.
Baca juga: Arkeolog Temukan 570 Makam Kuno di Henan, Tiongkok
Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid juga turut hadir dalam acara peringatan hari purbakala tersebut.
“Hari Purbakala 110, adalah kegiatan yang penting untuk bisa tukar pikiran dan update selama setahun," katanya dalam pertemuan tersebut.
Baca juga: Para Arkeolog Berupaya Merekonstruksi Sebuah Jalan di Era Kekaisaran Romawi
Hilmar lebih lanjut, berharap agar kalangan muda juga terlibat dalam cagar budaya.
“Harapan kita, semoga kalangan muda ini semakin banyak yang terlibat dan bisa saya sampaikan yah bahwa ada organisasi, komunitas yang memberi perhatian lebih kepada cagar budaya dan warisan kita," ungkapnya.
Hilmar juga menambahkan bahwa saat ini tim ahli cagar budaya, belum sepenuhnya ada di setiap daerah karena keterbatasan sumber daya.
"Ahli cagar budaya ditingkat nasional dan daerah memang sejauh ini belum semua daerah memiliki tim ahli cagar budaya, dan terjadi karena keterbatasan sumber daya," tuturnya.
Meskipun begitu, Hilmar mengungkapkan bahwa kementerian selalu mendorong dan bahkan membiayai tim cagar budaya.
"Hal ini karena Undang-undang tim cagar budaya inilah yang memberikan rekomendasi, penilaian bangunan bisa dijadikan cagar budaya," ucapnya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa, cagar budaya ini sangatlah esensial sehingga perlu untuk terus berusaha.
"Jadi saya sangat sangat senang melihat energi yang sedang tumbuh di masyarakat. Harapan nya yah semoga kita bisa kolaborasi dan tahun ini akan ada pertemuan Nasional bukan hanya para ahli dan profesi. Tetapi juga komunitas-komunitas Indonesia," pungkasnya.
Dirinya juga berharap di bulan oktober nanti bisa melakukan perkumpulan arkeologi bersama dengan komunitas lainnya. (Z-10)
Penelitian terbaru mengungkap Neanderthal dan pemburu Mesolitikum mengubah ekosistem Eropa melalui api dan perburuan megafauna jauh sebelum era pertanian dimulai.
Arkeolog berhasil mengangkat blok granit raksasa seberat 77 ton dari dasar laut Alexandria. Temuan pintu masuk utama ini mengungkap rahasia konstruksi salah satu Tujuh Keajaiban Dunia Kuno.
Arkeolog temukan lubang berisi 10 jenazah era Viking di Cambridge. Salah satunya kerangka pria raksasa yang pernah menjalani operasi otak kuno.
Penemuan arkeologi terbaru mengungkap produksi minyak zaitun di Italia dimulai seribu tahun lebih awal dari era Romawi. Bukti ditemukan melalui residu keramik dan polen purba.
Arkeolog temukan bukti teknologi canggih manusia purba di situs Xigou, Tiongkok. Penemuan alat batu berkomposit ini meruntuhkan anggapan lama tentang evolusi di Asia Timur.
Peneliti berhasil mengidentifikasi kuburan massal korban Plak Justinian di Jerash. Bukti DNA mengungkap bagaimana pandemi melumpuhkan kota kuno 1.500 tahun lalu.
Memasuki musim hujan lokasi ditemukannya fosil gajah purba di Patiayam itu rawan tergenang air yang bisa merusak fosil bersejarah itu.
PELESTARIAN dan pemanfaatan situs purbakala harus terus dilakukan. Salah satunya untuk mendukung upaya mewujudkan ketersediaan sarana pendidikan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemanfaatan situs arkeologi harus benar-benar mengacu pada kelestarian situs tersebut. Jangan kemudian ada kegiatan di luar kemanfaatan dibiarkan.
cagar budaya harus sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah, maka berlaku hukum pidana bagi siapa pun yang berusaha mengubah atau menggantinya
Iwan berharap turnya di 25 kota ini dapat membawa pesan dan inspirasi perdamaian. Hal itu mengingat perang di berbagai belahan dunia semakin mengkhawatirkan.
Perhatian serius harus kita berikan pada kawasan situs purbakala yang kita miliki, seperti situs Patiayam di Kudus, Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved