Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGONSUMSI buah sangat penting bagi kesehatan sebab buah mengandung berbagai vitamin, mineral, serta enzim yang baik untuk tubuh. Agar manfaat buah dapat dirasakan secara maksimal, ada aturan tertentu saat mengonsumsinya. Simak informasinya berikut ini.
Pembimbing nutrisi bersertifikat Tanisha Bawa mengatakan, memakan buah dengan cara yang benar akan memaksimalkan asupan nutrisi kepada tubuh. Ia menyarankan untuk memperbanyak konsumsi buah-buahan lokal dibanding impor karena minim risiko terpapar bahan kimia.
"Buah-buahan impor dipetik jauh sebelum matang sehingga mengurangi nilai gizinya. Kemudian ketika tiba di pasar, buah-buahan itu disemprot dengan bahan kimia agar cepat matang. Jadi, cara terbaik untuk menghindarinya adalah konsumsilah buah-buahan lokal," kata, sebagaimana disiarkan Hindustan Times, Minggu (30/4).
Baca juga : Daftar 7 Buah Penurun Kolesterol Paling Ampuh
Di samping itu, berikut ini adalah cara lain untuk mengonsumsi buah agar manfaatnya bisa dirasakan maksimal menurut Tanisha Bawa.
Alih-alih membuat jus, lebih baik Anda mengonsumsi buah utuh. Sebab, membuat jus buah akan mengurangi serat, vitamin, mineral, dan enzim dalam buah.
Baca juga : Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan, Kaya Nutrisi
Jus juga akan membuat lonjakan kadar gula darah. Selain itu, dapat meningkatkan kadar asam urat yang dapat menyebabkan banyak komplikasi kesehatan di kemudian hari.
Jika buah dikonsumsi tepat setelah makan, maka buah akan membusuk lebih cepat, bersama dengan makanan yang sudah Anda makan sebelumnya. Akibatnya, buah yang dikonsumsi itu akan kehilangan sebagian besar manfaatnya.
Sebagai sumber lemak, kacang-kacangan akan membantu menyeimbangkan kenaikan gula darah dari buah-buahan. Oleh sebab itu, mengonsumsi kacang terlebih dahulu sebelum makan buah merupakan hal bijak untuk dilakukan. (Ant/Z-4)
Buah umumnya memiliki rasa manis, asam, atau segar, serta kaya akan vitamin, mineral, serat, dan air yang penting bagi kesehatan tubuh.
Buah memiliki rasa manis, asam, atau segar, serta kaya akan air, vitamin, mineral, serat, dan zat gizi lain yang penting bagi kesehatan tubuh.
Penyakit hati merupakan masalah yang terus berkembang, dan kondisi ini dapat disembuhkan dengan pendekatan yang tepat.
Memperingati World Health Day 2025 Harris Puri Mansion mengadakan kegiatan sosial dengan membagikan buah-buahan segar kepada ibu hamil di Posyandu Dahlia 1.
PROGRAM Agroforestri di Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim) pada lahan seluas 1.000 ha diimplementasikan sebagai strategi optimalisasi lahan tidur dan pencegahan kerusakan lingkungan.
Buah-buahan kaya vitamin C, misalnya stroberi dan jeruk ternyata dapat mencegah dan mengatasi kurang darah atau anemia.
Musim kemarau basah pada 2025 menjadi penghambat serius bagi siklus hidup pohon rambutan yang membutuhkan perlakuan alam tertentu untuk berbunga.
Makanan beku kerap dinilai buruk untuk kesehatan. Padahal, ahli gizi menyebut beberapa jenis makanan beku tetap kaya nutrisi dan justru baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Beberapa buah yang dianggap "sehat" dan "baik untuk jantung" bisa memicu peradangan, memperburuk aliran darah, serta memperlemah kekuatan kaki dengan cara yang tidak terlihat.
Setiap bagian anggur, mulai dari kulit, daging, hingga bijinya, mengandung komponen aktif yang berperan besar dalam mencegah berbagai penyakit kronis.
Kacang merah mengandung serat pangan tingkat tinggi, pati resisten dan protein, tetapi kadar lipid dan gula yang rendah.
Walaupun buah kaya vitamin, mineral, serat, dan air, tubuh tetap membutuhkan protein, lemak, dan karbohidrat kompleks untuk fungsi optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved