Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
KANKER merupakan salah satu penyakit yang menjadi fokus dalam program transformasi kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Berbagai upaya dilakukan dalam rangka pengendalian penyakit kanker, antara lain memfasilitasi akses masyarakat terhadap obat yang aman, bermutu, dan terjangkau.
Inovasi terbaru dilakukan melalui fasilitasi akses masyarakat terhadap obat kanker secara digital lewat aplikasi Satusehat Mobile versi terbaru (5.4.4). Melalui fitur Wiki Obat, masyarakat lebih mudah untuk mengakses informasi obat kanker, mulai dari deskripsi, indikasi umum, komposisi, peringatan, serta efek samping obat yang beredar di Indonesia.
“Kita siapkan data dan informasi obat kanker secara transparan, sampai ke informasi harga obat, memudahkan akses masyarakat terhadap obat yang dibutuhkan,” jelas Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Rizka Andalucia, Jumat (21/4).
Pengguna juga dapat mengakses informasi ketersediaan obat kanker dengan harganya di rumah sakit. Informasi obat dalam fitur Wiki Obat Kanker itu menggunakan standar data Kamus Farmasi dan Alat-alat Kesehatan (KFA), serta informasi harga yang berasal dari rumah sakit terkait.
Baca juga: Lima Fakta Kanker Kolorektal atau Kanker Usus Besar yang Perlu Diketahui
Saat ini, masyarakat sudah dapat mengakses informasi 152 jenis obat kanker beserta harganya melalui Satu sehat Mobile. Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga semua jenis obat kanker menjadi lengkap dan tersedia informasinya di Satusehat Mobile.
Fitur Wiki Obat Kanker telah disosialisasikan pada 12 April kemarin kepada rumah sakit yang melayani pasien kanker dan yayasan-yayasan yang bergerak di bidang kanker. Rizka mengatakan dengan tersedianya fitur Wiki Obat Kanker di dalam Satusehat Mobile, masyarakat semakin dimudahkan dalam mengakses informasi ketersediaan obat kanker dan harganya secara transparan.
"Dengan demikian masyarakat dapat memperoleh obat dengan lebih cepat dan pelayanan kesehatan bagi penderita kanker dapat berjalan dengan lebih baik," ujar Rizka.
Baca juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksinasi HPV Sejak Dini
Perwakilan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Ira Soelistyo mengungkapkan fitur Wiki Obat Kanker merupakan sesuatu yang positif. Masyarakat bisa lebih tahu informasi obat melalui aplikasi SatuSehat.
Melalui fitur tersebut juga pengguna langsung bisa mengetahui di mana ketersediaan obat-obat, terutama obat-obat kanker yang dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat juga bisa saling melengkapi, saling mengontrol ketersediaan dan obat yang beredar.
"Mudah-mudahan ini menjadi lebih baik, khususnya pelayanan pengobatan kanker pada anak. Salut banget dengan terobosan yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan, di mana informasi langsung bisa diperoleh oleh pengguna," ucapnya.
Ira melanjutkan, pihaknya sebagai wakil dari anak-anak penderita kanker merasa sangat dimudahkan di dalam mencari informasi tentang keberadaan obat. Hal itu menjadi quantum leap terutama dari apa yang dilakukan Kementerian Kesehatan.
"Salut dan terima kasih kepada terutama Bapak Menteri Kesehatan, Bapak Budi Gunadi, dan juga tentu seluruh jajaran. Aplikasi yang sangat inovatif,” ungkap Ira. (Z-6)
Yang akan dimintai keterangan dan klarifikasi yaitu Kementerian Komunikasi dan digital (Komdigi), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta pihak pengelola PeduliLindungi.
Banyaknya data diri dari warga yang terhimpun dalam situs tersebut, potensial disalahgunakan oleh hacker judol untuk keperluan pragmatis yang dapat merugikan
Kementerian Komunikasi dan Digital kemudian memblokir PeduliLindungi.id pada 21 Mei 2025.
Situs PeduliLindungi telah Diblokir Kemenkomdigi karena Disusupi Konten Judi
Aji mengatakan web tersebut kini dikelola pihak Telkom, sedangkan yang dikelola Kemenkes, yakni SatuSehat, dapat diakses di satusehat.kemkes.go.id
PeduliLindungi.id telah mengalami penyusupan (defacement) dan menampilkan konten yang mengarah ke situs judi online.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Hingga saat ini, para peneliti masih mendalami penyebab pasti munculnya kanker paru pada nonperokok.
Peneliti University of Waterloo merekayasa bakteri Clostridium sporogenes untuk mengonsumsi tumor. Gunakan sistem "sirkuit DNA" agar aman bagi tubuh.
Di Indonesia usia kanker paru 10 tahun lebih muda dibandingkan di luar negeri. Angkanya juga meningkat terutama pada perempuan yang tidak merokok dan usia muda
Kondisi tubuh yang kuat sangat diperlukan agar anak mampu menghadapi berbagai efek samping akibat kemoterapi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved