Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMENUHI kebututan tubuh dengan mengonsumsi air mineral yang mencukupi serta mengurangi minuman yang mengandung kafein, teh, minuman kemasan, dan soda akan membantu pencegahan infeksi saluran kemih. Hal itu diungkapkan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Harrina E Rahardjo.
"Minum dengan jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak juga berlebihan dengan jenis minuman yang tepat bisa mencegah infeksi saluran kemih," ungkap Harrina dalam sebuah pernyataan, dikutip Kamis (13/4).
Dokter Spesialis Urologi itu kemudian mengatakan menahan buang air kecil dapat menyebabkan risiko infeksi saluran kemih, nyeri pada kandung kemih, batu saluran kemih, dan penurunan fungsi ginjal, yang akan berujung pada berbagai penyakit hingga komplikasi masalah kesehatan pada perempuan.
Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Gangguan Saluran Kemih Turunkan Kualitas Hidup
Meski tidak mengancam jiwa, infeksi saluran kemih sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang mulai dari pekerjaan, sosial, seksual, hingga kualitas tidur.
"Sebanyak 30% perempuan pernah mengalami setidaknya sekali infeksi saluran kemih. Secara global, kasus infeksi saluran kemih hampit sebanyak 150 juta per tahun," kata Harrina.
Selain minuman, dokter yang pernah meraih penghargaan di ajang European Association of Urology Annual Meeting di Barcelona itu juga mengingatkan untuk menghidari makanan yang terlalu pedas dan asam karena akan memicu beser.
Baca juga: Waspadai Gejala Kesulitan Berkemih Pada Perempuan
"Hindari sering menahan kencing, menjaga kebersihan saluran kemih, dan segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala infeksi," tegas Harrina.
Gejala-gejala yang dialami penderita infeksi saluran kemih adalah sering buang air kecil pada siang dan/atau malam, sulit menahan buang air kecil, mengompol, sulit buang air kecil, aliran kencing terputus-putus, serta buang air kecil yang tidak tuntas.
Penyebab infeksi saluran kemih antara lain adalah proses penuaan, genetik, menopause, stres psikologis, peradangan saluran cerna, kondisi mikrobiota dalam saluran kemih, serta sumbatan saluran kemih bagian bawah seperti prolaps organ panggul pada perempuan.
Selain itu, kelainan saraf seperti stroke, penyakit Parkinson, dan kelainan tulang belakang juga bisa menjadi pemicu infeksi saluran kemih. (Ant/Z-1)
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Sering menahan buang air kecil? Waspadai risiko infeksi saluran kemih, batu ginjal, hingga kerusakan kandung kemih permanen. Baca selengkapnya di sini.
Infeksi saluran kemih atau ISK sering kali dikaitkan dengan wanita karena anatomi tubuh yang membuat mereka lebih mudah terinfeksi.
Biasanya, ISK ini jarang terjadi pada pria muda, tetapi risikonya meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada pria yang berusia 40-an hingga 50-an.
INFEKSI saluran kemih (ISK) merupakan masalah kesehatan ketika organ sistem kemih mengalami infeksi, di antaranya ginjal, ureter, uretra, dan kandung kemih.
Banyak orang yang percaya bahwa menahan buang air kecil tidak berisiko bagi kesehatan. Namun, jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, bisa berdampak negatif pada kesehatan tubuh.
Menjaga keseimbangan pH tubuh, khususnya pH urine, adalah langkah penting untuk mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK). Secara normal, pH urine berkisar antara 4,5 hingga 8.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved