Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
INFEKSI Saluran Kemih (ISK) pada anak-anak dapat menjadi masalah kesehatan serius jika tidak ditangani dengan baik. Dua faktor yang sering kali diabaikan, yaitu jarangnya anak minum air putih dan tidak rutinnya penggantian popok, dapat secara signifikan meningkatkan risiko ISK pada bayi dan balita.
Berikut adalah penjelasan tentang bagaimana kebiasaan ini dapat memengaruhi kesehatan anak serta langkah-langkah pencegahannya.
Baca juga : Ini Ciri Anak Menderita Infeksi Saluran Kemih
Air putih memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan sistem kemih. Kekurangan asupan cairan dapat menyebabkan urin menjadi lebih pekat, yang dapat mengiritasi saluran kemih dan meningkatkan risiko infeksi.
Ketika anak tidak cukup minum air, urin yang tertahan dalam kandung kemih menjadi lebih konsentrasi dan kurang terlarut, sehingga memudahkan bakteri untuk berkembang biak.
Selain itu, kurangnya asupan air juga dapat menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil, yang berarti bakteri yang mungkin ada di saluran kemih tidak dikeluarkan dengan efektif. Ini menciptakan kondisi yang ideal bagi bakteri untuk berkembang dan menyebabkan infeksi.
Baca juga : Cegah Ruam Popok agar si Kecil Bebas Bergerak
Popok yang tidak diganti secara rutin dapat menjadi sumber utama infeksi pada bayi. Popok yang basah dan kotor menciptakan lingkungan yang lembab dan hangat, kondisi yang sangat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.
Selain itu, kontak berkepanjangan dengan urin dan tinja dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi, yang dapat membuka jalan bagi bakteri untuk memasuki saluran kemih.
Infeksi saluran kemih pada bayi seringkali sulit dikenali karena gejala awalnya bisa sangat ringan atau mirip dengan gejala lain. Namun, jika tidak ditangani dengan baik, infeksi ini bisa menyebar dan menyebabkan komplikasi yang lebih serius.
Baca juga : Keseimbangan Bakteri Sehatkan Saluran Cerna Anak
Gejala ISK pada anak dapat bervariasi tergantung pada usia dan tingkat keparahan infeksi. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi:
Untuk mencegah ISK pada anak, berikut adalah beberapa langkah penting yang dapat diambil:
Pastikan Asupan Air Cukup: Anak-anak, terutama bayi dan balita, perlu mendapatkan cukup cairan setiap hari. Selalu tawarkan air putih secara rutin, terutama setelah aktivitas fisik atau saat cuaca panas.
Baca juga : Popok yang Tepat Dukung Perkembangan Motorik Bayi
Ganti Popok Secara Rutin: Gantilah popok bayi secara teratur, minimal setiap 2-3 jam atau segera setelah popok basah atau kotor. Ini akan membantu menjaga area genital tetap bersih dan kering.
Cuci Tangan dengan Benar: Selalu cuci tangan sebelum dan setelah mengganti popok untuk menghindari transfer bakteri ke area genital.
Pilih Popok yang Tepat: Gunakan popok yang memiliki kemampuan menyerap yang baik dan memungkinkan sirkulasi udara yang cukup. Ini dapat membantu mengurangi risiko iritasi dan infeksi.
Konsultasi dengan Dokter: Jika Anda mencurigai adanya infeksi saluran kemih pada anak, segera konsultasikan dengan dokter. Diagnosis dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Dengan memperhatikan asupan cairan dan kebiasaan penggantian popok, risiko Infeksi Saluran Kemih pada anak dapat diminimalkan.
Menjaga kebersihan dan kesehatan anak secara rutin adalah langkah kunci dalam memastikan mereka tetap sehat dan terhindar dari infeksi yang tidak diinginkan.
Infeksi saluran kemih atau ISK sering kali dikaitkan dengan wanita karena anatomi tubuh yang membuat mereka lebih mudah terinfeksi.
Biasanya, ISK ini jarang terjadi pada pria muda, tetapi risikonya meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada pria yang berusia 40-an hingga 50-an.
INFEKSI saluran kemih (ISK) merupakan masalah kesehatan ketika organ sistem kemih mengalami infeksi, di antaranya ginjal, ureter, uretra, dan kandung kemih.
Banyak orang yang percaya bahwa menahan buang air kecil tidak berisiko bagi kesehatan. Namun, jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, bisa berdampak negatif pada kesehatan tubuh.
Menjaga keseimbangan pH tubuh, khususnya pH urine, adalah langkah penting untuk mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK). Secara normal, pH urine berkisar antara 4,5 hingga 8.
Menahan buang air kecil dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih atau ISK yang disebabkan oleh bakteri yang memasuki saluran kemih.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Bidan menjadi garda terdepan yang memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi dan balita.
Banyak yang mengira masa remaja adalah fase pertumbuhan tercepat manusia. Ternyata, bayi tumbuh jauh lebih pesat.
Karakteristik rambut seseorang, baik pada bayi maupun orang dewasa, ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang jauh lebih kompleks daripada sekadar dicukur.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta menegaskan bahwa mencukur rambut bayi tidak berkaitan dengan pertumbuhan rambut yang lebih lebat.
Pemberian ASI dan susu formula mungkin hal yang kelihatannya sepele. Namun kita harus menjamin kebutuhan ibu yang memiliki bayi dalam situasi bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved