Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA Ramadan tidak diperbolehkan makan, minum, dan berhubungan seks di siang hari. Lalu muncul pertanyaan, apakah mendengarkan musik selama Ramadan juga dilarang?
Menurut imam Alghazali, mendengarkan musik sama seperti mendengarkan suara benda mati atau suara hewan. Adakalanya suara tersebut mengandung pesan kebaikan, maka halal dan boleh mendengarkan. Sebaliknya, jika suara tersebut mengandung pesan yang tidak baik, maka mendengarkannya dilarang. Tetapi larangan tersebut bukan karena alat musiknya, tetapi karena kandungan pesan yang tidak baik tersebut.
Melansir dari portalMadura.com, Imam Bukhari dalam kitab Shahih Albukhari, mencantumkan sebuah hadis yang menunjukan kebolehan bermain musik atau nyanyian. Pasalnya Nabi SAW pernah meminta Sayidah Aisyah untuk menghadirkan seorang penyanyi dalam sebuah pernikahan orang Anshar. Di Madinah, kaum Anshar terbiasa mendengarkan nyanyian dan mereka senang ketika mendengarkan nyanyian. Hadis dimaksud berasal dari Sayydah Aisyah.
Baca juga: 7 Fakta Lagu Rahmatun Lil'Alameen Milik Maher Zain yang Viral
“Sayidah Aisyah pernah menikahkan seorang perempuan dengan pemuda dari kalangan Anshar. Kemudian Nabi SAW. berkata kepada Sayidah Aisyah, ‘Wahai Aisyah! Adakah bersama kalian nyanyian karena kalangan Anshar kagum dengan nyanyian.”
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bermain dan mendengarkan musik hukumnya boleh apabila tidak disertai dengan perbuatan maksiat, seperti pesta minuman keras dan lain sebagainya. Tidak ada larangan khusus dari Al-quran maupun dari Nabi SAW mengenai mendengarkan musik di bulan Ramadan atau dalam keseharian. Sehingga dengan demikian, mendengarkan musik di bulan Ramadan tidak membatalkan puasa atau mengurangi kesempurnaan puasa.
Baca juga: Ini Lima Tips Menyimpan Makanan Agar Awet Saat Ditinggal Mudik
Lantas seperti apa manfaatnya mendengarkan musik religi selama bulan puasa, yuk disimak!
1. Membantu mengurangi fokus lapar, dahaga, dan letihnya berpuasa di siang hari. Mendengarkan lagu akan lebih menghibur dan menghilangkan fokus konsentrasi tantangan orang berpuasa.
2. Mendapatkan nilai-nilai kebaikan melalui lirik sebuah lagu. Jika Al Qur'an dapat menyentuh hati dan ruhiyah, maka lirik lagu dapat membangunkan rasional berpikir seseorang, yakni rasionalitas untuk melakukan kebaikan. Di dalam lirik-lirik lagu islami biasanya akan terkandung nilai alasan mengapa harus melakukan kebaikan tertentu, ini merupakan bentuk pesan yang bisa menggugah jiwa dan hati orang untuk berubah.
3. Membangunkan orang yang sedang mengantuk untuk bangun sahur. Selain musik islami, biasanya juga dengan murottal Al Quran atau tausiyah. Bunyi musik yang kuat biasanya akan lebih bisa membangunkan mereka yang tidur lebih nyenyak.
4. Mengalihkan kebiasaan mendengarkan lagu-lagu dengan lirik yang tidak bermanfaat menjadi lagu-lagu yang penuh kebaikan. Sebab pada saat berpuasa, semua panca indra kita juga diharapkan berpuasa dan menjaga segala bentuk maksiat yang muncul.
Nah demikian penjelasan terkait dengab pertanyaan yang kerap kali ditanyakan tentang boleh tidaknya mendengar musik saat bulan ramadhan. Semoga bermanfaat yah, jangan luoa siapkan list lagu favorit mu. (Z-3)
Marcell Siahaan merilis lagu religi “Menuju Cahaya” yang terinspirasi konsep Tazkiyatun Nafs dan ayat-ayat Al-Quran.
Pemenang AMI Awards 2023 Amora Lemos menyambut Ramadan 1447 H dengan merilis proyek religi “Medley Sholawat” dan tampil anggun saat salat tarawih perdana di Jakarta.
Single Rejeki Jalur Langit merupakan hasil kolaborasi Bonzor bersama Ustaz Derry Sulaiman dan Dodi Kangen Band.
Terinspirasi dari pengalaman pribadi dan refleksi diri, lagu religi dari Maulana Ardiansyah itu hadir sebagai pengingat bagi siapa saja yang terkadang lalai dalam menunaikan salat.
Lagu terbaru Vagetoz yang berjudul Manusia Berhati Mulia berisi pujian terhadap Rasulullah SAW.
Lagu ini mengisahkan kesadaran seseorang akan kelemahan imannya dan penyesalan atas dosa-dosa yang telah diperbuat, serta permohonan ampun kepada Tuhan.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Bank Indonesia untuk hadir di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Majelis Ulama Indonesia menyampaikan duka atas korban konflik Timur Tengah dan menyerukan penghentian aksi militer selama Ramadan, serta mendorong diplomasi damai melalui PBB.
Karena itu, sebuah cafe dan resto bernama Cak Kaji di Provinsi Jawa Timur menyediakan penganan dan nasi bukan puasa gratis,
Menariknya, masjid kuno atau yang akrab disebut Masjid Tuha (Masjid Tua) selalu diramaikan anak muda setempat dan sekitarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved