Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA Ramadan tidak diperbolehkan makan, minum, dan berhubungan seks di siang hari. Lalu muncul pertanyaan, apakah mendengarkan musik selama Ramadan juga dilarang?
Menurut imam Alghazali, mendengarkan musik sama seperti mendengarkan suara benda mati atau suara hewan. Adakalanya suara tersebut mengandung pesan kebaikan, maka halal dan boleh mendengarkan. Sebaliknya, jika suara tersebut mengandung pesan yang tidak baik, maka mendengarkannya dilarang. Tetapi larangan tersebut bukan karena alat musiknya, tetapi karena kandungan pesan yang tidak baik tersebut.
Melansir dari portalMadura.com, Imam Bukhari dalam kitab Shahih Albukhari, mencantumkan sebuah hadis yang menunjukan kebolehan bermain musik atau nyanyian. Pasalnya Nabi SAW pernah meminta Sayidah Aisyah untuk menghadirkan seorang penyanyi dalam sebuah pernikahan orang Anshar. Di Madinah, kaum Anshar terbiasa mendengarkan nyanyian dan mereka senang ketika mendengarkan nyanyian. Hadis dimaksud berasal dari Sayydah Aisyah.
Baca juga: 7 Fakta Lagu Rahmatun Lil'Alameen Milik Maher Zain yang Viral
“Sayidah Aisyah pernah menikahkan seorang perempuan dengan pemuda dari kalangan Anshar. Kemudian Nabi SAW. berkata kepada Sayidah Aisyah, ‘Wahai Aisyah! Adakah bersama kalian nyanyian karena kalangan Anshar kagum dengan nyanyian.”
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bermain dan mendengarkan musik hukumnya boleh apabila tidak disertai dengan perbuatan maksiat, seperti pesta minuman keras dan lain sebagainya. Tidak ada larangan khusus dari Al-quran maupun dari Nabi SAW mengenai mendengarkan musik di bulan Ramadan atau dalam keseharian. Sehingga dengan demikian, mendengarkan musik di bulan Ramadan tidak membatalkan puasa atau mengurangi kesempurnaan puasa.
Baca juga: Ini Lima Tips Menyimpan Makanan Agar Awet Saat Ditinggal Mudik
Lantas seperti apa manfaatnya mendengarkan musik religi selama bulan puasa, yuk disimak!
1. Membantu mengurangi fokus lapar, dahaga, dan letihnya berpuasa di siang hari. Mendengarkan lagu akan lebih menghibur dan menghilangkan fokus konsentrasi tantangan orang berpuasa.
2. Mendapatkan nilai-nilai kebaikan melalui lirik sebuah lagu. Jika Al Qur'an dapat menyentuh hati dan ruhiyah, maka lirik lagu dapat membangunkan rasional berpikir seseorang, yakni rasionalitas untuk melakukan kebaikan. Di dalam lirik-lirik lagu islami biasanya akan terkandung nilai alasan mengapa harus melakukan kebaikan tertentu, ini merupakan bentuk pesan yang bisa menggugah jiwa dan hati orang untuk berubah.
3. Membangunkan orang yang sedang mengantuk untuk bangun sahur. Selain musik islami, biasanya juga dengan murottal Al Quran atau tausiyah. Bunyi musik yang kuat biasanya akan lebih bisa membangunkan mereka yang tidur lebih nyenyak.
4. Mengalihkan kebiasaan mendengarkan lagu-lagu dengan lirik yang tidak bermanfaat menjadi lagu-lagu yang penuh kebaikan. Sebab pada saat berpuasa, semua panca indra kita juga diharapkan berpuasa dan menjaga segala bentuk maksiat yang muncul.
Nah demikian penjelasan terkait dengab pertanyaan yang kerap kali ditanyakan tentang boleh tidaknya mendengar musik saat bulan ramadhan. Semoga bermanfaat yah, jangan luoa siapkan list lagu favorit mu. (Z-3)
Single Rejeki Jalur Langit merupakan hasil kolaborasi Bonzor bersama Ustaz Derry Sulaiman dan Dodi Kangen Band.
Terinspirasi dari pengalaman pribadi dan refleksi diri, lagu religi dari Maulana Ardiansyah itu hadir sebagai pengingat bagi siapa saja yang terkadang lalai dalam menunaikan salat.
Lagu terbaru Vagetoz yang berjudul Manusia Berhati Mulia berisi pujian terhadap Rasulullah SAW.
Lagu ini mengisahkan kesadaran seseorang akan kelemahan imannya dan penyesalan atas dosa-dosa yang telah diperbuat, serta permohonan ampun kepada Tuhan.
Untuk single kedua Pesona, Yossie akan berkolaborasi dengan Isabella Fawzi, putri Ikang Fawzi dan Marissa Haque.
Lewat lagu ini, Kunto Aji ingin mengajak para pendengar khususnya umat muslim untuk menjalani hidup yang bermanfaat bagi orang lain.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
dalam realitasnya, tidak sedikit Muslim yang belum sempat melunasi utang puasa Ramadan dengan puasa qadha Ramadan hingga hilal bulan suci berikutnya kembali tampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved