Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
LATIHAN aerobik dan latihan beban bisa membantu seseorang menjaga kebugaran tubuh saat musim mudik Lebaran. Latihan aerobik merupakan olahraga berintensitas ringan dengan gerakan yang berulang-ulang dalam waktu relatif lebih panjang.
"Kalau kamu tidak ada waktu khusus untuk berolahraga untuk tujuan sehat ini berarti kamu harus menyisipkan bentuk-bentuk latihan tadi dalam kehidupan sehari-hari," kata Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Michael Triangto, Sp.KO yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), Jumat (7/4).
Salah satu contoh latihan aerobik yang mudah dilakukan ialah berjalan kaki di sekitar lingkungan rumah selepas subuh. Jenis latihan aerobik akan melatih sistem kardiorespirasi. Dengan demikian seseorang tidak akan mudah mengantuk. "Kalau dia menjalankan itu (berjalan kaki selepas subuh), tidak terlalu lelah, tetap bisa berpuasa dan siang hari tetap segar," kata Michael.
Baca juga : ASDP Catat Penumpang Arus Balik dari Sumatera Capai 803.799 Orang
Di samping latihan aerobik, calon pemudik juga harus menyertakan latihan beban atau latihan otot. "Di antara kombinasi dua jenis latihan itu, kata Michael, latihan aerobik harus lebih banyak porsinya daripada latihan beban.
Saat latihan beban, tidak berarti seseorang harus mengangkat beban yang besar. Michael mencontohkan aktivitas sederhana seperti mengangkat atau menggendong anak atau cucu juga sebetulnya dapat dijadikan sebagai latihan otot. "Kombinasi dua ini (latihan aerobik dan latihan otot), itu paling tidak persyaratan minimal untuk memulai perencanaan mudik lebaran," kata Michael.
Selain mempersiapkan kebugaran tubuh dengan berolahraga, Michael mengingatkan agar calon pemudik memastikan kondisi kesehatan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mudik. Soalnya, kata dia, orang yang tidak sehat tidak dianjurkan untuk melakukan perjalanan jauh.
Baca juga : Mudik Lancar, Waspadai Potensi Gangguan saat Idul Fitri
Sebagai contoh, seseorang yang sedang mengalami diare akan membutuhkan area istirahat setiap jarak tempuh beberapa kilometer. Kondisi itu akan merepotkan jika pemudik melewati jalur yang minim tersedia tempat istirahat.
Oleh sebab itu, calon pemudik yang sakit juga harus mempertimbangkan kemungkinan yang akan terjadi termasuk jenis transportasi yang akan digunakan. "Di sinilah kita melihat bahwa kesiapan dari kesehatan itu penting. Itu tidak bisa hanya disiapkan dalam waktu satu-dua hari. Dengan demikian harus jujur. Kalau sakit, kita bilang sakit," kata Michael. (Ant/Z-2)
Baca juga : Tips Persiapan Fisik saat Melakukan Perjalanan Panjang
BNPB memprediksi cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang selama mudik Lebaran.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan dimulai pada 24 Maret 2026.
AKTIVITAS perlintasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Nusa Tenggara Timur, mengalami lonjakan signifikan pada H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah.
Memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan menjadi kunci utama agar perjalanan mudik berlangsung tenang dan nyaman.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi mengatakan usaha yang telah dilakukan bersama stakeholder pada Operasi Ketupat 2023 mendapatkan banyak apresiasi.
ASPEK ekonomi, sosial, keamanan dan budaya, menjadi empat fokus Anggota DPR Fraksi Gerindra, Kamrussamad dalam mengevaluasi pelaksanaan mudik lebaran 2023
Indikator Politik Indonesia merilis survei terkait penyelenggaraan mudik Lebaran pada tahun ini. Hasilnya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik tahun ini meningkat
PT. KAI ke depan harus lebih aktif dalam melakukan penjualan tiket yang lebih mengedepankan unique selling point dalam promosi penjualannya.
Ia menyatakan jumlah penumpang sebanyak 803.799 tersebut sudah 87% dari total yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera selama periode mudik
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat tingkat okupansi (penghunian kamar) hotel yang tinggi di sejumlah daerah, terutama saat libur lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved