Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), anak usaha dari PT Delta Dunia Makmur Tbk (Delta Dunia) yang berfokus pada aspek sosial berkomitmen mempromosikan pendidikan, pelatihan vokasional, pengelolaan limbah, dan daur ulang.
Pada Kamis (30/3), BIRU menandatangani kerja sama dengan Torajamelo, lini bisnis penyedia berbagai kebutuhan gaya hidup.
Torjamelo juga merupakan pemenang sertifikasi B Corp yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan mendukung pemberdayaan masyarakat adat, khususnya perempuan, sekaligus penggagas Ahana.
Baca juga: Perempuan Miliki Peran Penting dalam Pembangunan Kesehatan
Melalui kerja sama ini, BIRU melakukan investasi berdampak positif dengan berkomitmen untuk memberikan dana dalam bentuk utang yang dapat dikonversi menjadi saham (convertible debt) senilai Rp7,5 miliar.
Investasi ini akan dimanfaatkan untuk ekspansi bisnis, meningkatkan dampak sosial dan biaya operasional Ahana.
Baca juga: 2022 Jadi Tahun Terbaik Kinerja PT. Delta Dunia Makmur Tbk
Ahana berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti 'cahaya yang tidak pernah padam'. Ahana merupakan platform penyedia merek lokal yang dikurasi dengan mengedepankan keberlanjutan lingkungan oleh Torajamelo.
Hadirkan Cideramata Lokal
Dalam perjalanannya Torajamelo telah melakukan kerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk menghadirkan cinderamata lokal berkualitas yang mengedepankan dampak positif bagi lingkungan.
Ahana juga berencana meluncurkan re:mello yang merupakan inisiatif untuk membantu perusahaan dalam memajukan agenda sirkular
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Delta Dunia Makmur Tbk, Ronald Sutardja mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap kerja sama antara BIRU dan Torajamelo.
“Komitmen terhadap prinsip ESG telah menjadi bagian tidak terpisahkan sejak perusahaan berdiri dan komitmen ini juga kami pastikan dijalankan di seluruh anak usaha kami, terutama BIRU, yang berfokus pada bidang lingkungan dan kewirausahaan sosial," paparnya.
Dukungan kepada Torajamelo dan Akselarasi ESG
"Dukungan yang kami berikan kepada Torajamelo merupakan wujud nyata komitmen kami terhadap akselerasi ESG baik dari sisi lingkungan berkelanjutan serta dampak sosial termasuk mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia," ujar Ronald.
Terutama pemberdayaan perempuan di daerah-daerah di mana pengembangan kapasitas dan akses ke pasar masih terbatas.
"Kami berharap bantuan yang kami berikan bukan saja mendukung pengembangan wirausaha perempuan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan keluarga, namun juga mendukung kelestarian lingkungan,” paparnya.
Baca juga: Delta Dunia Makmur Catatkan Total Pendapatan USD1,554 Miliar dan Naik 71%
Delta Dunia sebelumnya telah mendukung pemberdayaan komunitas perempuan melalui Wifepreneur yang dibina oleh anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA).
Program Wifepreneur memberikan kesempatan kepada para istri karyawan dan karyawan perempuan BUMA untuk 2 mengembangkan kompetensi yang diperlukan untuk menjadi wirausaha yang berdaya saing.
Hingga tahun 2022, 157 perempuan telah berpartisipasi dalam program ini dan menghasilkan 126 merek, termasuk produk makanan dan minuman, fesyen, jasa, dan cinderamata.
Lebih lanjut, Delta Dunia, melalui BUMA, juga memiliki inisiatif Pemberdayaan Bisnis Berbasis Komunitas.
Inisiasi ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi komunitas perempuan telah menghasilkan sejumlah brand seperti Eco Sae Migunani (bisnis daur ulang), Putri Maluang Batik (pengrajin batik), dan Asosiasi Perempuan Desa Inaran, yang berkomitmen untuk mendukung wirausahawan perempuan di Desa Inaran.
Dinny Jusuf, Direktur Torajamelo, memberikan apresiasinya terhadap kerja sama ini.
Baca juga: Women's Day: Kesetaraan Gender Harus Terus Diwujudkan
“Kami sangat mengapresiasi kemitraan ini. Kehadiran Ahana diharapkan akan menyediakan akses pasar yang lebih luas bagi wirausaha perempuan," kata Dinny.
"Sekaligus memajukan komunitas pengusaha perempuan untuk menghasilkan produk yang bernilai sosial tinggi dan ramah lingkungan sehingga dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pengrajin sekaligus wirausaha perempuan (artisan)," paparnya.
Di sisi lain, menurut Dinny, kehadiran Ahana tentu membantu BIRU dan Delta Dunia untuk melakukan investasi berdampak positif guna mengakselerasi program ESG.
"Akselerasi program ESG baik dari sisi lingkungan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar dan komunitas,” terangnya. (RO/S-4)
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved