Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT perlu konsisten menerapkan pola hidup sehat, salah satunya makan makanan bergizi sehat dan berimbang agar tetap sehat, seiring dengan pencabutan PPKM dan Indonesia bersiap memasuki endemi. Hal itu dikatakan pakar gizi klinik Eva Kurniawati.
Eva, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDSGKI), mengatakan masyarakat perlu memiliki kesadaran bahwa kesehatan adalah anugerah Tuhan dan menjaganya merupakan tanggung jawab sebagai penerima anugerah itu.
"Tetapkan goal, apa saja yang kita mau capai atau lakukan dengan kondisi sehat yang ada dan ingat goal ini kalau sudah melenceng," kata Eva, dikutip Selasa (21/3).
Baca juga: Ini Contoh Menu Makanan Harian untuk Cegah Obesitas
Eva, yang juga anggota tim dokter spesialis RS PELNI, mengingatkan pentingnya masyarakat disiplin mengingat panjangnya proses, agar bisa konsisten menerapkan pola hidup sehat serta bertanggung jawab menjaga kesehatan.
"Karena prosesnya panjang, tidak ada yang instan dan tidak seperti makan cabai sekali gigit lalu bisa dapat rasa pedasnya," kata dia menyarankan masyarakat mencari komunitas yang bisa membangun kebiasaan-kebiasaan baik.
Berbicara mengenai pola makan sehat dan berimbang, masyarakat bisa berpedoman pada Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan guna menjaga tubuh tetap sehat dan terhindari dari berbagai penyakit tidak menular terkait gizi. Pedoman ini merupakan kelanjutan dari kampanye Tumpeng Gizi Seimbang pada 2013.
Baca juga: Suplemen yang Tepat Bisa Bantu Detoksifikasi Saat Berpuasa
"Untuk diet sehat dan seimbang, selain (pola) makan tetap harus memiliki berat badan sehat berarti kisaran IMT-nya 18,5 - 22,9. Kita punya tumpeng makanan, sudah mulai diatur garam, gula dan lemaknya," tutur Eva.
Pedoman Isi Piringku mengacu pada pembagian piring makan yakni 2/3 makanan pokok, 1/3 lauk pauk, 2/3 sayur, dan 1/3 buah, ditambah minum air delapan gelas per hari, melakukan aktivitas fisik 30 menit, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Selain pola makan dan aktivitas fisik, Eva juga mengingatkan masyarakat untuk beristirahat cukup, mengelola stres, dan memeriksa kesehatan secara berkala seperti gula darah, kolesterol, tinggi, berat badan, dan lingkar perut. Cara ini juga bermanfaat mencegah terkena penyakit kronis seperti diabetes.
"Enyahkan asap rokok, rajin berolahraga kalau yang dari pradiabetes itu bisa mengurangi risiko untuk jadi diabetes 40%. Jadi harus konsisten rajin berolahraga," kata dia.
Berkaca pada pandemi covid-19 tiga tahun terakhir, Eva mencatat banyak orang yang asupan kalorinya lebih banyak daripada keluaran energi. Mereka yang bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dapat bolak-balik ke dapur atau ruang makan untuk menyantap camilan.
"Ditambah adanya kemudahan memesan makanan dan minuman lewat aplikasi. Abai untuk asupan gula, lemak dan pemenuhan serat," kata dia.
Namun, menurut dia ,ada juga sebagian orang memanfaatkan momen ini untuk memiliki pola hidup yang lebih sehat.
"Karena tidak usah ke kantor pagi, jadi sempat berolahraga dan memasak makanan sendiri," pungkas Eva. (Ant/Z-1)
Menjelang eberangkatan ibadah haji yang dijadwalkan pada April mendatang, para jemaah yang telah melunasi biaya haji dan dinyatakan sehat diimbau untuk mulai menerapkan pola hidup sehat
Ilmuwan mengungkap rumus usia panjang bukan dari cara instan, melainkan kebiasaan konsisten seperti aktivitas fisik, pola makan sehat, dan menjaga kesehatan usus.
Bone Scan terhadap lebih dari 500.000 orang di 16 kota, hasilnya menunjukkan tren yang mengkhawatirkan bahwa lebih dari 50% di antaranya berisiko mengalami osteoporosis.
MEMASUKI musim hujan, kondisi udara yang lebih dingin dan tingkat kelembapan yang meningkat membawa risiko baru bagi kesehatan masyarakat.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi diabetes di Indonesia mencapai 8,5%.`
Jika sejak muda menjaga pola hidup sehat, metabolisme dan jaringan dalam tubuh masih akan terjaga baik sampai usia tua.
Suplemen tidak selalu wajib dikonsumsi setiap hari. Nutrisi dari makanan bergizi tetap yang utama, sementara suplemen hanya diperlukan pada kondisi medis tertentu.
Menjaga kesehatan jantung bukan hanya soal mengonsumsi makanan bergizi atau rutin berolahraga. Banyak orang sudah mengetahui pentingnya dua hal tersebut, tapi justru membahayakan jantung.
Anak yang tengah sakit influenza sering kali mengalami penurunan nafsu makan. Kondisi tubuh yang tidak nyaman membuat mereka sulit mengonsumsi makanan seperti biasanya.
Mulai usia 40? Inilah 8 makanan sehat pilihan ahli gizi—dari minyak zaitun hingga ikan berlemak—yang bantu cegah penyakit dan jaga tubuh tetap bugar.
Temukan 6 menu makanan sehat yang dapat membantu menurunkan risiko kanker, termasuk es loli berry, salad kale, dan mangkuk quinoa untuk pola makan seimbang.
BANYAK cara untuk mendukung HUT ke-80 Kemerdekaan RI di beberapa daerah. Salah satunya membuat masakan bagi pendukung upacara penurunan bendera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved