Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi menggelar Pekan Literasi Digital bersama kelompok masyarakat & komunitas di Kota Medan, Sumatera Utara, pekan lalu. Kegiatan ini meliputi tiga kelas literasi digital yaitu Obral-obrol Literasi Digital, Kelas Cek Fakta, dan Kelas UMKM di Hall Kampus 5 Universitas Prima Indonesia, Kota Medan.
Dewan Pengarah Siberkreasi Yosi Mokalu saat sesi Obral-obrol Literasi Digital menyatakan masyarakat harus berhati-hati saat beraktivitas di dunia maya. Hal ini dikarenakan setiap hal yang diposting melalui internet atau media sosial akan menjadi jejak digital.
"Jadi, etika di masa depan kita berkolaborasi dengan banyak pihak dan mereka menanyakan (tentang) sosmed kita, kita bisa bangga menunjukkan jejak digital kita yang positif," jelas Yosi dsalam keterangan yang diterima, Kamis (16/3).
Sedangkan Ketua Komite Edukasi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Silmi Novita Nurman dalam Kelas Cek Fakta memaparkan hoaks adalah sebuah tipuan dan kebohongan yang menyamar sebagai kebenaran sehingga kemampuan mengelola informasi yang baik itu sangat penting dimiliki oleh masyarakat.
"Perlu kemampuan membedakan informasi, mana hoaks dan mana fakta agar kita tidak jadi penyebar hoaks dan bisa ciptakan ruang aman di dunia digital," papar Silmi yang juga mengajarkan peserta cara-cara menghindari hoaks dengan bantuan tools-tools gratis yang tersedia di internet.
Sedangkan kreator konten sekaligus Wakil Ketua Umum Siberkreasi, Edho Zell menjelaskan bagaimana membangun UMKM dengan memanfaatkan media sosial. Edho menyatakan media sosial memiliki kekuatannya sendiri-sendiri yang bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk melakukan pemasaran dan penjualan.
"Bagi teman-teman yang mulai bisnis harus buka media sosial. Saat ini banyak sekali usaha-usaha yang tidak memiliki kantor fisik tapi usahanya jalan karena ada media sosial,” terang Edho. (RO/R-2)
Acara edukasi ini fokus literasi digital, pelindungan anak, dan produksi konten kreatif bertanggung jawab di era AI.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
LITERASI digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga dengan kecakapan memahami dan mengkritisi narasi yang beredar di ruang digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
DI tengah upaya pemerintah memperketat pengawasan digital bagi anak-anak, suara dari akar rumput mengingatkan bahwa regulasi teknis saja tidak cukup.
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, mengungkapkan adanya kesenjangan yang signifikan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga talenta digital.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
SASE dapat dianalogikan sebagai “penjaga pintu digital” perusahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved