Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PUASA Ramadan menjadi kewajiban yang ditetapkan oleh Allah bagi hamba-Nya yang beriman. Kewajiban puasa Ramadan ini disebutkan dalam firman Allah SWT pada surat Al-Baqarah ayat 183.
"Wahai orang yang beriman, diwajibkan kepadamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada umat sebelummu agar kamu bertaqwa." (QS Al-Baqarah: 183)
Dalam menjalankan ibadah puasa, umat Islam akan mendapatkan pahala yang berlimpah jika mampu menahan diri akan segala cobaan yang diberikan. Berikut beberapa hikmah dalam menjalankan ibadah puasa.
Baca juga: Kata Motivasi dalam Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Disebutkan dalam hadis qudsi, Allah Azza wa Jalla berfirman, "Setiap amal seorang manusia untuk dirinya sendiri kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku akan memberikan balasan kepadanya. Puasa itu adalah perisai, karena itu apabila salah seorang di antaramu berpuasa, janganlah mengucapkan perkataan yang buruk dan keji, jangan membangkitkan syahwat, dan jangan pula mendatangkan kekacauan. Apabila ia dimaki atau ditantang seseorang, katakanlah, 'Aku sedang berpuasa.'" (Hadis riwayat al-Bukhari Nomor 1.771)
Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan 10 kebaikan yang semisal hingga 700 kali lipat. Allah ta'ala berfirman (yang artinya), "Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku."
Imam Ahmad ibnu Hambal mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, "Lembaran-lembaran Nabi Ibrahim diturunkan pada permulaan malam Ramadan dan kitab Taurat diturunkan pada tanggal 6 Ramadan dan kitab Injil diturunkan pada tanggal 13 Ramadhan, sedangkan Al-Quran diturunkan pada tanggal 24 Ramadan."
Baca juga: Mengenal Apa Itu Fidiah dan Cara Membayarnya
Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang puasa Ramadan dengan iman dan ihtisab telah diampuni dosanya yang telah lalu. Dan siapa yang bangun malam Qadar dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu." (HR Bukhari-Muslim)
Allah SWT berfirman, "Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa." (QS Al-Baqarah: 183)
Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda, "Barang siapa yang melaksanakan puasa Ramadan dengan keimanan dan keikhlasan, diampuni dosanya yang telah berlalu." (Hadis riwayat al-Bukhari Nomor 37 dan Muslim Nomor 1.266)
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang memberi makan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan hingga kenyang, Allah akan memberinya minum dari telagaku (telaga Rasulullah saw). Seteguk air itu menjadikannya tidak akan merasa haus selama-lamanya hingga ia masuk ke surga."
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa, janganlah berkata-kata kotor dan jangan pula bertindak bodoh. Jika ada seseorang yang mencelanya atau mengganggunya, hendaklah mengucapkan, 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa.'" (HR Bukhari Nomor 1.904 dan Muslim Nomor 1.151)
Para malaikat senantiasa berseru, "Wahai orang-orang yang menghendaki kebajikan, bergembiralah, dan wahai orang-orang yang menghendaki keburukan, tahanlah dirimu." (Hadis riwayat al-Nasa'i Nomor 2.080 dan Ahmad Nomor 18.042 dengan redaksi hadis dari al-Nasa'i)
Rasulullah SAW menganjurkan agar mengerjakan salat malam pada Ramadan, akan tetapi tidak mewajibkannya. Beliau bersabda, "Siapa yang mengerjakan salat malam pada Ramadan dengan iman dan ikhlas, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (Hadis riwayat Bukhari Nomor 36 dan Muslim Nomor 1.267. Teks hadis riwayat al-Bukhari)
(Z-2)
Pengenalan puasa yang dilakukan dengan paksaan berisiko menimbulkan tekanan emosional yang berdampak negatif pada kesehatan mental anak.
Puasa justru menjadi momentum terbaik untuk terapi lambung karena organ pencernaan mendapatkan waktu istirahat.
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
The Sunan Hotel Solo menghadirkan program buka puasa Ramadan “Harmony of Nusantara” dengan konsep all you can eat.
favehotel Hyper Square Bandung menghadirkan Arabian Night Fest selama Ramadhan dengan konsep all you can eat, sajian khas Timur Tengah.
Menurut Ustadz Abdul Somad, membayar qadha puasa Ramnadhan hukumnya adalah wajib. Bahkan itu harus dibayar sesegera mungkin sebelum memasuki Ramadhan selanjutnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan stok pangan aman menjelang Imlek, Ramadhan, hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen yang dinantikan untuk memperlambat langkah, berbagi cerita, dan merayakan kebersamaan di meja makan.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved