Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Kedokteran Jiwa konsultan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Feranindhya Agiananda mengatakan pasien penderita kanker kepala dan leher bisa mengalami gangguan psikiatri dengan angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan kanker lainnya, seperti paru-paru dan payudara.
"Ternyata kanker kepala leher angka kejadian depresi itu bisa mencapai 50% pada populasi pasien dengan kanker kepala leher," ucapnya, dikutip Sabtu (4/3).
Hal itu karena kanker kepala dan leher terjadi di area yang terlihat seperti benjolan jika menderita kanker lasofaring di leher. Terapi yang dilakukan biasanya juga mengubah bentuk fisik sehingga pasien merasa bukan dirinya lagi.
Baca juga: Akupuntur Diklaim Bisa Mengurangi Efek Samping Terapi Pasien Kanker
"Tentunya berdampak besar pada kondisi psikologis dari pasiennya dan juga keluarga tentunya yang mendampingi jadi memang besar sekali peranan dari aspek kesehatan mental ini," ujar dokter yang biasa disapa Fera itu.
Depresi yang dirasakan pasien kanker kepala dan leher bisa membuatnya tidak semangat dalam menjalani perawatan, putus asa, kehilangan daya juang untuk melawan kanker dan bisa memperburuk hasil tatalaksana yang sudah direncanakan.
Fera menjelaskan, tidak semua pasien kanker harus menjalani terapi psikiatri. Sebelum melakukan terapi, biasanya dokter penanggung jawab akan mengobservasi permasalahan yang mungkin dihadapi pasien kanker.
Baca juga: Pasien kanker Diminta Berkonsultasi ke Rehabilitasi Medik Sebelum Jalani Terapi
Jika dirasa ada hal-hal yang penting untuk dikelola, dokter penanggung jawab akan menghubungi tim untuk melakukan tatalaksana secara bersama-sama.
"Selalu akan mulainya dari satu pintu dulu terkait dengan masalah utamanya apa, jadi bisa saja datangnya ke THT, atau karena nyeri datangnya ke rehab medik dulu atau ke mana dulu, nanti akan dilihat permasalahannya ada di sebelah mana, ada apa aja masalahnya kemudian timnya akan diaktivasi sehingga apapun permasalahan yang dihadapi itu bisa kita kelola secara optimal," papar Fera.
Ia juga menjelaskan terapi psikiatri tidak selalu akan diberi obat. Biasanya yang awam dilakukan adalah psikoterapi yaitu terapi berbincang-bincang untuk melihat masalah yang sedang dihadapi oleh pasien maupun keluarganya, seperti kecemasan karena tidak tahu apa yang akan dihadapi dan masih dalam tahap rasional atau tidak.
Baca juga: Inilah Pengobatan Tepat agar Kanker Payudara Tak Kembali Kambuh
"Itu kita akan cari tahu apa yang membuat dia cemas, seringkali orang cuma karena tidak tahu apa yang akan dihadapi karena khawatir akan masa depannya, sering kali kita ruwet sama pikiran kita mikirnya udah jauh duluan padahal belum tentu apa yang seperti kita bayangkan," tambahnya.
Dalam proses psikoterapi, psikiater mengajak pasien berdiskusi bagaimana cara-cara berpikir secara lebih realistis dan tidak membuat pasien menjadi mudah cemas.
Namun, jika psikoterapi tidak cukup karena gejala kecemasan yang cukup hebat sampai mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari, psikiater bisa memberi obat yang sesuai gejalanya.
Baca juga: Kasus Kanker Melonjak Akibat Pola Hidup Kurang Sehat
"Obat-obatan yang diberikan itu pasti ada tujuannya dan akan dipantau oleh teman-teman dari psikiatri. Selama dipantau oleh dokter tidak perlu khawatir akan terjadi kecanduan atau akan terjadi ketergantungan karena semuanya sudah dipantau," pungkas Fera. (Ant/OL-1)
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
KANKER adalah pertumbuhan sel yang tidak normal. Sel yang tumbuh tersebut dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya hingga menyebabkan kematian.
Musisi Ari Lasso kenang perjuangan haru bersama Vidi Aldiano saat sama-sama melawan sakit di IGD. Vidi wafat di usia 35 tahun pada Sabtu (7/3). Simak kisahnya.
Sebuah laporan terbaru menunjukkan adanya perubahan tren kasus colorectal cancer atau kanker kolorektal di Amerika.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved