Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI jarang terjadi pada orang dewasa muda, kanker usus besar kini menjadi ancaman nyata. National Cancer Institute mencatat kanker usus besar merupakan kanker ketiga paling umum di dunia sekaligus penyebab kematian akibat kanker nomor dua. Fakta ini menunjukkan pentingnya mengenali tanda-tanda awal penyakit yang sering kali muncul tanpa gejala.
Kanker kolorektal mencakup kanker usus besar dan rektum. Penyakit ini bermula ketika sel-sel di usus besar tumbuh tidak terkendali. Pertumbuhan abnormal yang disebut polip sering kali menjadi awalnya. Jika dibiarkan, polip dapat berkembang menjadi kanker.
Menurut American Cancer Society, risiko terkena kanker kolorektal diperkirakan 1 dari 23 pria dan 1 dari 25 wanita. Faktor genetik, lingkungan, hingga gaya hidup turut memengaruhi kemungkinan seseorang mengidap penyakit ini.
Kanker usus besar sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Namun, beberapa tanda yang patut diperhatikan antara lain:
Gejala ini tidak selalu berarti kanker, tetapi hanya pemeriksaan medis yang bisa memastikan penyebabnya.
Kanker kolorektal kini menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan orang di bawah 50 tahun. Studi tahun 2017 bahkan menemukan bahwa generasi milenial (lahir 1981–1996) memiliki risiko dua kali lipat terkena kanker kolorektal dibandingkan mereka yang lahir pada 1950.
Lebih memprihatinkan lagi, pasien di bawah 55 tahun hampir 60 persen lebih mungkin didiagnosis saat penyakit sudah stadium lanjut. Akibatnya, peluang bertahan hidup pun semakin kecil. Pola makan tinggi lemak, kurang serat, dan minim aktivitas fisik diduga ikut menjadi penyebab meningkatnya kasus pada usia muda.
Skrining rutin menjadi kunci pencegahan. Kolonoskopi adalah standar emas dalam mendeteksi kanker usus besar. Melalui prosedur ini, dokter dapat melihat langsung kondisi usus besar sekaligus mengangkat polip berpotensi kanker.
Selain kolonoskopi, ada tes lain yang mendeteksi DNA kanker atau darah dalam tinja. Namun, metode ini tidak selalu cocok untuk semua orang, khususnya mereka yang berisiko tinggi.
Prosedur kolonoskopi relatif aman. Pasien akan dibius sehingga tidak merasakan sakit dan tidak mengingat jalannya proses. Risiko yang ditimbulkan jauh lebih kecil dibandingkan manfaatnya, yakni menemukan penyakit sejak dini sebelum berkembang menjadi kanker. (Z-1)
Kasus kanker kolorektal usia muda terus meningkat. Pola makan modern, rendah serat dan tinggi makanan ultra-olahan disebut jadi faktor risiko utama.
Studi terbaru mengungkap lonjakan kematian akibat kanker usus besar pada dewasa muda. Jangan abaikan nyeri perut dan perubahan pola BAB. Simak selengkapnya.
Kasus yang menimpa James Van Der Beek mengejutkan banyak pihak karena sang aktor dikenal sangat menjaga kebugaran tubuh.
Kepergian James Van Der Beek adalah kehilangan besar bagi dunia seni peran. Namun, warisannya akan terus hidup melalui karya-karyanya dan perjuangannya dalam meningkatkan kesadaran
Saat ini, sekitar 30% kasus kanker usus besar di tanah air diderita oleh pasien di bawah usia 40 tahun, sebuah angka yang jauh melampaui statistik di negara-negara maju.
Kabar wafatnya legenda golf Jepang Masashi Jumbo Ozaki pada 23 Desember 2025 mengejutkan dunia olahraga.
BPIP dan UMY menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Pembinaan Ideologi Pancasila
BPIP mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi satuan pendidikan.
PP GP Ansor menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang melarang kepemilikan akun media sosial (medsos) dan platform digital
Elvine mengajak para mahasiswa memahami bahwa ketangguhan mental merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap orang ketika memasuki dunia kerja.
Kepastian halal tetap memerlukan sistem dan regulasi yang jelas. Kemenag mengajak generasi muda untuk menambah pemahaman terkait halal.
Kehadiran generasi muda dengan literasi teknologi tinggi dipandang sebagai faktor penentu daya saing industri nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved