Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas) di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2023). Rakornas yang bertajuk "Penguatan Resiliensi Berkelanjutan dalam Menghadapi Bencana" ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan ditutup oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Selain itu, BNPB bersama dengan pelaku industri yakni PT Expoindo Kayanna Mandiri, juga menggelar pameran industri kebencanaan yaitu Asia Disaster Management & Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) pada 2-3 Maret 2023.
ADEXCO merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan wawasan seluruh elemen bangsa terkait pemanfaatan teknologi dalam pengurangan resiko dan penanganan bencana.
Menurut Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati, rakornas digelar sebagai tindak lanjut pesan Presiden Jokowi yang disampaikan saat pelaksanaan Global Platform for Disaster ke-7 di Bali, yang dihadiri 185 negara.
"Bapak Presiden mengajak komunitas global terkait dengan resiliensi berkelanjutan atau kita sebut sustainable resilience. Hal ini adalah suara ajakan, karena resilience kita sangat dinamis karena kita sering ancaman dan bencana," ujar Raditya kepada wartawan.
"Karena itu, dalam pelaksanaan rakornas kali ini berbeda dengan rakornas-rakornas sebelumnya. Karena kita bersandingan dengan pameran industrialisasi kebencanaan dalam negeri. Kejadian bencana ada di sini, kalau kita tidak siap bagaimana upaya kita menghadapi pra dan pasca bencana. Industrinya ada di sini dan tidak perlu impor," imbuhnya.
Sementara, Direktur Operasional Pameran, Andrian Cader mengatakan ADEXCO merupakan wujud nyata kolaborasi multi helix yang diusung oleh BNPB.
"Kami mencoba untuk bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat jadi memang ini adalah wujud nyata kolaborasi. Jadi kami di sini sendiri alhamdulillah merasa apa yang kami targetkan kerja keras kami untuk sama-sama mengusung resiliensi berkelanjutan yang digaungkan oleh pemerintah Indonesia itu ke depannya bisa tercapai," ujar Andrian.
"Jadi kami sangat berterima kasih atas dukungan dari pemerintah Indonesia terutama dari Presiden RI, Bapak Wakil Presiden RI serta Kepala BNPB dan jajaran," imbuhnya.
ADEXCO yang mengusung tagline "Reinforce Our Future For Sustainable Resilience", diharapkan dapat menempatkan Indonesia sebagai pusat solusi kebencanaan di kawasan Asia. Selain berkolaborasi dengan BNPB, ADEXCO didukung oleh Kemenko PMK, BRIN, BMKG, BPBD, TNI , Polri dan pihak swasta lainnya.
Dalam rangkaian acara ADEXCO juga akan menghadirkan program konferensi “Global Forum for Sustainable Resilience” yang akan dilaksanakan dalam tiga sesi menjadi wadah pertemuan untuk menyampaikan ide dan gagasan dari para pemangku kepentingan, terkait kebencanaan yang akan menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri.
"Diharapkan pameran dan konferensi ini dapat menjadi wadah pertemuan industri kebencanaan dan para pemangku kepentingan terkait kebencanaan dari dalam dan luar negeri. Serta dapat meningkatkan nilai investasi dari berbagai bidang sehingga tercapainya penanggulangan bencana yang tangguh dan berkelanjutan," tandas Andrian. (Ant/OL-13)
Baca Juga: BNPB: Pencairan Dana Bantuan Rumah Korban Gempa Dilakukan Bertahap
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Regulasi yang ditetapkan pada 17 Desember 2025 ini bertujuan untuk memperkuat aspek kelembagaan BPBD di seluruh Indonesia dalam menghadapi ancaman bencana yang kian kompleks.
Realitas menunjukkan dashboard BNPB dan media sosial penuh data kuantitatif korban, tapi minim ruang bagi suara kualitatif warga terdampak bencana.
Kementerian Pekerjaan Umum melaporkan bahwa dalam dua pekan terakhir telah berhasil membangun 11 unit jembatan bailey dengan kapasitas beban 30–50 ton.
Untuk pengumpulan donasi dilakukan di dua lokasi pos.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved