Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAKSELERASI pertumbuhan serta ketahanan ekonomi umat seiring dengan menurunnya angka pandemi Covid-19, pemerintah semakin gencar menerapkan program Kampung Zakat diseluruh daerah terpencil di Indonesia, salah satunya di Desa Pammana Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Mewakili pemerintah, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama selaku inisiator sekaligus pelaksana program Kampung Zakat, memastikan program strategis pengentasan kemiskinan ini akan menyasar ke daerah yang tepat di pelosok Indonesia.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Tarmizi Tohor memastikan daerah 3T yang mendapatkan prioritas program Kampung Zakat, agar taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya tidak lagi dibawah garis kemiskinan.
“Program Kampung Zakat merupakan upaya negara dalam meningkatkan perekonomian umat melalui optimalisasi dana zakat, khususnya di daerah 3 T yakni terdepan, tertular, dan tertinggal,” kata Tarmizi Tohor kepada wartawan, Senin, (27/2).
Untuk Desa Pammana Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan, lanjut Tarmizi Tohor, adalah desa ke-22 yang dicanangkan pemerintah sebagai kampung zakat.
Baca juga : Dorong Efektivitas Pengelolaan Zakat, BAZNAS Gelar FGD Bersama Sejumlah UPZ BUMN
Putera asli Kabupaten Meranti ini menyebut target pemerintah minimal menerapkan program Kampung Zakat di satu kabupaten/kota diseluruh Indonesia.
Dalam program Kampung Zakat di Desa Pammana Kabupaten Wajo ini, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf menyerahan sertifikat tanah wakaf serta sejumlah bantuan pemberdayaan ekonomi dari Kementerian Agama, Kanwil Kemenag dan Bank Syariah Indonesia.
Meski berada jauh di pelosok, sejumlah pejabat antara lain Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan Khaeroni, Kepala Kankemenag Wajo Muhammad Yunus, Bupati Wajo Amran, Kasubdit Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Andi Yasri, menghadiri penetapan program Kampung Zakat yang disambut sangat antusias oleh masyarakat.
“Insya Allah, tujuan program Kampung Zakat swbagai pengembangan ekonomi umat sesuai dengan potensi ekonomi di wilayah tersebut, seperti pertanian dan perikanan, akan membawa kemakmuran masyarakat dan daerah dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote,” pungkas Tarmizi Tohor. (RO/OL-7)
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menegaskan komitmennya untuk memenuhi hak tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru yang telah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025.
SIMULASI Al-Qur’an bahasa isyarat Indonesia menarik perhatian pengunjung Paviliun Indonesia pada ajang Cairo International Book Fair (CIBF) ke-57 di Kairo, Mesir.
Terkait rekrutmen guru non-ASN, Kamaruddin menekankan pentingnya koordinasi sejak awal dalam proses pengangkatan guru madrasah swasta maupun guru agama di sekolah.
Budi tidak bisa memerinci progres penghitungan kerugian negara. Sebab, data itu masuk ranah auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Nasaruddin meminta BMBPSDM untuk lebih peka terhadap dinamika sosial-keagamaan, mulai dari isu ekonomi umat hingga ketahanan keluarga.
Abidin juga meminta Kemenag segera membenahi validitas data guru madrasah, baik melalui mekanisme PPPK, ASN, maupun inpassing.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial di Indonesia.
BPS mencatatkan bahwa tingkat kemiskinan pada September 2025 pada angka sebesar 8,25% atau mengalami penurunan jika dibandingkan kondisi Maret 2025 yang tercatat 8,47%.
Kasus bunuh diri anak SD di NTT diduga dipicu kondisi learned helplessness. Psikolog menyoroti faktor kemiskinan, kekecewaan berulang, hingga tekanan sosial yang dialami korban.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Selama kemiskinan terus diperlakukan sebagai objek visual dan emosional, upaya untuk memahaminya secara utuh akan selalu terhambat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved