Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHILANGAN nafsu makan pada anak merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh orangtua. Masalah tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti cemas, stres atau penyakit tertentu.
Dalam jangka waktu yang panjang, kehilangan nafsu makan dapat menyebabkan berat badan kurang dari normal dan meningkatkan risiko terkena gangguan kesehatan.
Cari Meningkatkan Nafsu Makan
1. Konsumsi suplemen vitamin penambah nafsu makan
Kamu bisa mengonsumsi beberapa jenis suplemen penambah nafsu makan seperti zinc, multivitamin, minyak ikan, dan echinacea. Disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen penambah nafsu makan.
2. Rajin berolahraga
Aktivitas fisik seperti berolahraga dapat membakar kalori dan menguras energi, sehingga tubuh akan merasa lapar dan butuh makan. Olahraga juga membantu tubuh melepaskan zat kimia di otak yang dapat membantu meningkatkan suasana hati dan merangsang nafsu makan.
3. Makan lebih sering dengan porsi kecil
Makanan dengan porsi besar cenderung membuat seseorang tidak selera, terlebih orang yang sedang tidak nafsu makan. Untuk menyiasatinya, coba bagi porsi 3 kali makan besar menjadi 6–7 porsi kecil dalam sehari dan jangan melewatkan sarapan pagi untuk menambah nafsu makan.
4. Hindari minum banyak air sebelum atau saat makan
Minum air sebelum makan atau di sela-sela makan dapat membuat perut terasa penuh, sehingga nafsu makan berkurang. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk membatasi konsumsi air paling tidak 30 menit sebelum makan.
5. Sediakan makanan kesukaan anak
Sediakan stok makanan kesukaan anak di tempat yang mudah dilihat dan dijangkau agar anak lebih tergoda untuk memakannya. Trik lainnya, cobalah melihat foto atau video makanan dan masakan. Cara ini bisa menggugah dan menambah nafsu makan anak juga.
6. Siapkan makanan yang menarik
Untuk menambah nafsu makan, coba buat makanan anak terlihat lebih menarik. Contohnya, makanan yang berwarna-warni bisa membuat anak menjadi ingin makan, meskipun tidak merasa lapar.
Makanan Penambah Nafsu Makan Anak
a. Jahe
b. Yoghurt
c. Minyak ikan
d. Kacang-kacangan
e. Kentang
f. Wortel
g. Alpukat
h. Sereal
i. Daging-dagingan
j. Bayam
k. Apel dan pisang
l. Makanan favorit anak
(OL-5)
Studi terbaru mengungkap peran protein MRAP2 dalam mengatur rasa lapar dan energi. Mutasi pada protein ini menjadi indikasi kuat risiko obesitas genetik.
Peneliti Duke University menemukan sistem komunikasi cepat antara usus dan otak lewat protein bakteri flagelin.
Ngemil sering dianggap merupakan kebiasaan buruk lantaran bisa membuat badan menjadi gemuk, ngemil juga bisa memberikan manfaat untuk tubuh
Salah satu tantangan terbesar dalam menurunkan berat badan adalah mengontrol porsi makan. Tanpa disadari, banyak orang mengonsumsi lebih banyak kalori dari yang seharusnya
Metabolisme individu juga berperan dalam menentukan seberapa efektif tubuh dapat menyerap nutrisi dari makanan.
Mengontrol nafsu makan dan meningkatkan pembakaran lemak merupakan dua faktor penting dalam menjaga berat badan ideal dan kesehatan secara keseluruhan
Minat makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman sensorik, termasuk variasi rasa dan aroma.
Pada fase krusial saat mengonsumsi MPASI, anak perlu diperkenalkan dengan berbagai spektrum rasa agar mereka lebih terbuka terhadap variasi pangan di kemudian hari.
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Meski ibu hamil sering merasa lapar atau mengalami ngidam, pola makan tetap harus dijaga agar tidak berlebihan dan tetap seimbang.
Berbaring setelah makan membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan, menyebabkan perih, panas di dada, dan mulut pahit.
Proses makan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia maupun makhluk hidup lainnya, karena tubuh membutuhkan nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved