Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BIBIT siklon tropis 91 P dengan tekanan minimum 998.1 hpa, dan kecepatan angin maksimum 25 knot berada di Teluk Carpentaria - Australia bagian utara. bergerak ke arah barat daya-barat dengan potensi bibit ini untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan berada dalam kategori rendah.
"Sistem ini juga menginduksi peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) dari Laut Flores hingga Australia bagian utara, dari Laut Banda hingga Papua bagian selatan," terang Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Miming Saepudin melalui keterangannya dikutip pada Rabu (15/2)
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan ketinggian gelombang laut di sekitar siklon tropis, bibit siklon tropis dan di sepanjang low level jet tersebut.
Lanjut Miming menjelaskan bahwa sirkulasi siklonik berada di Laut Timor dan di Samudra Pasifik utara Papua Barat yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Nusa Tenggara Timur bagian selatan dan Samudra Pasifik utara Papua Barat.
"Daerah konvergensi lain terpantau memanjang dari Riau hingga Bangka Belitung, dari Sumatera Selatan hingga Laut Jawa bag barat, dari barat Banten hingga Jawa Barat, dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur, dari Bali hingga Nusa Tenggara, dari Kalimantan utara hingga Sulawesi bag utara, dari selat Makassar hingga Sulawesi Selatan, dari Sulawesi Utara hingga Maluku Utara dan di Maluku," jelasnya.
Daerah konfluensi juga memanjang di Samudra Hindia barat daya Bengkulu, di Pesisir selatan Jawa, di Laut Jawa, Laut Flores, di Laut Maluku, di Laut Seram, Laut Banda dan Laut Arafuru.
"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut," ucap dia.
Untuk 16 Februari, wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai kilat/angin kencang diprakirakan melanda Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua. (OL-13)
Baca Juga: BMKG: Waspada, Gelombang Sedang dan Banjir Rob Daerah ...
KEMENTERIAN Pertanian menggelar pelatihan bagi 25 Pengawas Benih Tanaman (PBT) pada 23-25 September 2025.
Agustan Saining mengatakan persemaian ini dibangun oleh Pemprov Kalteng melalui Dinas Kehutanan
Perkembangan ekonomi digital nasional, khususnya di sektor jasa keuangan, perlu diimbangi dengan peningkatan pengetahuan dan kemampuan talenta-talenta digital yang terlibat di dalamnya.
EMITEN pelayaran PT Humpuss Maritim Internasional Tbk melaksanakan program penanaman 4.000 bibit mangrove di Kawasan Konservasi Mangrove Pantai Bahagia, Muaragembong, Bekasi, Jawa Barat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke lahan pertanian Sukamandi, Subang, Jawa Barat untuk meninjau pengembangan bibit padi.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong PT Sang Hyang Seri (SHS) menjadi Pusat Benih Nasional demi mendorong terwujudnya ketahanan pangan di Tanah Air.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
BMKG sudah menyampaikan bahwa ada beberapa titik di Pulau Jawa yang dibayangi badai siklon yang mengakibatkan cuaca ekstrem.
BMKG El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung pada 6-13 Januari 2026.
Sistem siklon tersebut memicu terbentuknya daerah belokan angin, pertemuan massa udara, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
BMKG mencatat, pada 29 Desember 2025 dini hari, bibit siklon tropis 96S berkembang menjadi Siklon Tropis HAYLEY yang berada di Samudera Hindia.
Siklon tropis baru-baru ini adalah pengingat bahwa Indonesia perlu memastikan ketangguhan infrastruktur, tata ruang, dan protokol tanggap darurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved