Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DIRJEN Kesehatan Masyarakat kemenkes Maria Endang Sumiwi mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menggerakkan kembali masyarakat agar mengecek kondisi bayi di posyandu melalui Program Posyandu Aktif yang dirilis pada April 2023. Hal tersebut untuk menurunkan angka prevalensi stunting, sehingga anak bisa terpantau setiap pertumbuhannya.
"Pertama kita mau buat Posyandu Aktif pada April 2023 jadi kemaren juga kan udah bikin beberapa gerakan seperti Gerakan Aksi Bergizi, Gerakan Bumil Sehat, dan Gerakan Protein Hewani Cegah Stunting," kata Endang dalam konferensi pers Survei Status Gizi (SSGI) 2022 di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Jumat (27/1).
Gerakan Posyandu Aktif tersebut akan dibentuk karena pada saat pandemi masyarakat tidak boleh berkumpul dan posyandu banyak yang tidak buka alhasil tingkat kepesertaan dalam layanan posyandu turun sampai 20 persen.
"Kami memang dari sisi penguatan layanan primer sedang mendesain tentang kader harus bagaimana ini masih dalam pembicaraan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)," ujarnya.
"Kami ingin sebetulnya adalah posyandu buka setiap bulan dan anak-anaknya aktif datang kalau sekarang udah bisa tidak usah nunggu April lagi," tambahnya.
Posyandu menjadi kepanjangan tangan dari Kementerian Kesehatan yang memiliki kader di tengah-tengah masyarakat. Posyandu sendiri memiliki peran yang penting untuk menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.
Diketahui angka stunting 2022 menurun 2,8% dibandingkan 2021 hal ini berdasarkan survei SSGI 2022 dengan jumlah sampel yang dilakukan pada bayi sebanyak 334.848 bayi dan balita. Dari angka 24,4% menjadi 21,6%, kemudian pada tahun ini ditargetkan menurun hingga 17,8%, dan 2024 mencapai 14%. (H-2)
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, teknologi genomik memungkinkan pemeriksaan kesehatan menjadi lebih personal.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved