Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DOSEN Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) Laura Navika Yamani,S.Si., M.Si., Ph.D mengatakan bahwa daya penularan penyakit campak lebih cepat dibandingkan Covid-19.
Tanpa imunisasi atau vaksinasi, penyakit measles ini memiliki potensi keparahan yang lebih tinggi.
"Campak atau measles merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan, dengan daya tular tinggi. Measles memiliki daya tular tinggi jika dibandingkan dengan covid dan saat ini mungkin measles atau campak dengan daya tular tertinggi dibandingkan dengan penyakit infeksi lain," ujarnya kepada Media Indonesia, Selasa (24/1).
Penyakit ini biasanya banyak menyerang anak-anak, dengan risiko fatal tinggi lewat gejala diare, radang paru (pneumonia), radang otak, kebutaan, gizi buruk, hingga kematian.
Akan tetapi campak bisa diantisipasi melalui pemberian vaksin MR dan sejauh ini vaksin MR menjadi imunisasi dasar lengkap program nasional di Indonesia.
"Tujuan imunisasi dasar lengkap karena kasus masih ada di Indonesia dan supaya anak-anak kita memiliki kekebalan tubuh terhadap campak. Sehingga goal utamanya adalah tidak hanya eliminasi kasus campak di Indonesia tetapi juga mendukung eradikasi measles/ campak di global," jelasnya.
Baca juga: Kemenkes Minta Orang Tua Segera Lengkapi Imunisasi Campak Pada Anak
Lantas dengan meningkatnya kasus campak saat ini, Laura menyebut bahwa penyebab utama yakni tidak tercapainya target imunisasi pada masa pandemi. Imunisasi campak tidak menjadi prioritas dan bahkan cakupannya sangat rendah.
"Imunisasi campak selama covid-19 tidak menjadi prioritas dan cakupannya menjadi rendah tidak sesuai dengan target. Sedangkan kasus campak masih ada di masyarakat kita," ujar Laura.
"Saat ini angka kasus ini meningkat sebesar 32 kali lipat. Penyebabnya adalah cakupan imunisasi campak yang tidak sesuai target dalam kurun 2020-2022," tuturnya. (Van/OL-09)
DI tengah pesatnya perkembangan sektor akuakultur dunia, ikan lele tetap menjadi primadona budidaya di Indonesia dengan proses pemeliharaannya yang mudah, nilai ekonominya yang tinggi.
PENELITI Universitas Airlangga, Suryani Dyah Astuti dan Sari Luthfiyah, melakukan uji coba terhadap ekstrak kulit buah manggis
Fujifilm Asia Pacific Healthcare Learning Academy (FAHLA) dan Universitas Airlangga (UNAIR) menekaen MoA penngkatan program radiologi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara khusus mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Prof. Muhammad Madyan sebagai Rektor UNAIR yang baru.
DILANSIR dari laman Universitas Airlangga penyebaran penyakit difteri pada 2018 telah mengakibatkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di 28 provinsi dan 142 kabupaten/kota di Indonesia.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan laporan 10,8 juta orang terjangkit penyakit TB
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksinĀ campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) memastikan ketersediaan vaksin campak-rubella (Vaksin MR) di Indonesia dalam kondisi aman untuk mendukung percepatan pelaksanaan imunisasi.
Munculnya bintik atau bercak merah pada kulit sering membuat orang tua khawatir, terutama jika terjadi pada anak-anak. Kondisi ini bisa disebabkan oleh sejumlah penyakit yang berbeda.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Kebiasaan asal sentuh anak bayi balita saat kumpul terutama lebaran, seperti itu sebaiknya memang dikurangi atau dihindari karena risiko penularan (campak) tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved