Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Baznas Microfinance Desa (BMD) merupakan upaya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membantu para mustahik pelaku usaha mikro dalam mengembangkan usahanya. Kamis (19/1), Baznas meluncurkan BMD di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (19/1).
Selain di Banten, program BMD juga sudah tersebar di berbagai provinsi seperti Jawa Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Aceh, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Pimpinan Baznas RI, Zainulbahar Noor mengatakan, BMD merupakan salah satu upaya Baznas dalam mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat dalam bidang ekonomi, termasuk terbebas dari jerat rentenir. "BMD hadir untuk memberikan layanan permodalan dan pengembangan usaha bagi para mustahik pelaku usaha mikro. Melalui program ini, para mustahik dapat diberikan pinjaman modal tanpa bunga," ujar Zainulbahar.
Ia menjelaskan, konsep social engineering yang dilakukan Baznas melalui BMD adalah ikhtiar untuk mentransformasikan dan intervensi demi tujuan bersama, yakni mengentaskan kemiskinan, serta mendorong mustahik menjadi muzaki. "Jadi ada namanya ekstensifikasi mustahik. Semua sektor kita berdayakan, kita intervensi supaya terjadi percepatan di dalam prosesnya. Salah satu upaya itu dengan peresmian BMD Tangerang pada awal 2023 ini," katanya.
Lebih jauh, Zainulbahar berharap, hadirnya BMD dapat memperkuat permodalan dan memberikan layanan pengembangan serta penguatan modal sosial bagi masyarakat. "Sehingga para pelaku usaha mikro di sana dapat tumbuh, berkembang, dan berkah," ujarnya.
Di sisi lain, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam pernyataan yang dibacakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Dr. H. Aziz Gunawan, MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas atas peluncuran program BMD di Tangerang. Menurutnya, program BMD ini akan bermanfaat bagi para mustahik pelaku usaha mikro.
"Untuk itu, kita harapkan, dengan program Baznas BMD ini dapat membantu para mustahik di Tangerang untuk menjalankan dan mengembangkan usaha mereka," ujarnya. (OL-15)
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
KEBUTUHAN efisiensi operasional dan konsistensi proses kerja di industri food & beverage (F&B) semakin meningkat seiring dengan bertambah outlet dan kompleksitas bisnis.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved