Selasa 17 Januari 2023, 20:49 WIB

Pesan Ayah kepada Dua Anaknya agar Sukses tetapi Hasil Berbeda

Meilani Teniwut | Humaniora
Pesan Ayah kepada Dua Anaknya agar Sukses tetapi Hasil Berbeda

DOK MI.
Ilustrasi.

 

SEORANG ayah berpesan kepada kedua anaknya agar mereka menjadi orang yang sukses di masa depan. Ada dua hal yang menjadi pesan kepada si sulung dan bungsu.

Pesan ayah yang pertama ialah jangan pernah kamu menagih piutang. Pesan kedua yakni jangan pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung. 

Waktu pun berjalan terus. Lima tahun berlalu setelah sang ayah wafat, sang ibu datang menengok anak sulungnya. "Wahai anak sulungku kenapa kondisi bisnismu demikian?"

Si sulung menjawab, "Saya mengikuti pesan ayah, bu. Ayah bilang, saya dilarang menagih piutang kepada siapapun sehingga banyak piutang tidak dibayar dan lama-lama habislah modal saya. Terus ayah melarang saya terkena sinar matahari secara langsung dan saya hanya punya sepeda motor. Itulah sebabnya pergi dan pulang kantor saya selalu naik taksi. Beginilah akhirnya."

Sang ibu merenung. Lalu sang ibu pergi ke tempat si bungsu. Ternyata si bungsu sekarang menjadi orang sukses. Sang ibu pun bertanya, "Wahai anak bungsuku, hidupmu sedemikian beruntung, apa rahasianya?"

Si bungsu menjawab, "Ini karena saya mengikuti pesan ayah, bu. Pesan yang pertama saya dilarang menagih piutang kepada siapa pun. Oleh karena itu saya tidak pernah memberikan utang kepada siapapun tetapi saya memberi sedekah sehingga modal saya menjadi berkah." 

Baca juga: Orang Miskin Bertanya kepada Guru Bijak tentang Kesulitan Hidupnya

"Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari secara langsung. Karena hanya punya motor, saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam. Dengan demikian, para pelanggan tahu toko saya buka lebih pagi dan tutup lebih sore." 

Dari kisah hikmah itu, kita dapat memetik pelajaran bahwa pola pikir kita dalam memahami pesan dapat berbeda. Karena itu, hasilnya pun menjadi berbeda. (OL-14)

Baca Juga

AFP

Vaksinasi Covid-19 Bayi 6 bulan Diberikan Triwulan Kedua, Gunakan Pfizer

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 27 Januari 2023, 23:45 WIB
VAKSINASI covid-19 untuk kelompok usia 6 bulan ke atas diperkirakan akan dimulai pada triwulan kedua 2023 karena mempertimbangkan kesiapan...
Antara

Pemerintah Galakkan lagi Program Posyandu Aktif di April 2023

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 27 Januari 2023, 22:45 WIB
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) akan menggerakkan kembali masyarakat agar mengecek kondisi bayi di posyandu melalui Program Posyandu Aktif...
MI/Susanto

Gerak Nuklir Sebagai Sumber Energi Terbarukan di Indonesia Terhambat karena Ini

👤Muhammad Anugrah Ramadhan 🕔Jumat 27 Januari 2023, 22:30 WIB
PEMANFAATAN nuklir di Indonesia diyakini menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang potensial untuk bisa dimanfaatkan demi mencapai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya