Senin 16 Januari 2023, 15:00 WIB

Kolaborasi BPOM, GAPMMI dan Mayora Hadirkan Edukasi Pengawasan Produk Dan Standar Keamanan Pangan

Mediaindonesia.com | Humaniora
Kolaborasi BPOM, GAPMMI dan Mayora Hadirkan Edukasi Pengawasan Produk Dan Standar Keamanan Pangan

Dok. Mayora
Ajang Open House Expo Sistem Pengawasan Life Cycle Produk Obat Dan Makanan yang digelar BPOM-GAPMM-Mayora

 

INDONESIA kini memasuki era konsumen yang semakin melek informasi dan cerdas dalam membeli produk-produk yang akan dikonsumsi. Oleh karenanya, masyarakat juga perlu mengetahui rangkaian produksi, distribusi, hingga pengawasan di setiap lini untuk memastikan konsumen memperoleh haknya atas kulitas dan kemanan produk yang dibelinya.

Berkenaan dengan hal tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berkolaborasi dengan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMMI), serta didukung oleh PT. Mayora Indah Tbk (Mayora) menyelenggarakan Open House Expo Sistem Pengawasan Life Cycle Produk Obat Dan Makanan, yang dibuka untuk masyarakat umum.

Mayora, sebagai perwakilan industri yang turut berpartisipasi berharap agar literasi konsumen, terutama generasi muda, terhadap produk olahan  akan semakin meningkat. 

Direktur Mayora Johan Muliawan mengatakan, kegiatan expo semacam itu sangat positif untuk mengedukasi konsumen. Dijelaskannya, dengan pemahaman terhadap proses produksi dan hulu ke hilir, konsumen memiliki gambaran bagaimana keamanan produk makanan dan minuman olahan yang mereka konsumsi.

"Membuka proses produksi serta proses pengawasan oleh BPOM sebagai badan keamanan pangan negara, merupakan suatu upaya transparansi yang dilakukan oleh industri dan BPOM, yang tentunya berdampak pada meningkatnya kepercayaan konsumen," ujarnya di Jakarta, Jumat (13/1).

Kegiatan bertajuk Open House: Expo Sistem Pengawasan Produk Life Cycle Obat dan Makanan ini digelar di Kantor BPOM, Jakarta 12-13 Januari 2023. Mayora menampilkan instalasi proses produksi salah satu brandnya, yaitu biskuit Better, termasuk segala proses standarisasi dan pengawasan BPOM.

Kepada para pengunjung, yakni dari kalangan Pelajar SMA, Mahasiswa dan Kementrian Lembaga, Mayora menjelaskan seluruh proses produksi, mulai dari riset, alat-alat produksi, proses sterilisasi, hingga serta hasil produknya.

"Mayora berkomitmen untuk melakukan quality control yang ketat dan berkesinambungan untuk memastikan seluruh hasil produksinya sesuai dengan standar keamanan pangan yang telah ditetapkan. Hal ini akan semakin maksimal dengan adanya pendampingan dan proses pengawasan berkala yang dilakukan oleh BPOM.Dengan proses inilah memastikan produk yang dihasilkan akan terus layak dan aman untuk dikonsumsi," jelas Johan.

Ke depannya, Mayora pun akan terus mendukung BPOM untuk melaksanakan kegiatan edukatif semacam ini, dengan tujuan agar masyarakat semakin cerdas dalam mengkonsumsi produk makanan dan minuman olahan. 

Senada denga Mayora, ketua GAPMMI Adhi Lukman menyatakan dukungannya terhadap acara yang diselenggarakan oleh BPOM, 

Baca juga : Terapi Terkini Beri Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Paru-paru

"Acara edukasi semacam ini, mesti digelar lebih intensi lagi. Agar masyarakat juga mengetahui bahwa olahan makanan dan minuman yang mereka konsumsi melalui proses produksi dan pengawasan yang baik dan bermutu tinggi," tandasnya.

Kepala Badan POM Penny K Lukito mengatakan, expo ini bertujuan mengajak generasi muda untuk melek wawasan mengenai pengawasan obat dan makanan mulai dari pengembangan hingga menjadi produk aman dan bermutu.

"Open house ini pertama kali diadakan BPOM dengan berkolaborasi dengan industri sebagai mitra kami kaitannya mengedukasi ke masyarakat terkait obat dan makanan," ujar Penny.

Ia menjelaskan, lewat kegiatan itu, BPOM ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa proses produksi obat dan makanan, dari Pre Market sampai dengan Post Market selalu dalam pengawasan untuk menjamin keamanannya untuk dikonsumsi masyarakat.

Menurutnya, dengan kegiatan edukatif semacam ini, selain untuk meningkat kepercayaan masyarakat, juga sebagai agen pengawasan Obat dan Makanan bagi komunitasnya. 

"Sehingga diharapkan mendapat pengetahuan baru dan pengalaman menyenangkan, serta menjadi duta penyebaran informasi positif tentang BPOM, juga obat dan makanan,” jelasnya.

Kepala BPOM juga berharap open house tersebut dapat menginspirasi para peserta, khususnya para pelajar, untuk dapat berkarir di BPOM. Pasalnya, dibutuhkan adanya multidisiplin ilmu dan keprofesian untuk membangun suatu sistem pengawasan obat dan makanan yang efektif.

Kegiatan ini juga sebagai salah satu langkah sinergi BPOM dengan tiga pilar pengawasan yakni pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. 

“BPOM harus bersinergi dengan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat, dan media untuk memberikan perlindungan kesehatan masyarakat dan peningkatan daya saing bangsa melalui obat dan makanan aman,” tukasnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

Medcom

Perempuan Rentan Jadi Korban Pinjol Karena Ketidaksetaraan Literasi Finansial

👤Dinda Shabrina 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 23:20 WIB
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memberikan perhatian akan maraknya fenomena pinjaman online (pinjol)...
Antara/Yulius Satria Wijaya

Semangat Gotong Royong Jadikan Kalsel Tiga Besar Turunkan Stunting

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 22:04 WIB
Semangat Gotong Royong Jadikan Kalsel Tiga Besar Turunkan...
Kemendikbudristek

Film Nasional kembali Wakili Indonesia di Festival Kelas Dunia

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 21:38 WIB
Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek, Hilmar Farid mengatakan kemampuan film nasional unjuk gigi di pentas internasional dapat memacu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya