Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Kedokteran Jiwa Jiemi Ardian mengatakan seseorang tidak perlu takut membocorkan rahasia dalam kondisi hipnosis kecuali dia benar-benar ingin mengungkapkannya.
Jiemi, melalui laman Instagramnya, dikutip Rabu (11/1), mengatakan, dalam kondisi hipnosis, seseorang tidak akan bisa melakukan sesuatu yang tidak ingin dia lakukan dalam kondisi sadar.
Jiemi mencontohkan, seseorang yang dalam kondisi sadar tidak mau menjalankan perintah membuka baju, maka hal serupa akan dilakukan dalam kondisi hipnosis.
Baca juga : Tertarik Coba Hipnoterapi? Ini Saran dari Dokter
"Jadi enggak perlu takut kalau kita membocorkan rahasia atau ngomong sesuatu yang kamu emang enggak pengin ngomong, kecuali jangan-jangan kamu emang pengin ngomong," kata dia.
Jiemi mengingatkan, hipnosis bukan tidur, melainkan kondisi yang sangat rileks sehingga harapannya dalam kondisi tersebut sugesti lebih mudah diterima.
"Jadi, kondisi hipnosis walau banyak di televisi dikatakan tidur, itu bukanlah kondisi tidur," tutur dia.
Baca juga : President University Gelar Seminar Menuju Precision Medicine Melalui Pemetaan Genom
Dia mengatakan, hipnosis juga bukan metode penyembuh segalanya. Jiemi membenarkan adanya hipotesis yang menyatakan hipnosis menyelesaikan akar masalah, tetapi, ini salah satu hipotesis dari banyak hipotesis. Menurut dia, tidak semua kasus bisa diselesaikan melalui cara ini.
"Kadang-kadang yang butuh diperbaiki adalah perilakunya, kesadarannya, habitnya, dan lain sebagainya. Tapi mungkin ada perilaku yang diperbaiki dengan bawah sadarnya dan pada model tersebut, hipnosis cocok digunakan," jelas dia.
Jiemi menyarankan mereka yang ingin mencoba hipnoterapi bisa berdiskusi dulu dengan psikolog atau psikiater yang merawat.
Baca juga : Akupuntur Bisa Jadi Pilihan Terapi bagi Pasien Stroke
Menurut Cleveland Clinic, seorang ahli hipnotis atau hipnoterapis yang terlatih dan bersertifikat akan memandu pasien ke dalam kondisi fokus dan relaksasi dengan isyarat verbal, pengulangan, dan citra.
Hipnosis dapat membantu mengobati sejumlah kondisi medis dengan faktor psikologis mempengaruhi gejala fisik seperti stres dan kecemasan, serangan panik dan sindrom stres pasca-trauma (PTSD) dan fobia.
Selain itu, masalah kontrol perilaku termasuk berhenti merokok, menurunkan berat badan, dan enuresis (mengompol), kemudian kondisi medis seperti asma, gangguan gastrointestinal termasuk sindrom iritasi usus besar, efek samping kemoterapi kanker atau pengobatan radiasi, termasuk mual dan muntah, hipnosis juga bisa dilakukan. (Ant/OL-1)
Terapi Rezum menggunakan uap air bersuhu 103 derajat Celcius untuk mengecilkan jaringan prostat dalam waktu sekitar 15–30 menit, tanpa perlu rawat inap.
Ratusan ribu orang di seluruh dunia hidup dengan kardiomiopati takotsubo, atau sindrom patah hati, yang menyebabkan otot jantung berubah bentuk dan melemah secara mendadak.
Banyak yang keliru membedakan antara kecemasan (anxiety) dan depresi. Ini perbedaannya.
MASYARAKAT diimbau tidak menunda konsultasi dan terapi jika menyadari ada gangguan bipolar (GB) dan skizofrenia, baik pada diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar.
Ketegangan otot, nyeri kronis, insomnia, hingga kelelahan dapat menjadi manifestasi dari beban emosional yang belum terselesaikan.
Masyarakat diajak untuk tidak ragu dan malu melakukan pemeriksaan kesehatan ke puskesmas jika memiliki gejala kasus TB sebab penyakit tersebut bisa disembuhkan.
Dalam dekade terakhir, hipnoterapi klinis semakin banyak digunakan untuk penanganan trauma pada anak, termasuk trauma medis. Karena itu disebut bisa digunakan untuk pulihkan trauma pada anak
Praktik hipnoterapi yang diimplementasikan secara tepat dapat menyembuhkan trauma yang disebabkan oleh perundungan dan meningkatkan prestasi anak di sekolah.
Hipnoterapi adalah kondisi untuk membuat pasoen rileks dengan menembus filter dari alam sadar atau alam bawah sadar.
Hal yang paling membedakan praktik hipnoterapi dan gendam adalah fase terminasi. Biasanya gendam tidak melewati tahap ini dan meninggalkan orang yang dihipnosis begitu saja.
Metode ini menawarkan cara yang lebih holistik dan berfokus pada memahami akar permasalahan dan faktor psikologis yang mendorong perilaku tersebut
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved