Minggu 08 Januari 2023, 21:15 WIB

KPAI: Bisnis Sewa Pacar Jadi Lahan Mucikari Cari Calon Pekerja Seksual Anak

Dinda Shabrina | Humaniora
KPAI: Bisnis Sewa Pacar Jadi Lahan Mucikari Cari Calon Pekerja Seksual Anak

Youtube
SEWA PACAR: Jasa sewa pacar dengan mudah dapat ditemukan di media sosial. Belum ada aturan yang mengaturnya.

 

BELAKANGAN ini publik dibuat heboh dengan bisnis sewa pacar. Banyak anak dan remaja membicarakannya di media sosial. Halaman komunitas dan akun media sosial seperti Rentai Girlfriend Kawaii, Rentai Girlfriend uwu, Kanore_id, Pacar Kontrak dan Somebuddy jadi beberapa akun medsos yang terang-terangan malkukan 'bisnis sewa pacar' tersebut.

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra menerangkan bisnis sewa pacar yang saat ini menjamur di media sosial dan viral, berpotensi menjadi lahan perdagangan orang dan mengarah pada prostitusi. Dia juga menyebut akun-akun yang menyediakan jasa itu jadi lahan mucikari mengincar anak remaja yang berpotensi dipekerjakan sebagai pekerja seks.

“Anak remaja itu paling rentan jadi target mucikari ya. Apalagi itu disediakan di media sosial, potensi kekerasan yang mungkin mengancam anak juga semakin luas. Ada kekerasan seksual berbasis online juga yang kemungkinan banyak terjadi dari bisnis sewa pacar seperti itu. Karena kan jasa yang diberikan bukan sekadar menemani jalan-jalan, nonton, tetapi juga ada chat, video call dan sebagainya,” ujar Jasra saat dihubungi, Minggu (8/1).

Jasra menyampaikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menyelidiki situs, aplikasi dan akun-akun penyedia jasa online tersebut. Dia juga meminta agar orangtua turut melakukan pengawasan ekstra terhadap aktivitas anak di media sosial.

“Kita sudah upayakan koordinasi ke aparat penegak hukum, kepolisian dan stakeholder lain untuk selidiki ini. Kami meminta juga tokoh agama, tokoh adat, guru, terutama orangtua sebagai orang terdekat anak untuk mengawasi kegiatan anak di lingkungan pergaulannya dan di media sosial,” kata Jasra.

Jasra juga mengingatkan gaya hidup hedonisme di kalangan anak muda sekarang juga turut mempermudah bisnis sewa pacar seperti itu. Sebab kebanyakan penyedia jasa sewa pacar itu dilakukan anak remaja terutama perempuan. Sehingga dia meminta agar orangtua benar-benar mengawasi pergaulan anak.

Meski di beberapa negara seperti Amerika dan Jepang sudah mewajarkan bisnis sewa pacar, Jasra menyampaikan kultur ketimuran Indonesia tidak membenarkan bisnis seperti itu. “Budaya itu tidak sesuai dengan budaya ketimuran kita. Maka dari itu, anak memang yang harus dikuatkan pemahamannya oleh orangtua dan tokoh-tokoh, seperti tokoh agama dan tokoh adat tadi,” tandasnya. (H-1)

Baca Juga

Ist/PB NU

Tim Medis Artha Graha Peduli Hadir pada Acara 1 Abad NU

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 11:15 WIB
Tim Medis Artha Graha Peduli (AGP) ikut mendukung acara 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Sidoarjo Jawa Timur, pada Selasa...
ANTARA/istockphoto

Pasien Campak Sebaiknya Diisolasi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 Februari 2023, 11:15 WIB
"Anak yang terkena campak itu daya tularnya lebih tinggi dari covid-19. Sepuluh kali lipat. Dia menularkan dari udara, dari ludah,...
Antara/Prasetia Fauzani.

Apa yang Dimaksud dengan Antonim? Ini Penjelasan dan Contohnya

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Selasa 07 Februari 2023, 11:05 WIB
Menurut KBBI, antonim ialah kata yang berlawanan makna dengan kata lain. Sederhananya ialah lawan kata. Antonim merupakan salah satu materi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya